<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002</id><updated>2012-02-16T11:16:34.138-08:00</updated><title type='text'>NUR's Blogs</title><subtitle type='html'>titik-titik kesempurnaan kekurangan diri ini...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>71</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5795095911354633787</id><published>2009-01-12T19:35:00.000-08:00</published><updated>2009-01-12T20:36:23.198-08:00</updated><title type='text'>Inspirasi pagi</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 51);font-size:100%;" &gt;&lt;br /&gt;Satu yang terfikir, begitu terencana-tersistematis den gan begitun luar biasa sebuah blog yang saya baca hari ini. Dua insan blogger menikah dalam sebuah bingkai KaruniaNya. Luar biasa. Sebuah rencana yang terkonsep dengan begitu 'apik', sungguh sebuah upaya yang tidak mudah tapi tidak begitu sulit ketika masing-masing memiliki sebuah kemauan yang sama. Mindset yang sama, sebuah tujuan perjalanan yang sama, dan tentu dengan sebuah konsep hidup yang mencoba untuk disamakan dalam sebuah keragaman yang berbeda. Sangat mudah tentu akhirnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagitulah tiap orang dengan beragam ekspresi akan mencoba memunculkan apa yang menjadi sebuah kenyaman dari kehidupannya, tak terkecuali dengan para blogger yang mencoba membagi setiap mozaik perjalanan hidupnya untuk bisa dibagi dengan kawan-kawan yang lain. Bukan untuk maksud tertentu yang bertendensi negatif, tentu bermula dengan maksud yang baik akan sampai pada pembaca dengan baik pula. Inshaalloh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, mari mencoba menemukan setiap kenyamanan yang akan menjadi pewarna di indah kehidupan kita. Tentu dimulai dengan karakter yang kita suka, tidak perlu musti menjadi si A, si B, tapi tonjolkan apa yang menjadi indah dari kehidupan kita masing-masing (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;be your self&lt;/span&gt;.red).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5795095911354633787?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5795095911354633787/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5795095911354633787&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5795095911354633787'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5795095911354633787'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2009/01/inspirasi-pagi.html' title='Inspirasi pagi'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8685924086768016220</id><published>2008-12-21T21:05:00.000-08:00</published><updated>2008-12-21T21:35:39.852-08:00</updated><title type='text'>Long wiken...</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;Hari kerja, tapi 'long wiken'? Ndak wajar, bener-bener "ndak wajar" he he, eits! Begini "pren", jatah 'cuti' tahunan yang selalu aku abaikan di bulan-bulan lalu, ' jebol' juga aku ambil akhirnya. Rasa ingin pulang kampung ini dah membuncah dan tidak dapat di bendung lagi. Bergerilya mengajukan permohonan cuti pun berhasil mendapat persetujuan, meski akhirnya menjadi cuti "bersyarat". (&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;oalah mas, masih aza ada syaratnya toh, duh biyung...he he)&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;. Namanya sudah semangat "45", ya maju terus pantang mundur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;Mulai besok, insyaalloh saya mohon undur diri dari segala macam aktiftas harian dan "jalan-jalan di dunia maya", karena bener-bener mo "jalan-jalan", iya, jalan-jalan di jalan beneran (halah, puyenk kie..!). Jadi bila ada khilaf dan salah baik sengaja atau tidak, mohon di maafkan dan diikhlaskan. Semoga Alloh berkahi perjalanan ini.&lt;/span&gt; Amien...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);font-family:verdana;" &gt;Monggo...^_^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8685924086768016220?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8685924086768016220/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8685924086768016220&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8685924086768016220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8685924086768016220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/12/long-wiken.html' title='Long wiken...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8288116547201837090</id><published>2008-12-16T23:07:00.000-08:00</published><updated>2008-12-17T02:29:27.267-08:00</updated><title type='text'>Barakallah</title><content type='html'>Tepatnya saya tidak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"ngantor" &lt;/span&gt;di kantor yang biasa karena ada tugas ke luar kota selama dua (2) hari. Salah satunya, tepat di hari yang 'sebenarnya' tidaklah berbeda dengan hari-hari lain, sungguh menjadi hari yang penuh kejutan-kejutan kecil yang sangat maniz. Hanya saja, mulai dari sejak dini hari pukul.00.00 mulai sms sampai panggilan langsung ke hp begitu datang silih berganti. Sungguh hal yang mengharu biru mengganti sgala penat yang tak tertanggungkan setelah tugas yang marathon. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Subhanallah,&lt;/span&gt; indahnya sebuah persaudaraan, persahabatan yang dijalin karena sebuah kebersamaan, kebersahajaan. Temans, saya sungguh BAHAGIA dengan semua kejutan-kejutan kecil yang maniz ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terbayangkan, paginya setelah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"ngantor"&lt;/span&gt; seperti biasa, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;wall&lt;/span&gt; di 'pesbuk' sudah bersusun nama-nama dengan beragamn do'a dan ucapan yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;subhanalla&lt;/span&gt;h menjadi pagi yang masih terasa'penat' di tubuh menjadi senyum sumringah. Sungguh indah persaudaraan ini. Semua sahabat dekat-jauh, kenal langsung atau tidak langsung, sungguh kalian adalah harta terindahku saat ini. Semoga semua apa yang telah, sedang atau yang akan kita tempuh, kita lalui akan menjadi barakah dan mendapat rahmat dari sisiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya hanya ucapan terimakasih dari seorang sahabat yang fakir ini kepada semua yang telah memberi goresan 'penuh warna' di kehidupan ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8288116547201837090?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8288116547201837090/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8288116547201837090&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8288116547201837090'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8288116547201837090'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/12/barakallah.html' title='Barakallah'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8847377468922109928</id><published>2008-12-10T17:23:00.000-08:00</published><updated>2008-12-10T17:53:28.081-08:00</updated><title type='text'>Sahabat menembus batas...</title><content type='html'>Pagi ini seperti biasa selalu ada sms-sms beragam jenis,  mulai dari 'tekanan' KTPA advokat baru, dari adek kelas yang minta kontak tim pengacara muslim, sampai sms dari sahabatku njauh nun di ujung sumatera. Terlarut juga kami dalam hubungan sms yang mengiba akan kehadiran sosok sahabat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;she: byk hal yg tjadi saat aq menikah, maafin semua kesalahanku ya, doakan ya. doakan ya&lt;br /&gt;me:Masih sms yg sama kau kirim kembali sahabatku...adakah risau dengan smua yg ada dikehidupanmu? Tetaplah tegap kau melangkah...hadapi sgala rintangan dgn ksatria&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(lagi lagi.. dia minta do'a)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;she: doakan aq ya, andai jakarta itu dkt, aq pasti datang mlepaskan semua gundah krn sahabat terbaikku mampu hapus smua air mataku, doakan aq ya, miss u&lt;br /&gt;(&lt;span style="font-style: italic;"&gt;larut sudah...kebalas lagie)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;me:Meleintas batas, menembus sekat jarak yang memisahkan...kau sllu hidup, hadir, dekat di hati menyelinap disetiap ruang hidupku..adakah kau msh mrasa sendiri? Bertahanlah&lt;br /&gt;she:makasih ya, doakan aq ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bak karang rasanya saya bisa menyemangati sahabatku, meski bisa jadi aku tidak akan setegar dia kala aku diposisikan seperti dia. Hanya do'a terucap untukmu selalu sahabatku...smg akan ada keajaiban dari langit mendekap mimpi2mu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8847377468922109928?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8847377468922109928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8847377468922109928&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8847377468922109928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8847377468922109928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/12/sahabat-menembus-batas.html' title='Sahabat menembus batas...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3474069530965065540</id><published>2008-12-07T07:10:00.000-08:00</published><updated>2008-12-07T08:23:41.705-08:00</updated><title type='text'>Ada yang "anehkah?"</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;Sabtu, 6 Desember 2008 kami mengadakan reunian "kecil". Mengapa kecil, karena yang datang hanyalah kita bertiga. Kami adalah alumni SMUDA (SMU 2 Madiun) yang tinggal, tepatnya merantau di Jakarta. Dari kita ber-3, bertambahlah jumlahnya karena 2 temanku, satu mengajak isteri dan satunya membawa pacar kalie yach :)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;Sabtu itu, Jakarta turun hujan dengan begitu lebat dan &lt;em&gt;alhamdulillah&lt;/em&gt;nya pertemuan terus berjalan. Pertemuan setelah perpisahan hampir 10 tahun lebih karena masing-masing "mengembara" menemukan teka-teki "sebuah nasib diri" (tepatnya terbuai dalam mimpi-mimpi besar) ini pun akhirnya bisa terwujud, meski hanya kecil-kecilan. &lt;em&gt;alhamdulillah &lt;/em&gt;pertemuan di sebuah Pasar di daerah kuningan dalam peta Jakarta bagian Selatan ini mampu mengobati sepinya jakarta yang ditinggal penghuninya mudik ke kampung (sebuah tradisi Indonesia yang musti dan kudu dilaksanakan di moment hari raya termasuk Hari Raya Qurban/Idul Adha di hampir tiap tahunnya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;Pertemuan itu berakhir sampai maghrib (jadi skalian buka puasa sich..hi hi), sebelum akhirnya kita berfoto ria dan berpisah (untuk sebuah komitmen akan diadakan pertemuan lanjutan...smg terlaksana, amien). Sebelum pulang, saya bergegas menuju mushola untuk menunaikan sholat maghrib. Saat saya sedang menunaikan sholat itulah, tiba-tiba di tahiyat akhir, sekeluarga (ibu dan 2 orang puterinya yang bercadar sepertinya mereka orang arab yang lagi melancong ke Jakarta), tiba-tiba salah seorang puterinya memegang bros bergambar "sendal" yang nancap di jilbab saya sambil berkata dalam bahasa yang diluar jangkauan otak lemahku (Ada yang "anehkah? denganku...sempat kaget...duh bakalan diapain niy aku, was-was dalam hati yang jelas mengganggu konsentrasi sholat saya..Alloh ampuni aku). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;U know? Oalaah...ternyata tertarik ama bros berlogo "sendal jepit" yang dulu aku beli di pasar kaget mingguan di "Gasibu" Bandung. Hi..hi..bule Arab ini ada-ada saja. Pelajaran moralnya, "Jangan memakai barang yang aneh2 dech" he he...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;Allahu Akbar....Allahu Akbar...Allahu Akbar &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;(Gema Takbir mengalun menyebut kebesaran Asma-Mu ya Robbul Izzati)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:lucida grande;color:#003300;"&gt;Malam dalam dekapan udara Pamulang yang jauh dari hingar bingar Jakarta&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3474069530965065540?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3474069530965065540/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3474069530965065540&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3474069530965065540'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3474069530965065540'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/12/ada-yang-anehkah.html' title='Ada yang &quot;anehkah?&quot;'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1351730357843172011</id><published>2008-11-06T21:29:00.000-08:00</published><updated>2008-11-07T02:28:48.007-08:00</updated><title type='text'>Bukan berpisah, hanya berpindah</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Pagi ini, Jum'at 8 November 2008 menjadi pagi yang tidak biasa. Sepagi itu airmata tiba-tiba memenuhi kelopak mata setelah sebuah SMS saya terima dari &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;-seorang ibu yang telah menorehkan catatan-catatan hati kesholehan dilembar hidupku-. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Entah dari mana airmata ini tiba-tiba hadir, dengan sosoknya yang terllihat tidak cengeng dan seolah perkasa. Hix2...tapi aku menangis pagi ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Kurun waktu yang tidak sebentar bersama keluarga kecil ini telah memberikan arti tersendiri sebuah keluarga. Keluarga yang sesama anggota saling mengingatkan kala salah, menegur kala sepi menyergap, tempat mencurah segala peluh kesah, tempat berbagi cinta dan cerita...kini saatnya kami harus berpindah, bukan berpisah, mungkin ini kata yang tepat. Meski secara fisik akan ada jarak yang memisahkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Tak kubiarkan semua berlalu begitu saja, biarkan cerita lalu menyelinap dalam indah dan hangatnya tahta hati dan fikiran ini. Menjadi memori yang selalu indah di masa-masa yang telah dan akan dilewati. Selamat berjuang untukmu ya Ukhtifillah...menebar kebaikan sebisa kita mampu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Jakarta, 7 Nov'08&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;N.B.Hutang saya album keluarganya masih belum selesai&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1351730357843172011?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1351730357843172011/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1351730357843172011&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1351730357843172011'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1351730357843172011'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/11/bukan-berpisah-hanya-berpindah.html' title='Bukan berpisah, hanya berpindah'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5943124844409828121</id><published>2008-10-07T03:52:00.000-07:00</published><updated>2008-10-07T04:08:59.919-07:00</updated><title type='text'>Sebuah Do'a...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; margin-bottom: 3.75pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Ya ALLAH…..&lt;br /&gt;Aku berdo’a untuk seorang pria yang akan menjadi bagian dari hidupku&lt;br /&gt;Seseorang yang sungguh mencintai-Mu lebih dari segala sesuatu&lt;br /&gt;Seorang pria yang akan meletakkanku pada posisi kedua di hatinya setelah Engkau&lt;br /&gt;Seorang pria yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-Mu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; margin-bottom: 3.75pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; margin-bottom: 3.75pt;"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Wajah tampan dan daya tarik fisik tidaklah penting&lt;br /&gt;Yang penting adalah sebuah hati yang sungguh mencintai dan dekat dengan Engkau dan berusaha menjadikan sifat-sifat-Mu ada pada dirinya&lt;br /&gt;Dan ia haruslah mengetahui bagi siapa dan untuk apa ia hidup sehingga hidupnya tidaklah sia-sia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Seseorang yang memiliki hati yang bijak tidak hanya otak yang cerdas&lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya mencintaiku tapi juga menghormatiku&lt;br /&gt;Seorang pria yang tidak hanya memujaku tetapi juga dapat menasihatiku ketika aku berbuat salah&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;S&lt;span style="font-size:85%;"&gt;eseorang yang mencintaiku bukan karena kecantikanku tapi karena hatiku&lt;br /&gt;Seorang pria yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam setiap waktu dan situasi&lt;br /&gt;Seseorang yang dapat membuatku merasa sebagai seorang wanita ketika aku di sisinya&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Tuhanku…&lt;br /&gt;Aku tidak meminta seseorang yang sempurna namun aku meminta seseorang yang tidak sempurna,&lt;br /&gt;sehingga aku dapat membuatnya sempurna di mata-Mu&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan dukunganku sebagai peneguhnya&lt;br /&gt;Seorang pria yang membutuhkan doaku untuk kehidupannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan senyumku untuk mengatasi kesedihannya&lt;br /&gt;Seseorang yang membutuhkan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Tuhanku…….&lt;br /&gt;Aku juga meminta,&lt;br /&gt;Buatlah aku menjadi wanita yang dapat membuatnya bangga&lt;br /&gt;Berikan aku hati yang sungguh mencintai-Mu, sehingga aku dapat mencintainya dengan sekedar cintaku&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Berikanlah sifat yang lembut sehingga kecantikanku datang dari-Mu&lt;br /&gt;Berikanlah aku tangan sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya&lt;br /&gt;Berikanlah aku penglihatan sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dan bukan hal buruk dalam dirinya&lt;br /&gt;Berikanlah aku lisan yang penuh dengan kata-kata bijaksana,&lt;br /&gt;mampu memberikan semangat serta mendukungnya setiap saat dan tersenyum untuk dirinya setiap pagi&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakan:&lt;br /&gt;“Betapa Maha Besarnya Engkau karena telah memberikan kepadaku pasangan yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.”&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 3.75pt 0cm; background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Aku mengetahui bahwa Engkau ingin kami bertemu pada waktu yang tepat&lt;br /&gt;Dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang telah Engkau tentukan&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;   &lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; margin-top: 3.75pt; text-align: center; line-height: 150%;" align="center"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);font-size:85%;" &gt;Amin….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="background: white none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: -moz-initial; -moz-background-origin: -moz-initial; -moz-background-inline-policy: -moz-initial; margin-top: 3.75pt; text-align: left; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(64, 54, 16);"&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;(Kado dari seorang teman yang dikirim melalui Email...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5943124844409828121?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5943124844409828121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5943124844409828121&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5943124844409828121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5943124844409828121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/10/sebuah-doa.html' title='Sebuah Do&apos;a...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7387965835623544979</id><published>2008-09-26T03:40:00.000-07:00</published><updated>2008-09-26T04:10:10.846-07:00</updated><title type='text'>Mudik...</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Hhm..senang atau senang?? Bagi sebagian masyarakat kita mudik adalah sebuah keharusan alias "kudu". Tradisi ini bisa jadi hanya berlaku di wilayah teritorial Indonesia saja, mengenai negara lain? saya kurang mengerti akan tradisi ini berlaku di masing-masing negara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Tawaran hiruk pikuk edisi "mudik" yang sungguh "melelahkan", melelahkan karena daya dukung sarana transportasi yang  disediakan baik oleh pemerintah sebagai penyedia jasa transportasi publik maupun swasta tetap saja dirasa kurang memadai dengan jumlah populasi warga negara Indonesia yang semakin "meledak" saja ini. Sebagai efek sampingnya tentu kepada kenyamanan untuk bisa "mudik".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Akhirnya, apa pun yang menghiasi warna-warni dinamika "mudik" tetap saja menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat kita sampai saat ini yang masih begitu sulit untuk tidak "dilakoni", artinya orang kampung yang mengais rezeki di kota akan sejenak meleburkan diri dalam nuansa fitri kampung yang terasa "sahdu" dan sayang untuk dilewatkan. Atau sekedar alasan kekerabatan yang pernah suatu ketika terlontarkan dari ibu saya ketika saya telat pulang kampung, "seperti tidak punya keluarga saja, tidak pulang" he he...padahal hanya karena telat (mungkin ini saya anggap sebagai sinyal sebuah pengharapan ortu yang sangat menanti kehadiran putra-putrinya untuk bisa berkumpul di momentum lebaran Syawal, hi hi). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;Apapun itu, yang akan melakukan mudik semoga selamat sampai tujuan dan kembali lagi ke tempat aktifitas dengan selamat. Sampai ketemu semua di dunia maya ini di hari yang sudah ditetapkan kantor, he he. Inshaalloh besok akan meninggalkan sejenak hiruk pikuk megapolis Jakarta untuk kembali ke kampung, semoga perjalanan besok lebih baik dan aman. Akhir kata, Taqabbalahu Minna Wa Minkum...Maafkan lahir dan bathin atas sgala khilaf diri, semoga kita bisa kembali fitri..amien, ^^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7387965835623544979?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7387965835623544979/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7387965835623544979&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7387965835623544979'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7387965835623544979'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/09/mudik.html' title='Mudik...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3154455134610523190</id><published>2008-09-21T19:58:00.001-07:00</published><updated>2008-09-21T20:02:10.086-07:00</updated><title type='text'>Anak kecil itu...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Sudah 2 malam ini kuhabiskan "paruh" malam di Masjid gedung kantor lama (Masjid Bimantara). Tadi pagi...ada certia mengharukan.Ada anak kecil (diajak i;tikaf ortunya) nah ktika mau diajak pulang habis subuh, dia masih tidur..si ibu dgn sabar hari membangunkannya,"nina..nin..bangun nak..enak yach tdr di sini.."si anak langusng bangun dan tanpa merengek-rengek langsung mau jalan sambil digandeng ibu dan saudaranya. Terharu aku jadinya...subuh yang indah.To be continued...(Kerja dulu, cuma ingin hati sudah membuncah untuk menulis cerita di pagi tadi)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3154455134610523190?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3154455134610523190/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3154455134610523190&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3154455134610523190'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3154455134610523190'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/09/anak-kecil-itu.html' title='Anak kecil itu...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-504063530125300091</id><published>2008-08-22T05:35:00.000-07:00</published><updated>2008-08-22T07:00:20.696-07:00</updated><title type='text'>Kelahiran Rumah Kedua...</title><content type='html'>Mengenal blog pertama kali sangatlah asing. Antara bisa dan tidak bisa dalam mempertahankan eksistensi kita dengan tulisan-tulisan kita. Kesadaran dan keterpaksaaan menjadi dinamika tersendiri, yang akan menjadi positif manakala kita arahkan untuk mengeksplorasi kemampuan diri dalam berekspresi berupa tulisan. Susah-susah gampang, tergantung moody diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang 1 lagi wahana di cyber space yang bisa di pelajari (itung-itung sebagai hal baru...), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;facebook &lt;/span&gt;alias "pesbuk". Pesbuk ini sebenarnya memiliki fungsi yang ekuivalen dengan friendster alias fs (itung-itung juga saya tidak punya fs sich) dengan daya tarik yang sedikit lebih saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, semoga dengan wahana baru ini (koq kayak mainan di dufan, pake istilah wahana segala) bisa bermanfaat. It's OK, kelahiran rumah saya kedua di cyber space ini (pesbuk) berkat bantuan perawat yang juga telah  membantu kelahiran rumah saya pertama (blog). 2 rumah cukup (kayak slogan "KB" he he).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thanx To Mas Amrie (Biaya persalinannya masih hutang yach? belum gajian niy...) ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-504063530125300091?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/504063530125300091/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=504063530125300091&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/504063530125300091'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/504063530125300091'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/08/kelahiran-rumah-kedua.html' title='Kelahiran Rumah Kedua...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4179802471085265905</id><published>2008-07-23T10:13:00.001-07:00</published><updated>2008-07-23T10:21:18.203-07:00</updated><title type='text'>Kisah Dari Buah Tangan Seorang Asma Nadia</title><content type='html'>Hari ini, Rabu 23 Juli 2008, saat-saat paling riweh setelah kerja panjang tim kami, diumumkan di situs resmi kantor, Bapak 2 puteri ini masih saja sempat "berteriak" dari mejanya di ujung nun jauh di deretan meja kerja saya, menyuarakan  ekspresi "binar" bahagia tersendiri ketika isterinya mengirim sebuah Email yang isinya akan saya bagi dengan teman-teman semua disini. Semoga bisa memberi tambahnya warna hikmah di kehidupan kita dalam menjalani hidup ini. Selamat membaca semoga memberi kesan tersendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah karya "dahsyat" sang penulisnya, Asma Nadia:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;CINTA LAKI-LAKI BIASA &gt; Karya Asma Nadia dari kumpulan cerpen Cinta Laki-laki  Biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:Times New Roman;font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-size: 12pt;"&gt;MENJELANG hari H, Nania masih saja sulit mengungkapkan&lt;br /&gt;  &gt; alasan kenapa dia mau menikah dengan lelaki itu. Baru&lt;br /&gt;  &gt; setelah menengok ke belakang,&lt;br /&gt;  &gt; hari-hari yang dilalui, gadis cantik itu sadar,&lt;br /&gt;  &gt; keheranan yang terjadi bukan semata miliknya,&lt;br /&gt;  &gt; melainkan menjadi milik banyak orang; Papa dan Mama,&lt;br /&gt;  &gt; kakak-kakak, tetangga, dan teman-teman Nania. Mereka&lt;br /&gt;  &gt; ternyata sama herannya.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Kenapa?" tanya mereka di hari Nania mengantarkan&lt;br /&gt;  &gt; surat    undangan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Saat itu teman-teman baik Nania sedang duduk di kantin&lt;br /&gt;  &gt; menikmati hari-hari sidang yang baru saja berlalu.&lt;br /&gt;  &gt; Suasana sore di kampus sepi.&lt;br /&gt;  &gt; Berpasang-pasang mata tertuju pada gadis itu.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tiba-tiba saja pipi Nania bersemu merah, lalu matanya&lt;br /&gt;  &gt; berpijar bagaikan lampu neon limabelas watt. Hatinya&lt;br /&gt;  &gt; sibuk merangkai kata-kata yang barangkali beterbangan&lt;br /&gt;  &gt; di otak melebihi kapasitas. Mulut Nania terbuka.&lt;br /&gt;  &gt; Semua menunggu. Tapi tak ada apapun yang keluar dari&lt;br /&gt;  &gt; sana . Ia   hanya menarik nafas, mencoba bicara dan?&lt;br /&gt;  &gt; menyadari, dia tak punya kata-kata!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Dulu gadis berwajah indo itu mengira punya banyak&lt;br /&gt;  &gt; jawaban, alasan detil dan spesifik, kenapa bersedia&lt;br /&gt;  &gt; menikah dengan laki-laki itu. Tapi kejadian di&lt;br /&gt;  &gt; kampus adalah kali kedua Nania yang pintar berbicara&lt;br /&gt;  &gt; mendadak gagap.&lt;br /&gt;  &gt; Yang pertama terjadi tiga bulan lalu saat Nania&lt;br /&gt;  &gt; menyampaikan keinginan Rafli untuk melamarnya. Arisan&lt;br /&gt;  &gt; keluarga Nania dianggap momen yang tepat karena&lt;br /&gt;  &gt; semua berkumpul, bahkan hingga generasi ketiga, sebab&lt;br /&gt;  &gt; kakak-kakaknya yang sudah berkeluarga membawa serta&lt;br /&gt;  &gt; buntut mereka.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Kamu pasti bercanda!"&lt;br /&gt;  &gt; Nania kaget. Tapi melihat senyum yang tersungging di&lt;br /&gt;  &gt; wajah kakak tertua, disusul senyum serupa dari kakak&lt;br /&gt;  &gt; nomor dua, tiga, dan terakhir dari Papa dan Mama&lt;br /&gt;  &gt; membuat Nania menyimpulkan: mereka serius ketika&lt;br /&gt;  &gt; mengira Nania bercanda.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Suasana sekonyong-konyong hening. Bahkan&lt;br /&gt;  &gt; keponakan-keponakan Nania yang balita melongo dengan&lt;br /&gt;  &gt; gigi-gigi mereka yang ompong. Semua menatap Nania!&lt;br /&gt;  &gt; "Nania serius!" tegasnya sambil menebak-nebak,&lt;br /&gt;  &gt; apa&lt;br /&gt;  &gt; lucunya jika Rafli memang melamarnya.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Tidak ada yang lucu," suara Papa tegas,&lt;br /&gt;  &gt; "Papa hanya&lt;br /&gt;  &gt; tidak mengira Rafli berani melamar anak Papa yang&lt;br /&gt;  &gt; paling cantik!"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania tersenyum. Sedikit lega karena kalimat Papa&lt;br /&gt;  &gt; barusan adalah pertanda baik. Perkiraan Nania tidak&lt;br /&gt;  &gt; sepenuhnya benar sebab setelah itu berpasang-pasang&lt;br /&gt;  &gt; mata kembali menghujaninya, seperti tatapan mata penuh&lt;br /&gt;  &gt; seleidik seisi ruang pengadilan pada tertuduh yang&lt;br /&gt;  &gt; duduk layaknya pesakitan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Tapi Nania tidak serius dengan Rafli,  kan ?" Mama&lt;br /&gt;  &gt; mengambil inisiatif bicara, masih seperti biasa dengan&lt;br /&gt;  &gt; nada penuh wibawa, "maksud Mama siapa&lt;br /&gt;  &gt; saja boleh datang melamar siapapun, tapi jawabannya&lt;br /&gt;  &gt; tidak harus iya, toh?"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania terkesima.&lt;br /&gt;  &gt; "Kenapa?"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Sebab kamu gadis Papa yang paling cantik.&lt;br /&gt;  &gt; Sebab kamu paling berprestasi dibandingkan kami. Mulai&lt;br /&gt;  &gt; dari ajang busana, sampai lomba beladiri. Kamu juga&lt;br /&gt;  &gt; juara debat bahasa Inggris, juara baca&lt;br /&gt;  &gt; puisi seprovinsi. Suaramu bagus!&lt;br /&gt;  &gt; Sebab masa depanmu cerah. Sebentar lagi kamu meraih&lt;br /&gt;  &gt; gelar insinyur. Bakatmu yang lain pun luar biasa.&lt;br /&gt;  &gt; Nania sayang, kamu bisa mendapatkan laki-laki&lt;br /&gt;  &gt; manapun yang kamu mau!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania memandangi mereka, orang-orang yang amat dia&lt;br /&gt;  &gt; kasihi, Papa, kakak-kakak, dan terakhir Mama. Takjub&lt;br /&gt;  &gt; dengan rentetan panjang uraian mereka atau satu kata&lt;br /&gt;  &gt; 'kenapa' yang barusan Nania lontarkan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Nania Cuma mau Rafli," sahutnya pendek dengan&lt;br /&gt;  &gt; airmata&lt;br /&gt;  &gt; mengambang di kelopak.&lt;br /&gt;  &gt; Hari itu dia tahu, keluarganya bukan sekadar tidak&lt;br /&gt;  &gt; suka, melainkan sangat tidak menyukai Rafli.&lt;br /&gt;  &gt; Ketidaksukaan yang mencapai stadium empat. Parah.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Tapi kenapa?"&lt;br /&gt;  &gt; Sebab Rafli cuma laki-laki biasa, dari keluarga biasa,&lt;br /&gt;  &gt; dengan pendidikan biasa, berpenampilan biasa, dengan&lt;br /&gt;  &gt; pekerjaan dan gaji yang amat sangat biasa.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Bergantian tiga saudara tua Nania mencoba membuka&lt;br /&gt;  &gt; matanya. "Tak ada yang bisa dilihat pada dia,&lt;br /&gt;  &gt; Nania!"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Cukup! Nania menjadi marah. Tidak pada tempatnya&lt;br /&gt;  &gt; ukuran-ukuran duniawi menjadi parameter kebaikan&lt;br /&gt;  &gt; seseorang menjadi manusia. Di mana iman, di mana&lt;br /&gt;  &gt; tawakkal hingga begitu mudah menentukan masa depan&lt;br /&gt;  &gt; seseorang dengan melihat pencapaiannya hari ini?&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Sayangnya Nania lagi-lagi gagal membuka mulut dan&lt;br /&gt;  &gt; membela Rafli. Barangkali karena Nania memang tidak&lt;br /&gt;  &gt; tahu bagaimana harus membelanya. Gadis itu tak&lt;br /&gt;  &gt; punya fakta dan data konkret yang bisa membuat Rafli&lt;br /&gt;  &gt; tampak 'luar biasa'.&lt;br /&gt;  &gt; Nania Cuma punya idealisme berdasarkan perasaan yang&lt;br /&gt;  &gt; telah menuntun Nania menapaki hidup hingga umur&lt;br /&gt;  &gt; duapuluh tiga. Dan nalurinya menerima Rafli.&lt;br /&gt;  &gt; Di sampingnya Nania bahagia.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Mereka akhirnya menikah.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; ***&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Setahun pernikahan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Orang-orang masih sering menanyakan hal itu, masih&lt;br /&gt;  &gt; sering berbisik-bisik di belakang Nania, apa&lt;br /&gt;  &gt; sebenarnya yang dia lihat dari Rafli. Jeleknya,&lt;br /&gt;  &gt; Nania masih belum mampu juga menjelaskan&lt;br /&gt;  &gt; kelebihan-kelebihan Rafli agar tampak di mata mereka.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania hanya merasakan cinta begitu besar dari Rafli,&lt;br /&gt;  &gt; begitu besar hingga Nania bisa merasakannya hanya dari&lt;br /&gt;  &gt; sentuhan tangan, tatapan mata, atau cara&lt;br /&gt;  &gt; dia meladeni Nania. Hal-hal sederhana yang membuat&lt;br /&gt;  &gt; perempuan itu sangat bahagia.&lt;br /&gt;  &gt; "Tidak ada lelaki yang bisa mencintai sebesar cinta&lt;br /&gt;  &gt; Rafli pada Nania."&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nada suara Nania tegas, mantap, tanpa keraguan.&lt;br /&gt;  &gt; Ketiga saudara Nania hanya memandang lekat, mata&lt;br /&gt;  &gt; mereka terlihat tak percaya.&lt;br /&gt;  &gt; "Nia, siapapun akan mudah mencintai gadis&lt;br /&gt;  &gt; secantikmu!"&lt;br /&gt;  &gt; "Kamu adik kami yang tak hanya cantik, tapi juga&lt;br /&gt;  &gt; pintar!"&lt;br /&gt;  &gt; "Betul. Kamu adik kami yang cantik, pintar, dan punya&lt;br /&gt;  &gt; kehidupan sukses!"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania merasa lidahnya kelu. Hatinya siap memprotes.&lt;br /&gt;  &gt; Dan kali ini dilakukannya sungguh-sungguh. Mereka tak&lt;br /&gt;  &gt; boleh meremehkan Rafli.&lt;br /&gt;  &gt; Beberapa lama keempat adik dan kakak itu beradu&lt;br /&gt;  &gt; argumen.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tapi Rafli juga tidak jelek, Kak!&lt;br /&gt;  &gt; Betul. Tapi dia juga tidak ganteng  kan ?&lt;br /&gt;  &gt; Rafli juga pintar!&lt;br /&gt;  &gt; Tidak sepintarmu, Nania.&lt;br /&gt;  &gt; Rafli juga sukses, pekerjaannya lumayan.&lt;br /&gt;  &gt; Hanya lumayan, Nania. Bukan sukses. Tidak sepertimu.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Seolah tak ada apapun yang bisa meyakinkan&lt;br /&gt;  &gt; kakak-kakaknya, bahwa adik mereka beruntung&lt;br /&gt;  &gt; mendapatkan suami seperti Rafli. Lagi-lagi percuma.&lt;br /&gt;  &gt; "Lihat hidupmu, Nania. Lalu lihat Rafli! Kamu sukses,&lt;br /&gt;  &gt; mapan, kamu bahkan tidak perlu lelaki untuk&lt;br /&gt;  &gt; menghidupimu. "&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Teganya kakak-kakak Nania mengatakan itu semua.&lt;br /&gt;  &gt; Padahal adik mereka sudah menikah dan sebentar lagi&lt;br /&gt;  &gt; punya anak.&lt;br /&gt;  &gt; Ketika lima    tahun pernikahan berlalu, ocehan itu tak&lt;br /&gt;  &gt; juga berhenti.&lt;br /&gt;  &gt; Padahal Nania dan Rafli sudah memiliki dua orang anak,&lt;br /&gt;  &gt; satu lelaki dan satu perempuan. Keduanya menggemaskan.&lt;br /&gt;  &gt; Rafli bekerja lebih rajin setelah&lt;br /&gt;  &gt; mereka memiliki anak-anak. Padahal itu tidak perlu&lt;br /&gt;  &gt; sebab gaji Nania lebih dari cukup untuk hidup senang.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Tak apa," kata lelaki itu, ketika Nania&lt;br /&gt;  &gt; memintanya&lt;br /&gt;  &gt; untuk tidak terlalu memforsir diri.&lt;br /&gt;  &gt; "Gaji Nania cukup, maksud Nania jika digabungkan&lt;br /&gt;  &gt; dengan gaji Abang."&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Nania tak bermaksud menyinggung hati lelaki itu. Tapi&lt;br /&gt;  &gt; dia tak perlu khawatir sebab suaminya yang berjiwa&lt;br /&gt;  &gt; besar selalu bisa menangkap hanya maksud baik.&lt;br /&gt;  &gt; "Sebaiknya Nania tabungkan saja, untuk jaga-jaga.&lt;br /&gt;  &gt; Ya?"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Lalu dia mengelus pipi Nania dan mendaratkan kecupan&lt;br /&gt;  &gt; lembut. Saat itu sesuatu seperti kejutan listrik&lt;br /&gt;  &gt; menyentakkan otak dan membuat pikiran Nania cerah.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Inilah hidup yang diimpikan banyak orang. Bahagia!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Pertanyaan kenapa dia menikahi laki-laki biasa, dari&lt;br /&gt;  &gt; keluarga biasa, dengan pendidikan biasa, berpenampilan&lt;br /&gt;  &gt; biasa, dengan pekerjaan dan gaji yang&lt;br /&gt;  &gt; amat sangat biasa, tak lagi mengusik perasaan Nania.&lt;br /&gt;  &gt; Sebab ketika bahagia, alasan-alasan menjadi tidak&lt;br /&gt;  &gt; penting.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Menginjak tahun ketujuh pernikahan, posisi Nania di&lt;br /&gt;  &gt; kantor semakin gemilang, uang mengalir begitu mudah,&lt;br /&gt;  &gt; rumah Nania besar, anak-anak pintar dan lucu, dan&lt;br /&gt;  &gt; Nania memiliki suami terbaik di dunia. Hidup perempuan&lt;br /&gt;  &gt; itu berada di puncak!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Bisik-bisik masih terdengar, setiap Nania dan Rafli&lt;br /&gt;  &gt; melintas dan bergandengan mesra. Bisik orang-orang di&lt;br /&gt;  &gt; kantor, bisik tetangga kanan dan kiri, bisik&lt;br /&gt;  &gt; saudara-saudara Nania, bisik Papa dan Mama.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Sungguh beruntung suaminya. Istrinya cantik.&lt;br /&gt;  &gt; Cantik ya? dan kaya!&lt;br /&gt;  &gt; Tak imbang!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Dulu bisik-bisik itu membuatnya frustrasi. Sekarang&lt;br /&gt;  &gt; pun masih, tapi Nania belajar untuk bersikap cuek&lt;br /&gt;  &gt; tidak peduli. Toh dia hidup dengan perasaan&lt;br /&gt;  &gt; bahagia yang kian membukit dari hari ke hari.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tahun kesepuluh pernikahan, hidup Nania masih belum&lt;br /&gt;  &gt; bergeser dari puncak. Anak-anak semakin besar. Nania&lt;br /&gt;  &gt; mengandung yang ketiga. Selama kurun waktu&lt;br /&gt;  &gt; itu, tak sekalipun Rafli melukai hati Nania, atau&lt;br /&gt;  &gt; membuat Nania menangis.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; ***&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Bayi yang dikandung Nania tidak juga mau keluar. Sudah&lt;br /&gt;  &gt; lewat dua minggu dari waktunya.&lt;br /&gt;  &gt; "Plasenta kamu sudah berbintik-bintik. Sudah tua,&lt;br /&gt;  &gt; Nania. Harus segera dikeluarkan! "&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Mula-mula dokter kandungan langganan Nania memasukkan&lt;br /&gt;  &gt; sejenis obat ke dalam rahim Nania. Obat itu akan&lt;br /&gt;  &gt; menimbulkan kontraksi hebat hingga perempuan&lt;br /&gt;  &gt; itu merasakan sakit yang teramat sangat. Jika semuanya&lt;br /&gt;  &gt; normal, hanya dalam hitungan jam, mereka akan segera&lt;br /&gt;  &gt; melihat si kecil.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Rafli tidak beranjak dari sisi tempat tidur Nania di&lt;br /&gt;  &gt; rumah sakit. Hanya waktu-waktu shalat lelaki itu&lt;br /&gt;  &gt; meninggalkannya sebentar ke kamar mandi, dan&lt;br /&gt;  &gt; menunaikan shalat di sisi tempat tidur. Sementara&lt;br /&gt;  &gt; kakak-kakak serta orangtua Nania belum satu pun yang&lt;br /&gt;  &gt; datang.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Anehnya, meski obat kedua sudah dimasukkan, delapan&lt;br /&gt;  &gt; jam setelah obat pertama, Nania tak menunjukkan&lt;br /&gt;  &gt; tanda-tanda akan melahirkan. Rasa sakit dan&lt;br /&gt;  &gt; melilit sudah dirasakan Nania per lima    menit, lalu&lt;br /&gt;  &gt; tiga menit. Tapi pembukaan berjalan lambat sekali.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Baru pembukaan satu."&lt;br /&gt;  &gt; "Belum ada perubahan, Bu."&lt;br /&gt;  &gt; "Sudah bertambah sedikit," kata seorang suster&lt;br /&gt;  &gt; empat&lt;br /&gt;  &gt; jam kemudian menyemaikan harapan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Sekarang pembukaan satu lebih sedikit."&lt;br /&gt;  &gt; Nania dan Rafli berpandangan. Mereka sepakat suster&lt;br /&gt;  &gt; terakhir yang memeriksa memiliki sense of humor yang&lt;br /&gt;  &gt; tinggi.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tigapuluh jam berlalu. Nania baru pembukaan dua.&lt;br /&gt;  &gt; Ketika pembukaan pecah, didahului keluarnya darah,&lt;br /&gt;  &gt; mereka terlonjak bahagia sebab dulu-dulu&lt;br /&gt;  &gt; kelahiran akan mengikuti setelah ketuban pecah.&lt;br /&gt;  &gt; Perkiraan mereka meleset.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Masih pembukaan dua, Pak!"&lt;br /&gt;  &gt; Rafli tercengang. Cemas. Nania tak bisa menghibur&lt;br /&gt;  &gt; karena rasa sakit yang sudah tak sanggup lagi&lt;br /&gt;  &gt; ditanggungnya. Kondisi perempuan itu makin&lt;br /&gt;  &gt; payah. Sejak pagi tak sesuap nasi pun bisa ditelannya.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Bang?"&lt;br /&gt;  &gt; Rafli termangu. Iba hatinya melihat sang istri&lt;br /&gt;  &gt; memperjuangkan dua kehidupan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Dokter?"&lt;br /&gt;  &gt; "Kita operasi, Nia. Bayinya mungkin terlilit tali&lt;br /&gt;  &gt; pusar."&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Mungkin?&lt;br /&gt;  &gt; Rafli dan Nania berpandangan. Kenapa tidak dari tadi&lt;br /&gt;  &gt; kalau begitu? Bagaimana jika terlambat?&lt;br /&gt;  &gt; Mereka berpandangan, Nania berusaha mengusir&lt;br /&gt;  &gt; kekhawatiran. Ia senang karena Rafli tidak melepaskan&lt;br /&gt;  &gt; genggaman tangannya hingga ke pintu kamar operasi.&lt;br /&gt;  &gt; Ia tak suka merasa sendiri lebih awal.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Pembiusan dilakukan, Nania digiring ke ruangan serba&lt;br /&gt;  &gt; putih. Sebuah sekat ditaruh di perutnya hingga dia&lt;br /&gt;  &gt; tidak bisa menyaksikan ketrampilan dokter-dokter itu.&lt;br /&gt;  &gt; Sebuah lagu dimainkan. Nania merasa berada dalam&lt;br /&gt;  &gt; perahu yang diguncang ombak. Berayun-ayun.&lt;br /&gt;  &gt; Kesadarannya naik-turun. Terakhir, telinga perempuan&lt;br /&gt;  &gt; itu sempat menangkap teriakan-teriakan di sekitarnya,&lt;br /&gt;  &gt; dan langkah-langkah cepat yang bergerak, sebelum&lt;br /&gt;  &gt; kemudian dia tak sadarkan&lt;br /&gt;  &gt; diri.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Kepanikan ada di udara. Bahkan dari luar Rafli bisa&lt;br /&gt;  &gt; menciumnya. Bibir lelaki itu tak berhenti melafalkan&lt;br /&gt;  &gt; zikir.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Seorang dokter keluar, Rafli dan keluarga Nania&lt;br /&gt;  &gt; mendekat.&lt;br /&gt;  &gt; "Pendarahan hebat."&lt;br /&gt;  &gt; Rafli membayangkan sebuah sumber air yang meluap,&lt;br /&gt;  &gt; berwarna merah.&lt;br /&gt;  &gt; Ada    varises di mulut rahim yang tidak terdeteksi dan&lt;br /&gt;  &gt; entah bagaimana pecah!&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Bayi mereka selamat, tapi Nania dalam kondisi kritis.&lt;br /&gt;  &gt; Mama Nania yang baru tiba, menangis. Papa termangu&lt;br /&gt;  &gt; lama sekali. Saudara-saudara Nania menyimpan isak,&lt;br /&gt;  &gt; sambil menenangkan orangtua mereka.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Rafli seperti berada dalam atmosfer yang berbeda.&lt;br /&gt;  &gt; Lelaki itu tercenung beberapa saat, ada rasa cemas&lt;br /&gt;  &gt; yang mengalir di pembuluh-pembuluh darahnya&lt;br /&gt;  &gt; dan tak bisa dihentikan, menyebar dan meluas cepat&lt;br /&gt;  &gt; seperti kanker.&lt;br /&gt;  &gt; Setelah itu adalah hari-hari penuh doa bagi Nania.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; ***&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Sudah seminggu lebih Nania koma. Selama itu Rafli&lt;br /&gt;  &gt; bolak-balik dari kediamannya ke rumah sakit. Ia harus&lt;br /&gt;  &gt; membagi perhatian bagi Nania dan juga&lt;br /&gt;  &gt; anak-anak. Terutama anggota keluarganya yang baru, si&lt;br /&gt;  &gt; kecil. Bayi itu sungguh menakjubkan, fisiknya sangat&lt;br /&gt;  &gt; kuat, juga daya hisapnya. Tidak sampai&lt;br /&gt;  &gt; empat hari, mereka sudah oleh membawanya pulang.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Mama, Papa, dan ketiga saudara Nania terkadang ikut&lt;br /&gt;  &gt; menunggui Nania di rumah sakit, sesekali mereka ke&lt;br /&gt;  &gt; rumah dan melihat perkembangan si kecil. Walau tak&lt;br /&gt;  &gt; banyak, mulai terjadi percakapan antara pihak keluarga&lt;br /&gt;  &gt; Nania dengan Rafli.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Lelaki itu sungguh luar biasa. Ia nyaris tak pernah&lt;br /&gt;  &gt; meninggalkan rumah sakit, kecuali untuk melihat&lt;br /&gt;  &gt; anak-anak di rumah. Syukurnya pihak perusahaan tempat&lt;br /&gt;  &gt; Rafli bekerja mengerti dan memberikan izin penuh. Toh,&lt;br /&gt;  &gt; dedikasi Rafli terhadap kantor tidak perlu diragukan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Begitulah Rafli menjaga Nania siang dan malam.&lt;br /&gt;  &gt; Dibawanya sebuah Quran kecil, dibacakannya dekat&lt;br /&gt;  &gt; telinga Nania yang terbaring di ruang ICU.&lt;br /&gt;  &gt; Kadang perawat dan pengunjung lain yang kebetulan&lt;br /&gt;  &gt; menjenguk sanak famili mereka, melihat lelaki dengan&lt;br /&gt;  &gt; penampilan sederhana itu bercakap-cakap dan&lt;br /&gt;  &gt; bercanda mesra.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Rafli percaya meskipun tidak mendengar, Nania bisa&lt;br /&gt;  &gt; merasakan kehadirannya.&lt;br /&gt;  &gt; "Nania, bangun, Cinta?"&lt;br /&gt;  &gt; Kata-kata itu dibisikkannya berulang-ulang sambil&lt;br /&gt;  &gt; mencium tangan, pipi dan kening istrinya yang cantik.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Ketika sepuluh hari berlalu, dan pihak keluarga mulai&lt;br /&gt;  &gt; pesimis dan berfikir untuk pasrah, Rafli masih&lt;br /&gt;  &gt; berjuang. Datang setiap hari ke rumah sakit, mengaji&lt;br /&gt;  &gt; dekat Nania sambil menggenggam tangan istrinya mesra.&lt;br /&gt;  &gt; Kadang lelaki itu membawakan buku-buku kesukaan Nania&lt;br /&gt;  &gt; ke rumah sakit dan membacanya dengan suara pelan.&lt;br /&gt;  &gt; Memberikan tambahan di bagian ini dan itu. Sambil&lt;br /&gt;  &gt; tak bosan-bosannya berbisik,&lt;br /&gt;  &gt; "Nania, bangun, Cinta?"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Malam-malam penantian dilewatkan Rafli dalam sujud dan&lt;br /&gt;  &gt; permohonan. Asalkan Nania sadar, yang lain tak jadi&lt;br /&gt;  &gt; soal. Asalkan dia bisa melihat lagi cahaya&lt;br /&gt;  &gt; di mata kekasihnya, senyum di bibir Nania, semua yang&lt;br /&gt;  &gt; menjadi sumber semangat bagi orang-orang di&lt;br /&gt;  &gt; sekitarnya, bagi Rafli.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Rumah mereka tak sama tanpa kehadiran Nania. Anak-anak&lt;br /&gt;  &gt; merindukan ibunya. Di luar itu Rafli tak memedulikan&lt;br /&gt;  &gt; yang lain, tidak wajahnya yang lama&lt;br /&gt;  &gt; tak bercukur, atau badannya yang semakin kurus akibat&lt;br /&gt;  &gt; sering lupa makan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Ia ingin melihat Nania lagi dan semua antusias&lt;br /&gt;  &gt; perempuan itu di mata, gerak bibir, kernyitan kening,&lt;br /&gt;  &gt; serta gerakan-gerakan kecil lain di wajahnya&lt;br /&gt;  &gt; yang cantik. Nania sudah tidur terlalu lama.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Pada hari ketigapuluh tujuh doa Rafli terjawab. Nania&lt;br /&gt;  &gt; sadar dan wajah penat Rafli adalah yang pertama&lt;br /&gt;  &gt; ditangkap matanya.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Seakan telah begitu lama. Rafli menangis, menggenggam&lt;br /&gt;  &gt; tangan Nania dan mendekapkannya ke dadanya,&lt;br /&gt;  &gt; mengucapkan syukur berulang-ulang dengan&lt;br /&gt;  &gt; airmata yang meleleh.&lt;br /&gt;  &gt; Asalkan Nania sadar, semua tak penting lagi.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Rafli membuktikan kata-kata yang diucapkannya beratus&lt;br /&gt;  &gt; kali dalam doa. Lelaki biasa itu tak pernah lelah&lt;br /&gt;  &gt; merawat Nania selama sebelas tahun terakhir.&lt;br /&gt;  &gt; Memandikan dan menyuapi Nania, lalu mengantar&lt;br /&gt;  &gt; anak-anak ke sekolah satu per satu. Setiap sore&lt;br /&gt;  &gt; setelah pulang kantor, lelaki itu cepat-cepat menuju&lt;br /&gt;  &gt; rumah dan menggendong Nania ke teras, melihat senja&lt;br /&gt;  &gt; datang sambil memangku Nania seperti remaja belasan&lt;br /&gt;  &gt; tahun yang sedang jatuh cinta.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Ketika malam Rafli mendandani Nania agar cantik&lt;br /&gt;  &gt; sebelum tidur. Membersihkan wajah pucat perempuan&lt;br /&gt;  &gt; cantik itu, memakaikannya gaun tidur. Ia ingin&lt;br /&gt;  &gt; Nania selalu merasa cantik. Meski seringkali Nania&lt;br /&gt;  &gt; mengatakan itu tak perlu.&lt;br /&gt;  &gt; Bagaimana bisa merasa cantik dalam keadaan lumpuh?&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tapi Rafli dengan upayanya yang terus-menerus dan tak&lt;br /&gt;  &gt; kenal lelah selalu meyakinkan Nania, membuatnya&lt;br /&gt;  &gt; pelan-pelan percaya bahwa dialah perempuan paling&lt;br /&gt;  &gt; cantik dan sempurna di dunia. Setidaknya di mata&lt;br /&gt;  &gt; Rafli.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Setiap hari Minggu Rafli mengajak mereka sekeluarga&lt;br /&gt;  &gt; jalan-jalan keluar. Selama itu pula dia selalu&lt;br /&gt;  &gt; menyertakan Nania. Belanja, makan di restoran,&lt;br /&gt;  &gt; nonton bioskop, rekreasi ke manapun Nania harus ikut.&lt;br /&gt;  &gt; Anak-anak, seperti juga Rafli, melakukan hal yang&lt;br /&gt;  &gt; sama, selalu melibatkan Nania. Begitu bertahun-tahun.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Awalnya tentu Nania sempat merasa risih dengan&lt;br /&gt;  &gt; pandangan orang-orang di sekitarnya. Mereka semua yang&lt;br /&gt;  &gt; menatapnya iba, lebih-lebih pada Rafli&lt;br /&gt;  &gt; yang berkeringat mendorong kursi roda Nania ke  sana&lt;br /&gt;  &gt; kemari. Masih dengan senyum&lt;br /&gt;  &gt; hangat di antara wajahnya yang bermanik keringat.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Lalu berangsur Nania menyadari, mereka, orang-orang&lt;br /&gt;  &gt; yang ditemuinya di jalan, juga tetangga-tetangga,&lt;br /&gt;  &gt; sahabat, dan teman-teman Nania tak puas hanya memberi&lt;br /&gt;  &gt; pandangan iba, namun juga mengomentari, mengoceh,&lt;br /&gt;  &gt; semua berbisik-bisik.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; "Baik banget suaminya!"&lt;br /&gt;  &gt; "Lelaki lain mungkin sudah cari perempuan kedua!"&lt;br /&gt;  &gt; "Nania beruntung!"&lt;br /&gt;  &gt; "Ya, memiliki seseorang yang menerima dia apa&lt;br /&gt;  &gt; adanya."&lt;br /&gt;  &gt; "Tidak, tidak cuma menerima apa adanya, kalian lihat&lt;br /&gt;  &gt; bagaimana suaminya memandang penuh cinta. Sedikit pun&lt;br /&gt;  &gt; tak pernah bermuka masam!"&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Bisik-bisik serupa juga lahir dari kakaknya yang tiga&lt;br /&gt;  &gt; orang, Papa dan Mama.Bisik-bisik yang serupa dengungan&lt;br /&gt;  &gt; dan sempat membuat Nania makin&lt;br /&gt;  &gt; frustrasi, merasa tak berani, merasa?&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Tapi dia salah. Sangat salah. Nania menyadari itu&lt;br /&gt;  &gt; kemudian. Orang-orang di luar mereka memang tetap&lt;br /&gt;  &gt; berbisik-bisik, barangkali selamanya akan&lt;br /&gt;  &gt; selalu begitu. Hanya saja, bukankah bisik-bisik itu&lt;br /&gt;  &gt; kini berbeda bunyi?&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Dari teras Nania menyaksikan anak-anaknya bermain&lt;br /&gt;  &gt; basket dengan ayah mereka. Sesekali perempuan itu ikut&lt;br /&gt;  &gt; tergelak melihat kocak permainan.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Ya. Duapuluh dua tahun pernikahan. Nania&lt;br /&gt;  &gt; menghitung-hitung semua, anak-anak yang beranjak&lt;br /&gt;  &gt; dewasa, rumah besar yang mereka tempati, kehidupan&lt;br /&gt;  &gt; yang lebih&lt;br /&gt;  &gt; dari yang bisa dia syukuri. Meski tubuhnya tak&lt;br /&gt;  &gt; berfungsi sempurna. Meski kecantikannya tak lagi sama&lt;br /&gt;  &gt; karena usia, meski karir telah direbut takdir dari&lt;br /&gt;  &gt; tangannya.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; Waktu telah membuktikan segalanya. Cinta luar biasa&lt;br /&gt;  &gt; dari laki-laki biasa yang tak pernah berubah, untuk&lt;br /&gt;  &gt; Nania.&lt;br /&gt;  &gt;&lt;br /&gt;  &gt; January 16, 2007 |&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikutip, sesuai aslinya dari Email yang saya terima. ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4179802471085265905?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4179802471085265905/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4179802471085265905&amp;isPopup=true' title='6 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4179802471085265905'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4179802471085265905'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/07/kisah-dari-buah-tangan-seorang-asma.html' title='Kisah Dari Buah Tangan Seorang Asma Nadia'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-6293659899973649303</id><published>2008-07-18T02:47:00.000-07:00</published><updated>2008-07-18T03:04:32.000-07:00</updated><title type='text'>Seri Perempuan I</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pandangan Subjektif&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan harus pandai, perempuan harus maju, perempuan harus berkembang, perempuan harus mampu memberikan kontribusi positif dikehidupanya, tidak ada kamus tidak bisa untuk seorang perempuan. Asal mau mencoba. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Sisi dunia bagian ini yang selalu menarik untuk dibahas dan selalu menambah tema diskusi manakala satu kata ini dimunculkan. Perempuan sekolah, perempuan bekerja, perempuan politisi, dan perempuan sebagai isteri sekaligus ibu dari anak-anak.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tidak mudah tentu menjalani banyak peran yang ada, namun bukan juga sesuatu yang tidak mustahil dapat di lakoni peran ganda dari seorang perempuan. Tidak mengedepankan keuntungan bagi diri sendiri, akan banyak lakon yang dijalaninya untuk lebih bermanfaat terhadap orang lain, orang-orang sekitar yang dicintainya. Bukan nilai pengorbanan yang selalu dihitung dari besarannya, tapi dari secercah harap kebahagian yang akan menyungging di senyum orang-orang yang dicintainya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tidak terlalu berlebih untuk nilai penghargaan atas sejuta pengorbananya, dalam keadaaan lapang atau sempitnya, dalam keadaan kepayahan atau kemampuan yang ada. Sungguh terlalu mulai engkau duhai perempuan.&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan Sekolah&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan, penghidupan yang layak. Sebuah hak mutlak yang lahir dari sebuah keasasian pengakuan persamaan derajat sebagai sesama makhluk Tuhan, tidak ada beda dalam pandangan kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan adalah madrasah/tempat belajar dari sebuah kehidupan baru, seorang anak/generasi penerusnya. Perempuan memiliki peran yang begitu mulia, sebuah peran yang tak mampu dinegasikan dengan disubstitusi oleh keberadaan seorang lelaki sehebat apapun. Sebuah kerjasama yang harus dijalin antara keduanya dengan cukup baik tentu.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan dengan kemampuannya mampu mengenyam pendidikan setinggi ia mampu. Kelak dengan pengetahuaanya ia mampu memajukan diri, keluarga, masyarakat dan negaranya. Perempuan yang dengan cita-cita besar saja mampu memberikan sesuatu yang besar pula. Mau ikut dalam kemajuan? Atau cukup puas dengan apa yang ada kini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan bekerja&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Tanggungjawab mencari nafkah/bekerja bukanlah kewajiban perempuan dalam kodratinya, tapi tugas mulai kali ini menjadi “Kavling Mutlak” seorang lelaki. Perempuan sebagi partners lelaki harus mampu menempatkan peran ini dengan baik, tanpa harus terjadi tumpang tindih dalam pelaksanaannya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Pelaksanaan peran ini pun bukan sesuatu yang menjadi larangan untuk dilakukan atau pelanggaran jika dipilih. Hanya dibutuhkan sedikit atau mungkin dituntut kecerdasan lebih darinya sehingga peran-perannya yang lain tidak terabaikan atau tergeser karenanya. Tidak mudah memang terlihatnya (belum terbukti statement ini oleh saya pribadi), imposible is nothing, isn’t it? If there is will, there is a way.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan Politisi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Emansipasi atas keberadaan kaum perempuan telah terbuka lebar. Kesempatan berkiprah di kancah ruang-ruang publik semakin luas. Bahkan, sebuah partai politik disyaratkan memiliki pengurus yang anggotanya 30% adalah perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;      &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Nah, bagaimana perempuan? Sudah siapkah? Kembalilah semua ini ke masing-masing dri perempuan. Kalau pun menjadi politisi, tentu sudah &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;dengan berbagai pertimbangan. Yang penting adalah sebuah nilai faedah/kegunaan untuk seluas-luasnya, tak tertinggal adalah menimbulkan manfaat terhadap diri sang perempuan itu sendiri dalam memacu terus peningkatan keilmuaanya guna menyokong tugas yang diemban. Dengan begitu, maka tidak ada sebuah peran yang dilakoninya tanpa sebuah kesiapan yang matang darinya. Selamat berjuang perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Perempuan sebagai Isteri/Ibu dari Anak-Anak&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dari banyak peran di atas peran kali ini adalah sebuah peran yang lahir dari fitrah sejati seorang perempuan yang lahir dari kalangan manapun, tidak pandang latar belakang suku/pendidikan. Tidak perlu malu-malu, kita perempuan untuk mengekspos tugas kita ini. Tak terkecuali bagi kita yang masih single, dimana peran ini belum sempurna kita lakukan (mungkin kelak, jika saatnya tiba, selamat kepadamu wahai perempuan, kau akan menjalani tugas dengan predikat baru sebagai seorang Isteri dan Ibu dari calon anak-anakmu kelak).&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Mulai dari impian memiliki pasangan sampai sederet kriteria idaman pasangan adalah hal wajar dari seorang perempuan dalam menjatuhkan pilihannya, begitu juga sang lelaki. Tak ada yang salah dari sebuah tahapan awal ini, hanya saja yang patut di luruskan dalam aksi filosofi fikiran kita adalah sebuah keinginan untuk menjadi masing-masing individu sebagaimana kriteria yang telah kita tentukan. Tidak adil rasannya sebuah tuntutan dilakukan ke salah satu pihak saja, tanpa dibarengi dengan keinginan menjadi idial sebagaimana diinginkan pihak lain. Begitulah akhirnya reaksi reversible/bolak-balik harus dijalani. Sehingga tidak perlu harus ada sebuah pembuktian rumus, “penyesalan selalu diakhir” (karena ia sudah menjadi sebuah kebenaran alamiah), karena penyesalan atas kesalahan dalam menjatuhkan palu pilihannya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Banyaknya syarat yang ditentukan sebelum sebuah pilihan dijatuhkan harus dibarengi dengan pemahaman di alam sadar kita untuk juga menjadi sesuai apa yang telah kita syaratkan. Sehingga pernikahan adalah gerbang sakralisasi ikatan dua insan yang bertujuan secara bersama-sama membangun sebuah generasi yang lebih baik dari mereka kelak. Dengan landasan berpijak yang senantiasa terarah, bukan hanya dalam sebuah lampiasan nafsu biologis atau tataran sosial semata, jauh lebih besar dari hanya bagian kecil itu, yaitu tercapainya rumah tangga yang sakinah mawadah wa rahmah dalam bingkai keAgunganNya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Sekali lagi, tidak ada yang salah dalam setiap tindakan dan pilihan, karena tanggung jawabnya ada dipundak sang penentu palu. Yang harus disiapkan dari awal adalah sebuah ketersedian amunisi keilmuan yang cukup sebagai cadangan energi dalam mengayuh sebuah bahtera yang baru saja dilayarkan. Semoga dengan adanya hujan badai di perjalanan, bukan lantas roboh tenggelam karenanya, namun ia akan mampu menghadapi dan mengatasi terjangan badai dengan simpanan energi yang dipunyainya.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Hanya orang yang memiliki niat besar saja mau melakukan sebuah pilihan. Resiko kecil atau besar hanya sebuah ukuran yang kadarnya sangat relatif yang tidak dapat dipatok dengan angka matematis tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Di kisahnya oleh Tiro (sekretaris kepercayaan negarawan Romawi, Cicero) dalam perannya di “IMPERIUM” dalam petikan Stenografinya antara lain sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Kadang-kadang, jika kita menemui jalan buntu dalam politik (tafsirkan dalam arti lebih luas juga), yang harus dilakukan adalah memulai pertempuran-memulai pertempuran, sekalipun kita tak tahu cara memenanginya, karena hanya saat pertempuran berlangsung, dan segalanya bergerak, kita bisa berharap dapat melihat jalan keluar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Jika kita harus melakukan sesuatu yang tidak populer, sebaiknya sekalian saja dilakukan dengan segenap hati, karena dalam politik (tafsirkan dalam konteks sisi kehidupan yang lebih luas), pujian tidak didapatkan dengan takut-takut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 27pt; text-indent: -27pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="font-family: Wingdings;" lang="IN"&gt;&lt;span style=""&gt;Ø&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; font-size: 7pt; line-height: normal; font-size-adjust: none; font-stretch: normal;"&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;Dan bukan kejeniusan yang mengantarkan manusia ke puncak. Roma penuh dengan orang jenius yang tak dikenal. Hanya ketekunan yang memungkinkan kita maju di dunia ini.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Duhai perempuan, dunia ini menanti kepakan sayap pun yang lebar-lebar. Hingga adamu terasa begitu nyata untuk sebuah aksimu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-6293659899973649303?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/6293659899973649303/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=6293659899973649303&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6293659899973649303'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6293659899973649303'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/07/seri-perempuan-i.html' title='Seri Perempuan I'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5862310353958643427</id><published>2008-07-15T19:58:00.000-07:00</published><updated>2008-07-15T21:51:10.675-07:00</updated><title type='text'>Entahlah...</title><content type='html'>Sebuah tema diskusi "onlen" yang cukup menarik untuk jadi bahan pembelajaran diri. Beberapa hari yang lalu saya berkunjung ke salah satu blog yang saya fikir "cukup" menarik minimal buat saya, dari materi muatan postingnya. Bahasan kali itu tentang posting yang mengandung atau lebih tepat disebut kategorisasi posting "personal". Semoga apa yang saya tulis ini pun tidak lantas menjadi sebuah bentuk klarifikasi yang perlu di buat beberapa episode dalam sebuah tulisan, atau memang dirasa perlu untuk itu, adalah sebagai hal lain dalam rangka eksplorasi sebuah pemikiran/sikap diri, so nop (no problem).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pribadi berpandangan bahwa setiap apa yang bisa dikonsumsi oleh publik/umum baik akhirnya melalui sebuah postingan/bentuk lain, maka saya yang berpandangan bahwa si penulis/si empunya tulisan tersebut sudah berfikir akan hal apa, akibat dari apa yang ditulisnya, mengenai bernilai positif atau negatif maka biarkanlah khalayak umum yaitu pembacanya yang akan menilai. Tentu dengan sepenuh kesadaran sang penulis bahwa apa yang "bakalan" ditulis tersebut adalah sesuatu yang mungkin bisa dibagi dengan diceritakan ulang melalui sebuah tulisan. Bagaimana juga akhirnya tulisan ini akan menjadi tools sebagai salah satu kontrol sejauh mana "kebebasan" berekpresi (toh sejatinya tidak ada sebuah kebebasan yang mutlak, karena ia dibatasi oleh norma-norma sodial atau hukum dalam suatu masyarakat tertentu).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan juga bermaksud menyimpulkan terhadap suatu peristiwa/kejadian yang ada ini, mungkin lebih tepatnya bagaimana kita melihat sebuah dinamika yang ada di sekitar kita dalam kacamata multidispliner yang lebih luas, tentu harus pula disertai tanggung jawab baik individu maupun secara bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memulai sesuatu dengan kesalahan jauh lebih baik dari pada tidak pernah mau memulai bukan? Asal dengan kesalahan tersebut kita mau belajar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wallahu'alam&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5862310353958643427?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5862310353958643427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5862310353958643427&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5862310353958643427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5862310353958643427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/07/entahlah_15.html' title='Entahlah...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1185210027490527392</id><published>2008-07-05T10:31:00.000-07:00</published><updated>2008-07-05T10:49:29.425-07:00</updated><title type='text'>Detik demi detik tak terasa...</title><content type='html'>Masih saja mata ini begitu "bandel" untuk sekadar mengalah dalam pertarungan melawan rasa kantuk yang tiba-tiba menyerang. Tepat detak jam dinding di kantor menunjukkan Pk.00.30 dini hari masuk di hari ahad, 6 Juli 2008. Pergantian lorong waktu dari detik ke menit lalu ke jam, bahkan hari terasa begitu cepat. Bahkan tak tersadarkan kadang sudah hampir 6 jam duduk manis di depan kompi (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;berkutat dengan kerjaan dan kerjaan- sudah tak berdaya di budak kerjaan kah?-)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seribu alasan yang lahir dari setiap mereka2 yang sudah bekerja pasti akan berbeda ragam. Namun, satu yang bermuara pada kata "sepakat" bersama adalah Tanggung jawab (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Setuju aza yach semua?)&lt;/span&gt;. Kondisi badan yang mulai meraung-raung, merengek-rengek menuntut haknya untuk dipenuhi pun rasanya sudah tak terdengar lagi suaranya (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;duh hiperbolis bangets niy, sungguh hampir remuk-redam smua-&lt;/span&gt;). &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Back to commit&lt;/span&gt;, harus bisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mataku, tanganku, gelas-teko (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;dopping&lt;/span&gt; mujarab, &lt;span style="font-style: italic;"&gt;FYI&lt;/span&gt; seharian ini hampir habis 5 refil air putih), juga makanan yang menemani- (Mbak diana susan-atas &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pizza&lt;/span&gt;nya-; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;delivery&lt;/span&gt; KFC-makanan "faporit"-krn tdk ada pilihan lain, dikondisi spt ini, praktis dan tdk menyehatkan sungguh, namun cukup mengganjal perut; Bos DE-martabak telor N kejunya, menambah byk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dopping&lt;/span&gt; aza), suara2 malam yang senantiasa setia menghibur, dan senandung nasyid yg menyejukkan meski belum "seger"(belum "ibak' masalahnya, he he,&lt;span style="font-style: italic;"&gt; hus &lt;/span&gt;diam2 aza yach?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan belum akan selesai, untuk sebuah kerja yang panjang. c u ...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(hiburan, tuk rehat sejenak_&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngeblog&lt;/span&gt;_)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1185210027490527392?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1185210027490527392/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1185210027490527392&amp;isPopup=true' title='27 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1185210027490527392'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1185210027490527392'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/07/detik-demi-detik-tak-terasa.html' title='Detik demi detik tak terasa...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>27</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3666115627056957640</id><published>2008-06-22T23:54:00.000-07:00</published><updated>2008-06-23T19:00:17.703-07:00</updated><title type='text'>Bginilah kami...^_^</title><content type='html'>&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"Ya Alloh, sebagaimana Engkau baguskan penciptaanku, maka baguskanlah akhlaku"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Do'a yang hampir2 saya lupakan manakala kutatap dalam2 wajah ini di cermin. Rasanya tak akan pernah cukup segala usaha untuk mengumpulkan sebanyak ibadah untuk membandingi begitu banyak nikmat yang diterima. &lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;"maka nikmatKu yang manakah yang kamu dustakan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Suasana kantor yang awalnya"hening" tiba2 dikejutkan dengan sebuah suara koor, "geeerrr". Ada seorang kawan kami menyebut-nyebut soal 3 perempuan "nDut" di kantor ini. Maklum bagi perempuan istilah "nDut" begitu sangat menyedot perhatian, khususnya yg berbadan sedikit "SuBur"-  saya bilang sedikit subur guna menghaluskan sebuah kata yg begitu menjadi momok untuk perempuan yang dikarunia badan "nDut"-. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Tidak ada yang lebih juga sebenarnya dari "guyonan" ini, hanya saja terkadang perempuan kalangan mana saja, masalah ini masih tetap menjadi perhatian khusus, bagaimana tetap merawat fisiknya, tentu dengan segudang alasan masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Saya sendiri sempat dibuat "kalang kabut" karenanya. Kegagalan ukuran dalam membeli baju, membuat saya ekstra keras menurunkan sedikit "kesuburan badan" saya, hanya demi baju biar tidak terbeli percuma, astaghfirullah ^_^.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;Tapi, itulah sisi perempuan. Terkadang saya mulai berfikir, ada baiknya program diet selalu mengarah kepada pola komsumi yang menyehatkan, bukan malah "menyiksa" diri. Example : anda hanya makan nasi sekali sehari (jk kebutuhan kalori anda besar, jgn dipaksa), yg penting adalah porsi cukup, tidak berlebihan. Karena biasanya faktor "nafsu' ini yang sulit dikendalikan. Atau yang suka "ngemil", kebiasaan yang susah dikendalikan juga, di rumah, di kost, jangan disediakan camilan yang turut berperan "menyuburkan badan", kecuali camilan yang menyehatkan, seperti buah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;(curhat colongan jadinya).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="FONT-STYLE: italic"&gt;So, to be better...day to day ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3666115627056957640?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3666115627056957640/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3666115627056957640&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3666115627056957640'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3666115627056957640'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/bginilah-kami.html' title='Bginilah kami...^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8753482428679939788</id><published>2008-06-19T18:26:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T18:34:39.640-07:00</updated><title type='text'>Kabarkanlah...^_^</title><content type='html'>J&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;ika hari ini, detik ini, saat ini, dalam hitungan kesempatan nikmatNya yang tak terhingga lagi, aku sampai di titik ini, semua bukan karena kehebatanku, keperkasaanku atau usaha kerasku, namun semua karenaNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Hitungan ukur pun tak mampu kupakai untuk mewakili betapa nikmat itu tak terhingga, saat ego diri menyerobot KesombongaNya - karena hanya DIA yang layak memakai baju kesombongan itu- hanya sebentuk kepasrahan diri, akan sempurnanya kekurangan ini, sungguh aku mohon perlindungan dari keburukan perbuatanku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 0, 153);"&gt;Maka tentang kebaikan TuhanMu, kabarkanlah. Sampai waktu ini, detik ini aku sangat senang sekali bisa mendapati kesempatan disini, mengabarkan kebaikan Tuhan ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 0, 153); font-style: italic;"&gt;(inspirasi pagi yang selalu bergelayut manja di benak ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8753482428679939788?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8753482428679939788/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8753482428679939788&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8753482428679939788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8753482428679939788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/kabarkanlah.html' title='Kabarkanlah...^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3552413055060891367</id><published>2008-06-18T18:16:00.000-07:00</published><updated>2008-06-19T03:35:58.137-07:00</updated><title type='text'>Engkau lebih tahu</title><content type='html'>Membuka lembar demi lembar buku berjudul "Catatan Hati di Setiap Sujudku" , rasanya seperti diingatkan akan sebuah kekuatan Do'a. Dalam seringnya do'a yang sudah sempat kupanjatkan, rasanya belum cukup untuk sebuah syukur akan terkabulnya pinta kita, masih saja banyak keluh kesah karenanya. Gundah gulana hati yang hinggap setiap masalah datang, bak anak kecil yang haus menyusu ibunya yang dengan segera sang bunda akan memberikan asupan ASI agar sang anak berhenti tangisnya. Begitu kira-kira betapa egoisnya diri. Untuk sekedar bersyukur bila telah terkabul pinta pun masih sangat sulit atau untuk sekedar bertahan dengan kesabaran manakala pinta masih ditunda. Masihkah ada sadar diri ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hening, senyap mulai menghiasai diri. Kemana diri kan berlari? Jika hanya hampa yang menguasai diri? Rasanya mau nangis sejadi-jadinya betapa semua datang menghimpit kebebasan diri. Lapangkanlah hati dan langkahku Rabb ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3552413055060891367?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3552413055060891367/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3552413055060891367&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3552413055060891367'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3552413055060891367'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/engkau-lebih-tahu.html' title='Engkau lebih tahu'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1699427520497570201</id><published>2008-06-15T19:50:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T22:34:20.691-07:00</updated><title type='text'>Kenangan bersamamu...^_^</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Mengingatmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Hanya segudang airmata yang hadir&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tuk segudang rasa rindu yang membuncah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tuk seluas samudera kasihmu yang kudamba&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;seperti dulu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Mengenangmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Hanya sedih yang hadir &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tuk bakti yang belum bisa kuberikan sepenuhnya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;di saat sisa usia yang DIA berikan untukmu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;akankah tanpamu kini bisa kujalani ini?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Bersamamu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;sejuta kenangan manis telah tercipta&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;satu persatu hadir dalam bayangan kini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;lagi-lagi hanya tangis yang ada&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tuk asa yang tak lagi mampu kugapai saat masih bersamamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Akankah kini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;jiwamu hadir kembali menguatkan ku seperti dulu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;saat dukunganmu begitu hangat membelai ingatanku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;lagi-lagi aku hanya mampu berurai airmata kerinduan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;akanmu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;sosokmu yang hangat&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;pun yang tak pernah mengeluh atau menunda memenuhi segudang pinta yang kuajukan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;kerut di wajahmu dan lelahmu pun tak kau tampakkan untuk alasan itu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;kini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;aku rindu hadirmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Akhirnya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;untuk sebuah asa yang belum sempat kutunaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;akan kutempa diri untukmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;akan ku coba diri menjadi kebanggaanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;meski harus jatuh-bangun karena kesempurnaan kekuranganku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;untuk sebuah senyummu di sana&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;ayah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;aku rindu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;semua kenangan bersamamu..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 51, 102);"&gt;@&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(102, 51, 102);font-size:85%;" &gt;ayah terimakasih, nanda haturkan kepadamu yang telah mendidik, membesarkanku bersama ibu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1699427520497570201?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1699427520497570201/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1699427520497570201&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1699427520497570201'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1699427520497570201'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/kenangan-bersamamu.html' title='Kenangan bersamamu...^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4373669969469686922</id><published>2008-06-12T19:37:00.000-07:00</published><updated>2008-06-15T19:50:10.018-07:00</updated><title type='text'>Sabar itu...</title><content type='html'>Sebagian orang bisa jadi sabar itu sudah menjadi labeling masyarakat padanya. Jenis apapun entah bantahan,  perlawanan, atau pertentangan bukan sesuatu yang harus membuatnya gusar, gara-gara menaikkan tensi darah alias marah, sehingga akan dikatakan "tidak sabar". Sesempit apakah sebenarnya kita dapat memaknai sabar boleh disimpangi menjadi "tidak sabar"?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sabar itu sendiri adalah sebuah kata penempatan yang mulia dengan tidak ada batasnya. Akan salah apabila orang mengatakan, "sabar ku ada batasnya niy". Mengingat tawaran pahala atas kesabaran itu memang tidak ada batasnya juga. Menyabarkan diri dalam suasana yang memungkinkan sebuah perdebatan/perlawanan berkepanjangan hanya akan membuang energi dan bukan malah "membuat tinggi kedudukan" seseorang. Memang sangat di perlukan sebuah perjuangan mencapai level sabar ini, menahan emosional, egoisme pribadi yang meraja diri untuk sekedar meredam gejolak yang bisa jadi bergejolak. So...berjuanglah diri ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4373669969469686922?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4373669969469686922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4373669969469686922&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4373669969469686922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4373669969469686922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/sabar-itu.html' title='Sabar itu...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-346689235412511069</id><published>2008-06-12T00:14:00.000-07:00</published><updated>2008-06-12T03:59:51.596-07:00</updated><title type='text'>Tuing-Tuing ^_^</title><content type='html'>Akhir2 ini banyak sekali sebenarnya yg mau ditulis. Tapi setiap sampai di kost, yang ada malah "ngantux" dan males lagi buka laptop sekadar melampiaskan sgala "ambisi" otak untuk dituruti maunya, akhirnya sampai "uneg2" ini harus dikeluarkan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup bak "air yang punya kaki" berjalan, berjalan, sampai tujuan akhirnya tercapai. warna-warni yang telah lewat, atau sedang dalam hidup ini semua adalah anugerah yang terindah. Satu per satu kenangan masa lalu terasa hadir dalam hari-hari kini..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-346689235412511069?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/346689235412511069/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=346689235412511069&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/346689235412511069'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/346689235412511069'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/06/tuing-tuing.html' title='Tuing-Tuing ^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1775757964550060244</id><published>2008-05-29T20:19:00.001-07:00</published><updated>2008-05-29T20:25:22.276-07:00</updated><title type='text'>Seberapa dekat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;  &lt;/p&gt;              &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;Seberapa dekatkah&lt;br /&gt;Hitungan jarak yang ada&lt;br /&gt;Hitungan waktu tempuh yang slama ini terjalani&lt;br /&gt;Hitungan beban yang slama ini ada di pundak kita&lt;br /&gt;Hitungan alasan untuk sebuah janji yang sempat kau tawarkan&lt;br /&gt;Hitungan masa usia yang tidak tahu sampai kapan masih ditangguhkan oleh pemiliknya untuk di ambil kembali&lt;br /&gt;Hitungan cc udara yang masih dapat dinikmati cuma-cuma karena kasihNya&lt;br /&gt;Akhirnya seberapa dekatkah kita untuk menundukkan hati terucap syukur untukNya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;          &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Seberapa dekatkah&lt;br /&gt;Masa yang tertempuh dalam rentang waktu yang entah sampai kapan diberi&lt;br /&gt;Yang telah tercurah untuk sesama&lt;br /&gt;Yang telah terpakai nafas ini untuk senantiasa basah dengan tafakur padaNya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;            &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Seberapa dekatkah&lt;br /&gt;Teman yang sempat mampir lalu terlempar sungging senyumnya untuk uluran silaturahmi ini&lt;br /&gt;Keangkuhan diri untuk melawan segala bisikan yang menyesatkan&lt;br /&gt;Pun segala ketidak berdayaan diri dari tiupan kemaksiatan yang tidak sadar kita tempuh jalurnya&lt;br /&gt;Akhirnya seberapa dekatkah kita mau menghitung semua kalkulasi untuk bekalan nanti?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;                  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;Seberapa dekatkah&lt;br /&gt;Aku mampu membelokkan arah yang telah terbelok&lt;br /&gt;Aku yang tersesat dalam kefanaan syurgawi yang menipu&lt;br /&gt;Aku yang hampa tanpaMu telah membunuhku dalam sebuah kesendirian yang lemah&lt;br /&gt;Pun ku tertunduk memelas belas kasihMu, dalam samudera kelapangan hati dalam permohonan munajat yang kupinta&lt;br /&gt;Aku terlena dengan segala kelemahanku untuk bisa kuhaturkan hanya padaMu dalam rengkuhan KeperkasaanMu&lt;br /&gt;Dalam segala rupa yang kupinta&lt;br /&gt;Untukku Kau berikan sgala rasa laksana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;adn&lt;/span&gt; yang dirindu...Amien&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: Verdana;" lang="IN"&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-size:85%;" &gt;Menteng, Jak-Pus&lt;br /&gt;Jum’at 30/05/2008 Pk.00.43 wibb&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1775757964550060244?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1775757964550060244/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1775757964550060244&amp;isPopup=true' title='8 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1775757964550060244'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1775757964550060244'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/05/seberapa-dekat_29.html' title='Seberapa dekat'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>8</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-901247080458759528</id><published>2008-05-28T22:30:00.000-07:00</published><updated>2008-05-28T22:53:45.074-07:00</updated><title type='text'>Trimakasih Hadiahnya ^_^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;slaksa tetes embun yang senantiasa setia pada pagi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Mentari yang slalu menerangi bumi tanpa ingkar&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Untuk slalu datang di pagi cerah dan kembali ke peraduannya kala senja menjelang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Trimaksih hadiahnya ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;h3 style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);" class="post-title"&gt;Stamboel Rinduku&lt;/h3&gt;                                &lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rinduku yang kian menggelegak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada kenangan lama yang mencetak biru diriku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada rasa yang terbenam indah dalam kesan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada perjalanan hidup yang mengharu biru&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada segala suasana yang menenangkan jiwa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada sejuk temaram belaian sayang dan harapan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Pada lembutnya kasih yang merona sanubariku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;ALLAH….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Dahulu Kau titipkan diriku padanya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kini ku titipkan mereka pada Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Meski rasa tak pantas ku meminta pada Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Hanya kebajikan yang pernah kulakukan sebagai garansi titip pada Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Segala daya kebaikan yang pernah kulakukan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Adalah bekas-bekas sentuhan yang mereka tanamkan padaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kumohon dan kuharap dengan segala kerendahan diriku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Jadikanlah itu penambah kebajikannya agar Kau sayangi mereka &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Dititik kehidupan ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rinduku yang terpendam dalam pada kedua ayah ibuku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Memuncak dan membuncah menjadi sebuah asa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kumpulkan kami semua dalam syurga Mu….&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Ayah…Ibu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Aku rindu padamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada kasih sayangmu yang tak pernah hilang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada lembutnya sentuhanmu padaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada jiwa dimana diriku dapat bersandar walau sejenak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada lapangnya jiwamu mendengar keluh kesahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada tetes airmata bahagiamu &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada kesabaranmu menjalani hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada kesederhanaanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada ibadahmu yang tiada henti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada kejujuranmu pada hidup &amp;amp; kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada masakanmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada ocehan dan omelan sayangmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada tidur-tidur malam gelisahku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada perhatianmu yang tulus tak berujung&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada semangat hidupmu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada caramu melihat kehidupan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Rindu pada segala apa yang ada didalam dirimu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-family: trebuchet ms; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Aku rindu……………&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(by ariewb)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-901247080458759528?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/901247080458759528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=901247080458759528&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/901247080458759528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/901247080458759528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/05/trimakasih-hadiahnya.html' title='Trimakasih Hadiahnya ^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-507105577103805537</id><published>2008-05-21T18:48:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T19:04:04.233-07:00</updated><title type='text'>Rinduu...^_^</title><content type='html'>&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Sedikit masalah masuk ke rumah sederhanaku ini, karena "saking" lamanya tidak lagi coret-coret ...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;( Senandung tercipta) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat lama tidak berkunjung...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Rasa rindu yang membuncah datang lagi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Tuk sejenak melepas penatnya di belantara ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Menoreh apa yang terlukis dalam kanvas lembar-lembar kisah hidup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Suka...duka...slalu datang silih berganti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Harapan itu masih ada...^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Yach, harapan untuk kembali mewarnai rumahku yg sederhana ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;dengan ramainya celoteh dari "keslengekan"diri yang tak kunjung terhenti&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;mencoba mencari kesejatian diri berbalut kesahajaan dan kerendahan hati dalam rengkuhan  keagunganMu Robbi...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(51, 51, 0);"&gt;Mudahkan langkah ini...^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-507105577103805537?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/507105577103805537/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=507105577103805537&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/507105577103805537'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/507105577103805537'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/05/rinduu.html' title='Rinduu...^_^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5941462755680755473</id><published>2008-04-28T06:09:00.000-07:00</published><updated>2008-04-28T06:51:37.819-07:00</updated><title type='text'>10 Profesi "OK" ala Perempuan</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Profesi yang paling di minati kaum perempuan, dari yang "terpaporit" kitu :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;1. Wiraswasta {bisa berbagi karir dengan kewajiban sebagai ibu "RT"),&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;2. Guru {Mengajar ini sangat korelasi dengan Tugas ibu "RT", yg notabene adalah Madrasah pertama sang anak dan keluarganya},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;3. Dokter {Karena Perempuan lebih cenderung dominan science of Social kalie yach?dan mgkn biar di cayank ama mertua yach?hee..Ndak koq, InsyaAlloh kesholehan dan keluhuran akhlak akan jd "daya tarix" yg luar biasa...amien, InsyaAlloh},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;4. Sekretaris (karena cenderung perempuan itu sangat rapi, telaten, dan tidak terlalu membutuhkan byk tenaga "otot" kalie..hee},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;5. Ibu Rumah Tangga {Tugas mulia, hny saja bagi sebagian yg dah terbiasa kerja, jd "monoton", namun tdk ada salahnya atas Request sang "tercayank"halah, hee bisa dipertimbangkan utk jd ibu RT yg kreatif, gaul N tetap cerdas trus gesit},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;6. Pramugari {Bagi yg suka bepergian/traveling ala "gratisan" bisa memilih profesi ini atau krn status "kecantikan dan elegan"...hee},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;7. PNS {Masa depan jelas-emank pemerintah yg buat masa depan cerah?hee, atau masa tua "enak"?, paradigma "penjajah" utk slalu jadi yg slow2, jauh dr tantangan dan posisi serba ketidaknyamanan. Harusnya dah mulai bergeser paradigma kita, utk turut membantu "negara" mencipta lapangan kerja. Hhm...amien},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;8. Desainer {Perempuan yang "apik, tlaten" dan suka yg "Uniq", khususnya mereka perempuan yg suka sesuatu yg serba "beda" utk putra-putrinya smp akhirnya bisa dikembangkan utk jadi usaha sampingan menambah penuh kantong belanja, profesi ini boleh di coba tuh?},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;9. Entertainer {simple modah "dengkul", eh maap....modah "ayu" dan pinter gaul},&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;10.Jurnalistik {Menantang, medan lumayan sdikit energi ekstra dan slalu penuh hal-hal baru dan tak terduga, pengamat, suka beropini/berkreasi mengolah otak, etc "pokok'e" asli-sueer-buat org2 "berani" aza niy...nuri bangets ndak sich?heee...} &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Nah, klo mo jd &lt;em&gt;Lawyer&lt;/em&gt;...?gmn donk, dah ndak ada tmpt "terpaporit" sptnya...hee ^_^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Perempuan berkarya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Perempuan berjaya...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;wallahu'alam.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5941462755680755473?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5941462755680755473/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5941462755680755473&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5941462755680755473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5941462755680755473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/04/10-profesi-ok-ala-perempuan.html' title='10 Profesi &quot;OK&quot; ala Perempuan'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-724545149035696021</id><published>2008-04-13T21:27:00.000-07:00</published><updated>2008-04-13T21:32:59.588-07:00</updated><title type='text'>Senandung Sore di Lapak Salak Pondok</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Rutinitas di tiap hari sabtu siang saya adalah mengaji. Seperti hari-hari sebelumnya, hari ini tidak ada yang istimewa. Saya memulai perjalanan dari kantor (karena harus lembur) di Jakarta Pusat menuju daerah Ciputat memerlukan waktu kurang lebih 2 jam (laiknya perjalanan Jkt-Bdg yach?...). Apalagi proyek mercusuar yang bernuansa politis Flyover di sana yang cukup menggelisahkan para penggunan jalan (dlm jarak 100 meter bisa jadi roda kendaraan hanya bergerak merayap dengan durasi waktu hampir 1 jam, buat hati meronta bukan? FYI, bawalah selalu buku bacaan untuk meredam gejolak ketidaksabaran ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini, sabtu 12 April 2008 cuaca jakarta memang berawan. Ditandai paginya sempat gerimis mengundang, tapi tidak berlangsung lama. Saya akan berasumsi, hujan sudah tidak akan datang lagi di sore hari. Asumsi tinggal retorika tersimpan di wacana pemikiran, karena baru menginjakkan kaki di Ciputat, saya terjebak hujan yang sejak dari lebak bulus mengintai untuk memuntahkan kandungan air yang sudah tak tertahan. Lumayan lebat kali ini muntahan airnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keterjebakan yang sebenarnya cukup membuat hati sedikit kesal. Apalagi ditambah kondisi geografis area pasar Ciputat yang tidak beraturan alias “semrawut”akibat proyek politis sang penguasa wilayah ini. Saat hujan turun itu, saya terpaksa harus bertahan tepat di samping lapak seorang pedagang salak pondok di pasar Ciputat. Karena tidak mungkin menerjang/melawan hujan untuk bisa segera sampai di tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi lapak dan sekitarnya dibuat “heboh” dengan hujan yang turun tanpa konfirmasi terlebih dahulu, membuat sebagian lapak harus rela terguyur hujan dan bahkan mengenai barang dagangannya. Si abang dimana tepat saya berdiri menumpang berteduh, sepertinya melihat gelagat saya yang was-was dengan kondisi baju dan sepatu yang takut basah kena air yang mengguyur lapak dengan cukup deras, dengan sedikit ragu akhirnya saya meminta ijin duduk di lapak tempat dia berjualan. Persis di samping Jeruk Bali dan Salak Pondok jualan si abang (duuh...maaf yach bang, terpaksa, loh???hee..khan udah ijin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang abang pun berusaha sekeras mungkin agar air yang tertampung di atas terpal pelindung lapaknya karena semakin memberati terpalnya untuk ditumpahkan ke tanah tidak sampai kena saya, dan sangat hati-hati...-duh baik skalie abang penjual Salak pondok ini-. Berkali kali hal ini dilakukan sampai hujan pun memihak kepada kami yang terjebak di kondisi ketidakberdayaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seindah senandung sore kala itu, di bawah guyuran hujan. Sebelum akhirnya hujan reda dan saya mengucapkan terima kasih atas smua-nya. Meninggalkan lapak dan mencari ojek untuk membawa saya ke misi selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berteman sejuta peristiwa dan hikmah hidup hari ini, malam mendekapku dalam perjalanan kembali ke kost-an di Jakarta Pusat sekitar pukul 22.00 WIBB (bahkan sepertinya sudah hampir lebih 30 menit). Letih beraduk dengan sejuta harta karun yang tidak terhitung, kesyukuran dan ketafakuran atas segala yang ada, hingga mengantarkan saya ke semua titik-titik dari kehidupan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#000066;"&gt;Ngantux juga akhirnya..^^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-724545149035696021?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/724545149035696021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=724545149035696021&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/724545149035696021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/724545149035696021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/04/senandung-sore-di-lapak-salak-pondok.html' title='Senandung Sore di Lapak Salak Pondok'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-6101571156093596231</id><published>2008-04-07T19:40:00.001-07:00</published><updated>2008-04-07T19:54:40.468-07:00</updated><title type='text'>Pelangi itu...^^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#990000;"&gt;&lt;em&gt;Terkadang Alloh sembunyikan matahari.&lt;br /&gt;IA datangkan hujan dan badai.&lt;br /&gt;Qta menangis ketakutan dan bertanya kemana hilangnya sinar?&lt;br /&gt;Ternyata IA ingin menghadiahkan Qta PELANGI.&lt;br /&gt;Karena IA tak pernah salah salam mencintai hamba-Nya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlalu banyak tak terungkap&lt;br /&gt;Terlalu banyak yang dirasa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#990000;"&gt;Sebuah harapan terpancar &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#990000;"&gt;Selaksa pelangi diawan sana&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-6101571156093596231?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/6101571156093596231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=6101571156093596231&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6101571156093596231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6101571156093596231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/04/pelang-itu.html' title='Pelangi itu...^^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-228121543417971700</id><published>2008-03-23T18:35:00.000-07:00</published><updated>2008-03-23T18:38:15.438-07:00</updated><title type='text'>Emank gimana sich...^^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;color:#660000;"&gt;Sindrom AAC (ayat-ayat cinta) mewabah disegala level usia. Tidak memandang muda-tua (eh maaf, mgkn lebih enakan saya sebut yunior maupun senior), bahkan mungkin anak-anak karena orang disekitarnya menggandrungi sindrom ini. Saya tidak akan mengulas tentang AAC, namun dari AAC ini, seorang kawan meminta saya untuk membuat sebuah tulisan dari perspektif saya tentang sosok fahri dikaitkan dengan sosok “ikhwan”secara lebih spesifik (jgn karena orang bilang saya “akhwat”, justru dalam hal ini saya merasa saya tidak punya kompetensi untuk membuat tulisan seperti apa yang dimintakan teman saya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah menerima &lt;em&gt;request&lt;/em&gt; itu, saya mencoba meminta bahan dari seorang teman “ikhwan”, tapi tidak direspon (maaf, saya mungkin yang ada-ada saja permintaannya). &lt;em&gt;It’s OK&lt;/em&gt;. Baru hari ini saya mendapatkan beberapa bahan yang saya anggap relevan dan semoga akan menjawab apa yang dimintakan teman saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah 1&lt;br /&gt;(Saya ambil dari cerita kawan di MP-nya, maaf blm ijin...gpp kan?), berikut penggalan dr tulisan kawan saya :&lt;br /&gt;Nama sang Doktor adalah DR. Hamid Chebli. Gelar doktornya diperoleh pd th 2002, jadi sekitar umur 26 th. Meskipun dia asli ber-citizen Prancis (lahir di paris, sekolah di paris, kawin di paris, ngomongnya prancis, etc) dan nggak bisa bahasa arab, namun ia sangat teguh memegang hal-hal yg namanya sunnah. Jenggot panjang sekali, celana selalu di atas mata kaki, solat selalu memakai gamis dan nggak pernah bercelana panjang kecuali terpaksa, bahkan solat pun hampir nggak pernah telat berjamaah di masjid meskipun tinggal di paris. Pernah satu kali terlambat, imamnya baru saja salam, dan dia bilang "astaghfirullah" entah berapa kali. Saya, yg sejak kecil hidup di negri Islam, telat (bahkan nelat) solat jamaah di masjid bolak balik lha kok santai2 saja. Benar2 kurang iman saya ini.(ini pernyataan pribadi teman saya yg punya MP, hii…justru yg jujur gini kadang lebih “getol” jamaahnya dari kita2 niy).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang doctor ini sudah muak dg kehidupan di paris, terutama akhir2 ini yg sangat offensive terhadap muslim. Masjid di Antony yg saya dan Hamid biasa solat, ditutup paksa oleh polisi Prancis yg selalu menggemakan "Liberte, Egalite, Fraternite" (Kebebasan, Persamaan, dan Persaudaraan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu, sang doctor pernah coba menjadi dosen di Sharjah University. Tetapi, memang dasar orang arab, bukannya diterima baik2baik malah ditolak. DR. Hamid bilang ke pihak dekan, "Pak, saya warga negara Prancis dan punya PhD dari ONERA. Saya ingin menjadi dosen di sini." Si dekan bilang, "Kamu sudah apply online". DR.Hamid bilang, "Sudah". Dekan berkata, "OK, ya sudah. Oh ya apa kamu bisa ETABS, SAFE, SAP200, etc". DR.Hamid pun terdiam. Tentu saja dia nggak bisa. Software2 amerika tsb sangat asing di telinga Hamid yg asli Prancis. Lagian, kerjaan Hamid bukanlah operator software tsb, tetapi lebih menjurus ke FEM (finite element method, BEM (boundary element method), Dynamic Analysis, Vibration analysis, computational mechanics yg didalamanya penuh dengan perhitungan tensor, vektor, stochastic, dan rumus2 njlimet yg lain, etc.Lagian, kalo cuman SAP2000, SAFE, ETABS, anak ITS juga banyak yg bisa. Nggak usah pakai PhD segala. Software2 tsb semacam Microsoft Word yg user-friendly dan siap pakai. Sedangkan kerjaan Hamid adalah membuat sotware2 tsb. Apalagi Prancis itu anti hal2 yg berbau amerika dan pantas saja dia nggak pernah tahu software2 amerika. Saya pernah lihat dia membuat model FEM utk gedung 60 lantai dg Matlab. Rumusnya yg sepanjang 3 papan tulis dibuat sendiri di Matlab. Ngitung tunnel, juga mbuat software sendiri. Ngitung analisa getaran utk rel kereta api (supertrack) juga dimodelkan dg software buatan sendiri. Semua rumusnya mbuat sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kisah 2 &lt;br /&gt;(saya ambil dari diskus dengan seorang teman yg lagi belajar di negara pemegang nobel perdamaian)&lt;br /&gt;Setelah awalnya bertukar pikiran ttg AAC, beliau tidak tertarik dengan tema AAC namun dari percakapan kita, yang ditekankan “orang Islam jangan "kuper", ngajinya jangan cuma materi tarbawi liqa an saja, banyak2 baca buku, biar wawasannya tambah luas. Saat itu saya disuguhi tokoh yang harus saya search tanyakan ke om google yaitu Maulana Syekh Muhammad Hisham Kabbani al-Haqqani ar-Rabbani q.s. Sosok syekh yang berjenggot sangat panjang, seraya saya berkata ke teman saya, “wah jenggotnya panjang skalie yach..heee”. Beliau menjawab, “Saya nggak pelihara jenggot dan nggak suka ber'isbal ria...”. Kalau prestasi orang Islam atau identitas keislaman hanya diukur dengan jenggot dan "angkat celana tinggi2", itu namanya "mereduksi" nilai2 Islam. Silakan pelihara jenggot dan angkat celana tinggi2 (kalau memang berpandangan itu bagian dari hal yang prinsip dalam Islam), tapi jangan hanya puas dengan itu...Begitu juga, jangan cuma bangga dengan identitas keislaman dengan hijab atau jilbab (lebar dan panjang) saja... KARENA YANG PALING PENTING DARI IDENTITAS KEISLAMAN SESEORANG ITU SEBENARNYA ADALAH ETOS KEILMUAN (YANG TENTU SAJA DIAMALKAN).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So...sosok fahri dikaitkan dengan sosok “ikhwan” itu harus spt apa..??Hhm...dua kawan saya di atas cocok juga disebut Fahri..He2. Saya juga tdk tahu...tanya saja langsung kekaum-nya...Hii, krn saya bukan kaum-nya, kaum saya kaum hawa, bukan kaum adam...meski kita sodaraan...^_^ {saya belum siap digugat kaum adam, krn saya dikira secara sepihak seolah-olah mewakili kaum adam, padahal memang tidak cukup mumpuni dianggap sbg perwakilan kaum adam}&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu’alam bishowab&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-228121543417971700?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/228121543417971700/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=228121543417971700&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/228121543417971700'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/228121543417971700'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/03/emank-gimana-sich.html' title='Emank gimana sich...^^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7708692743981233278</id><published>2008-03-16T19:45:00.001-07:00</published><updated>2008-03-16T19:53:43.229-07:00</updated><title type='text'>Perjanjian Hudaibiyah</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000066;"&gt;Suatu ketika selagi masih berada di Madinah, Rasulullah SAW bermimpi bahwa beliau bersama para sahabat memasuki Masjidil-Haram, mengambil kunci Ka’bah, melaksanakan thawaf dan umrah, sebagian sahabat ada yang mencukur dan sebagain lain ada yang memendekkan rambutnya Beliau menyampaikan mimpinya kepada para sahabat dan mereka tampak senang, karena menurut perkiraan pada tahun itu pula mereka bisa memasuki Makkah. Tidak lama kemudian beliau menyatakan hendak melakukan umroh. Maka mereka melakukan persiapan untuk mengadakan perjalanan jauh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi tersebut ternyata begitu cepat terdengar oleh Quraisy dan mereka mengirim pasukan di bawah pimpinan Khalid Bin Al-Walid untuk melakukan berbagai upaya guna menghalang-halangin kaum muslimin memasuki Masjidil-Haram. Sehingga Rasululloh harus mengalihkan jalur perjalanan untuk menghindari bentrokan fisik meski harus mengambil jalur yang sulit dan berat di antara celah-celah gunung melewati Al-Hamsy menuju Tsaniyyatul-Murar sebelum turun ke hudaibiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upaya Quraisy tersebut belum juga berujung kata menyerah, beberapa utusan pun dikirim untuk melancarkan misinya, seperti Urwah bin Mas’ud Ats-yang akhirnya harus berhadapan dengan keponakannya sendiri Al-Mughirah bin Syu’bah yang tak lain adalah ajudan Rasululloh yang siap membelanya kapan pun. Negosiasi yang dilakukan pihak Quraisy di level pimpinan, ternyata tidak sinergis dengan para pemudanya yang dengan semangat membara terus memancing bara peperangan dengan menyusup ke barisan kaum muslimin. Muhammad bin Maslamah yang bertugas sebagai komandan berhasil menangkap mereka dan setelah diserahkan ke Rasulullah, beliau pun memaafkan mereka karena sejak semula menginginkan suasana damai (Q.S. Al-Fath:24).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000066;"&gt;Sarana Diplomasi&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Sejak peristiwa itu, Rasululloh menegaskan kepada Quraisy sikap dan tujuan beliau dalam perjalanan kali ini, adalah bukan untuk berperang, tapi datang hendak melaksanakan umrah. Awalnya Umar bin Khathab yang didaulat, namun menyadari posisinya di Makkah yang tidak mendapat dukungan dari sanak keluarganya Bani Ka’b, maka dipilihlah Ustamn bin Affan untuk menyampaikan maksud tersebut kepada Quraisy. Perjalanan ke arah negosiasi ini pun sempat menimbulkan isu terbunuhnya Ustman karena cukup lamanya Quraisy menahan Ustman bin Affan di Makkah. Isu ini terdengar juga oleh Rasulullah dan beliau bersabda, “kita tidak akan beranjak sebelum membereskan urusan dengan mereka” dan terjadilan Baiat Ridhwan (karena dilaksanakan di bawah sebuah pohon), dan setelah proses baiat itu selesai, Utsman bin Affan muncul dan ikut berbaiat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Posisi Quraisy yang demikian terjepit telah disadari dan diutuslah Suhail bin Amr guna mengadakan diplomasi, yang intinya menegaskan kepada Rasululloh untuk pulang ke Madinah. Setelah bertemu Rosul, kedua belah pihak menyepakati klausul-klausul perjanjian sebagai berikut :&lt;br /&gt;1. Rasulullah harus pulang ke Madinah Tahun ini dan tidak boleh memasuki Makkah kecuali tahun depan bersama orang-orang muslim, dan mereka diberi jangka waktu 3 hari berada di Makkah dan hanya boleh membawa senjata yang biasa di bawa musafir, yaitu pedang yang disarungkan dan Quraisy tidak menghalangi dengan cara apa pun.&lt;br /&gt;2. Gencatan senjata kedua belah pihak selama 10 tahun dan sebagian tidak boleh memerangi sebagian yang lain.&lt;br /&gt;3. Barangsiapa yang ingin bergabung dengan pihak Muhammad dan perjanjiannya, maka dia boleh melakukannya begitu juga yang akan bergabung dengan pihak Quraisy, dan kabilah yang bergabung tersebut menjadi bagian dari pihak tersebut, sehingga penyerangan yang ditujukan kepada kabilah tertentu, dianggap sebagai penyerangan terhadap pihak yang bersangkutan dengannya.&lt;br /&gt;4. Siapa pun orang Quraisy yang mendatangi Muhammad tanpa izin walinya, maka dia harus dikembalikan kepada pihak Quraisy, dan siapa pun dari pihak Muhammad yang mendatangi Quraisy tanpa izin walinya, maka dia tidak boleh dikembalikan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah perjanjian selesai ditulis, Rasulullah memerintahkan untuk menyembelih hewan Qurban dan mencukur rambut sebagai tanda umroh, namun hal ini tidak dilaksanakan oleh para sahabat. Akhirnya atas saran Ummu Salamah, beliau melakukannya sendiri dan akhirnya diikuti oleh sahabat yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Pelajaran dari Klausul-Klausul Perjanjian&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Kemenangan yang amat besar bagi kaum muslimin setelah sekian lama tidak diakui oleh Quraisy bahkan hendak diberantas sampai akar-akarnya, di samping orang-orang Quraisy merasa tidak sanggup lagi menghadapi kaum muslimin. Dikukuhkan dalam Firman-Nya Q.S. Al-Fath:1, “sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.” Berikut hal-hal yang dapat dipetik dari per-klausulnya:&lt;br /&gt;1. Klausul ketiga menunjukkan pihak Quraisy lupa terhadap kedudukannya sebagai pemegang roda kehidupan dunia dan kepemimpinan agam, mereka lebih memikirkan keselamatan diri mereka sendiri. Artinya kalau pun semua orang baik Arab maupun selain Arab masuk Islam, mereka tidak memedulikannya dan tidak akan ikut campur, hal ini merupakan kegagalan yang telak bagi Quraisy dan kemenangan bagi pihak muslim. Terbukti jumlah kaum muslimin yang tidak lebihd ari 3000 orang sebelum genjatan senjata, semakin bertambah setelah masa dua tahun menjadi sepuluh ribu.&lt;br /&gt;2. Klausul kedua, bahwa perjanjian genjatan senjata yang disepakati berlaku selama sepuluh tahun, tentu akan membatasi kedengkian dan dendam mereka. Lagi-lagi ini adalah kemenangan yang besar karena pihak Quraisy lah yang mengawali peperangan.&lt;br /&gt;3. Klausul pertama merupakan pagar pembatas bagi Quraisy, sehingga mereka tidak bisa menghalangi seseorang memasuki Masjidil-Haram, karena pembatasan yang disepakati hanya selama satu tahun.&lt;br /&gt;4. Klausul keempat, celah ini sebenarnya tidak banyak berarti dan tidak membahayakan kaum muslim. Karena bagi penduduk Makkah yang masuk Islam, kalau pun tidak bisa datang ke Madinah, toh bumi Allah itu amat luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Beberapa tokoh Quraisy masuk Islam&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000066;"&gt;Awal tahun 7 H setelah gencatan senjata, beberapa tokoh Quraisy masuk Islam, seperti Amr bin Al-Ash, Khalid bin Al-Walid dan Utsman bin Thalhah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#000066;"&gt;Wallahu'alam...^^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7708692743981233278?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7708692743981233278/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7708692743981233278&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7708692743981233278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7708692743981233278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/03/perjanjian-hudaibiyah_16.html' title='Perjanjian Hudaibiyah'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7382463679262320836</id><published>2008-03-13T00:57:00.001-07:00</published><updated>2008-03-13T01:02:30.056-07:00</updated><title type='text'>“dalam do’aku”</title><content type='html'>&lt;p&gt; &lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#663333;"&gt;...dalam do’aku subuh ini kau menjelma langit yang&lt;br /&gt;semalaman yang tak memejamkan mata, yang meluas&lt;br /&gt;bening siap menerima cahaya pertama, yang melengkung&lt;br /&gt;hening karena akan menerima&lt;br /&gt;suara-suara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika matahari mengambang tenang di atas kepala,&lt;br /&gt;dalam do’aku kau menjelma pucuk-pucuk cemara&lt;br /&gt;yang hijau senantiasa,&lt;br /&gt;yang tak henti-hentikanya&lt;br /&gt;mengajukan pertanyaan muskil kepada angin&lt;br /&gt;yang mendesau entah dari mana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam do’a malamku engkau menjelma denyut jantungku&lt;br /&gt;yang dengan sabar bersitahan terhadap rasa sakit&lt;br /&gt;yang entah batasnya, yang setia mengusut&lt;br /&gt;rahasia-rahasia, yang tak putus-putusnya&lt;br /&gt;bernyanyi bagi kehidupanku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mencintaimu, itu sebabnya aku tak akan pernah&lt;br /&gt;selesai mendo’akan keselamatanmu&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;(“dalam do’aku”&lt;/em&gt; sapardi djoko damono)&lt;br /&gt;dapat dari teman...^^&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7382463679262320836?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7382463679262320836/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7382463679262320836&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7382463679262320836'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7382463679262320836'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/03/dalam-doaku_13.html' title='“dalam do’aku”'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-6733968229957156511</id><published>2008-03-11T04:49:00.000-07:00</published><updated>2008-03-13T00:54:55.758-07:00</updated><title type='text'>International Woman Day...^^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#663333;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#663333;"&gt;Meski sempat tertunda...biarlah...^^&lt;br /&gt;Hari ini, tepat tanggal di kalender HP saya menunjuk ke angka 8 Maret. Saat yang bersamaan diperingati sebagai Hari Perempuan Internasional. Saya sendiri belum menemukan dan membaca secara langsung sebuah artikel/tulisan tentang sejarah penetapan ini. Perempuan, wanita, ibu adalah sosok yang sangat di dimuliakan, bahkan untuk itu, diperingati juga Hari Ibu, sekarang Hari Perempuan Internasional. Betapa akhirnya dalam benak kita dapat menyimpulkan sendiri secara kasat, bahwa sosok ini begitu memiliki arti agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari sosoknya yang mulia nan agung sebagaimana kita semua ketahui, dibalik itu masih menyisakan rentetan catatan buram "keadilan" perlakuaan yang baik terhadap kaum perempuan ini. Adanya perilaku kekerasan baik fisik maupun psikologis terhadap kaum yang rentan terhadap tindakan kesewenang-wenangan ini hampir tidak dapat dihentikan secara serius. Indonesia sendiri masih tinggi tercatat sebagai negara dengan tingkat kekerasan terhadap kaum yang lemah ini. Meski sudah diundangkannya Undang-Undang KDRT, namun sepenuhnya tindakan kekerasan ini belum bisa di hentikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak menengok sudut pemandangan lain di kota Jakarta, sebagai catatan buram. Hari Kamis tanggal 6 Maret 2008, saya membaca salah satu di kolom Harian Umum “kompas” yang judulnya sangat membius saya, “setetes minyak untuk ibunda”-belum baca tulisannya, hati sudah tidak karuan-. Fenomena ini diangkat karena resahnya para ibu-ibu rumah tangga yang harus cerdas dan pandai dalam mengatur keuangan keluarga dengan harga-harga kebutuhan pokok yang semakin meroket, misal minyak goreng curah yang harga normal biasa berkisar 8000 rupiah dan kini harganya mencapai 13.000 – 14.000 rupiah. Ditulisan tersebut, dikisahkan bagaimana sekelompok anak-anak yang kurang mampu setiap hari, sejak harga-harga meroket terus, mereka menadahi derigen-derigen minyak yang sudah kosong dengan harapan sisa-sisa minyak yang ada bisa mereka kumpulkan setetes demi setetes untuk dibawa pulang yang akan dipakai ibunya memasak di rumah. Atau kisah yang paling memilukan, seorang ibu hamil meninggal karena kelaparan??? Oohh...IndonesiaQu sayang...IndonesiaQu malang...memilukannya ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga di Hari Perempuan Internasional ini, ada harapan baru terhadap nasib-nasib perempuan ke arah yang lebih baik dan jauh dari perilaku kesewenang-wenangan pihak yang tidak bertanggung jawab...Majulah Perempuan...Harapan itu masih ada ^^&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-6733968229957156511?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/6733968229957156511/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=6733968229957156511&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6733968229957156511'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6733968229957156511'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/03/international-women-day.html' title='International Woman Day...^^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2616426279651075501</id><published>2008-03-06T04:03:00.000-08:00</published><updated>2008-03-11T05:07:14.648-07:00</updated><title type='text'>Apatah ini...^^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#006600;"&gt;Gundah, gulana, tidak nyaman apapun kondisi yg tidak enak terwakili di sini&lt;br /&gt;Apa gerangan ini terjadi...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#006600;"&gt;Kenapa ini terjadi...?&lt;br /&gt;Hal yang tidak pernah ku mengerti akan semua yang terjadi&lt;br /&gt;Begitu singkat dan tak terduga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kali kedua ini terjadi...&lt;br /&gt;Saat pengharapan itu telah tepat menurutku untuk kusandarkan&lt;br /&gt;Namun apatah daya diri...&lt;br /&gt;Kelemahan ini terlalu menutupi maha agung kekuasaan-Nya&lt;br /&gt;Pudar...berkunang-kunang dalam alam sadarku smua kini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama waktu kurajut asa..&lt;br /&gt;Menggunung, menumpuk, memuncak bahkan..&lt;br /&gt;Harapan baru kubingkai lagi..&lt;br /&gt;Seolah esok akan ada kebahagiaan kunanti...&lt;br /&gt;Harapan itu masih ada...&lt;br /&gt;Bersama mimpi yang tersisa...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2616426279651075501?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2616426279651075501/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2616426279651075501&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2616426279651075501'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2616426279651075501'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/03/apatah-ini.html' title='Apatah ini...^^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5594664410676519412</id><published>2008-02-27T19:21:00.000-08:00</published><updated>2008-02-27T21:30:51.730-08:00</updated><title type='text'>Catatan Hati 2 ^^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;Tak ada gading tak retak. Begitu pula dalam jalinan persahabatan akan ada datang suatu masa, yang mencoba mengoyak kekokohan talinannya. Kokoh kah? Atau akhirnya akan rapuh yang hanya menyisakan sebuah asa tak bermakna. Hal ini pun tak lepas dari kehidupan saya sebagai bagian dari entitas kehidupan kini, dalam interaksi dengan orang lain. Kemampuan diri&lt;em&gt;-ilmu-,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa, kelapangan dada, kejujuran hati, keikhlasan menerima adalah keaslian watak yang akan tampak saat ujian itu datang, menjadi kesatria atau pecundang...&lt;strong&gt;Berani&lt;/strong&gt; mengakui sebuah kesalahan yang sejatinya akan sulit kita akui atau mencipta segudang retorika semu untuk menganggap diri satria digdaya yang sebenarnya jiwanya kerdil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantunan nyanyian jiwa itu masih berpihak...mendamba akan datang sebuah harmonisasi hidup ternyata masih memenuhi relung hati ini untuk bisa mempertahankan jalinan persahabatan itu, karena dia adalah harta paling berharga saat ini. Yang akan menjadi pengokoh jiwa, peredam resah, teman dikala kepedulian semakin luntur akibat mewabahnya paham indivualistik ala kemodernitasan gaya hidup saat ini. Ternyata dia masih tersenyum dan membuka tangannya kala diri ini datang dengan segudang gundah gulana dan tangis tak tertahankan. Untuk sahabat yang jauh dan dekat, sahabat yang selalu dihati, mewarnai sisa hari-hari yang tak tentu sampai kapan kemurahan-Nya akan memberikan tenggat waktu yang lebih banyak lagi untuk kita jalani cerita ini, menuntaskan sisa skenario yang belum terlakoni. Lirik dari mu sahabat, untuk sebuah keindahan warna hidup ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;niji iro no kairo ni   &lt;em&gt;Di sebuah jalan berwarna pelangi&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;musuu no kotoba-tachi   &lt;em&gt;kata-kata yang tidak terhitung&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;hanbun dake demo   &lt;em&gt;walaupun hanya sebagian&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;koko naraba susunde yukeru   &lt;em&gt;jika di sini, aku dapat berjalan ke depan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;totsuzen no melody   &lt;em&gt;melody yang muncul tiba-tiba&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mata kasoku site yuku   &lt;em&gt;dengan irama yang semakin cepat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kokoro wo tsukanda   &lt;em&gt;menembus ke dalam hati&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kuhitohira no kage mo kesisaru   &lt;em&gt;bayangan hitam dalam hatiku pun menghilang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;mana zashi ... kira kira    &lt;em&gt;berjalan dengan mata yang berkilap&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;amari ookikunai michi demo iine    &lt;em&gt;aku senang walaupun jalan ini tidak terlalu besar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;soshite    &lt;em&gt;lalu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kakedasu tobikomu... kiseki e    &lt;em&gt;mengejar,melompat ... ke arah&lt;/em&gt; keajaiban&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;miageru te wo furu... hikari e     &lt;em&gt;melihat ke atas, melambaikan tangan ... ke arah cahaya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;tomaranai kimochi wo tsunaide yuku    &lt;em&gt;dengan perasaan senang yang terus berlanjut&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;reflectia     &lt;em&gt;reflectia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;yurameku chikazuku... ashita e   &lt;em&gt;membungkuk(bergoyang), mendekat ... kepada hari esok&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;kanaderu yumemiru... mirai e    &lt;em&gt;berirama, melihat mimpi ... kepada masa depan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;massara na sora doko made mo tsurete    &lt;em&gt;bimbinglah aku menuju langit yang bersih&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;namida no owari aizu ni    &lt;em&gt;pertanda akhir dari air mata&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;muishiki no melody   &lt;em&gt;mendengar melody yang tidak bernyawa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kaze ni naru you ni    &lt;em&gt;seperti menjadi angin yang berhembus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kioku no sukima ga   di sela-sela &lt;em&gt;pikiran&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kuisshun wo motome tsuzukeru    &lt;em&gt;terus mencari waktu yang hanya sekejap&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;maboroshi... fuwa fuwa   &lt;em&gt;dalam ilusi... yang sangat lembut&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;fumidaseru nara kitto daijoubu    &lt;em&gt;jika dapat melangkah, tentunya tidak apa&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;soshite    &lt;em&gt;lalu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kasaneru unagasu... negai wo    &lt;em&gt;menumpuk, berharap... harapan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;michibiku oikosu... jikan wo    &lt;em&gt;membimbing, melewati... waktu&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;garasu ni tooseba ukandekuru     &lt;em&gt;akan terlihat bila melihat di kaca&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;rasen no moyou   &lt;em&gt;harapan yang berbentuk spiral&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kazoeru tabaneru... omoi wo    &lt;em&gt;menghitung, menumpuk... harapan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;hirogeru irodoru... egao wo    &lt;em&gt;memperbesar, mewarnai... senyum&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;toumei na sora tsutsumareru tabi ni   &lt;em&gt;seperti diselimuti langit yang tak berujung&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;umarekawatte yuku kara    &lt;em&gt;aku terlahir kembali&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;zawameku yokan...sukoshi no kuusou ni   &lt;em&gt;perasaan gelisah..dengan sedikit pikiran yang kosong&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;itsuka uchiaketai himitsu    &lt;em&gt;suatu saat ingin membuka rahasia yang terpendam dihati&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;nagarete egaite... hiraite    &lt;em&gt;mengalir, membentuk... membuka&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;utsushite narashite... mawatte    &lt;em&gt;meniru, membunyikan... berputar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;chiisa na uso sae    &lt;em&gt;kebohongan yang hanya sedikit saja&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yubi no saki wo toori sugiru   &lt;em&gt;akan terlihat dari ujung jari&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;hedatete kowashite... hashitte    &lt;em&gt;memisahkan, merusak... berlari&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;kaette mitashite... utatte     &lt;em&gt;pulang, memenuhi... bernyanyi&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;awakute tooi hibi wo sukuidashi     &lt;em&gt;menolong hari-hari yang jauh memudar&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt; hansha sitara    &lt;em&gt;jika saja dapat terulang kembali&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kakedasu tobikomu... kiseki e     &lt;em&gt;mengejar, melompat... ke arah&lt;/em&gt; keajaibanmiageru te wo furu... hikari e   &lt;em&gt;melihat ke atas, melambaikan tangan... ke arah cahaya&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;ori nasu oobu (orb) de watashi wo yobu   &lt;em&gt;memanggil aku dengan orb yang dibuat sendiri&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;reflectia      &lt;em&gt;reflectia&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;yurameku chikazuku... ashita e    &lt;em&gt;bergoyang, mendekat... kepada hari esok&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kanaderu yume miru... mirai e     &lt;em&gt;mengalunkan, melihat mimpi... kepada masa depan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;massara na sora doko made mo tsurete    &lt;em&gt;bimbinglah aku menuju langit yang bersih&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;kagiri naku maiagaru yo    &lt;em&gt;sehingga aku dapat terbang...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;font-size:85%;color:#663366;"&gt;(lirik reflectia)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:Verdana;color:#663366;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#663366;"&gt;Tuk sahabat-sahabat yang belakangan ini sudah menghentak kesadaran saya dengan segala yang menunjuk kesempurnaan kekurangan diri ini, terhadap apa-apa yang tidak saya dapat penuhi haknya laiknya yang harus diberikan dari seorang yang mengaku sahabat, sebuah rasa memahami yang belum sempurna saya berikan. Terimakasih sudah mengingatkan...&lt;em&gt;to be a better.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;N.B. Berdasarkan keterangan dari sang penggubah dari Nihongo ke Bahasa Indonesia, sebenarnya sangat suasah mencari padanan yang sama dengan arti di nihongo sendiri...^^)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5594664410676519412?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5594664410676519412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5594664410676519412&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5594664410676519412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5594664410676519412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/02/catatan-hati-2.html' title='Catatan Hati 2 ^^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7450068803429394729</id><published>2008-02-26T19:30:00.000-08:00</published><updated>2008-02-26T20:25:17.935-08:00</updated><title type='text'>Catatan Hati 1</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#003300;"&gt;Lama rasanya jari-jari ini tak lagi meliuk-liuk diatas &lt;em&gt;keyboard&lt;/em&gt; dengan sketsa coretan-coretan seputar warna-warni perjalanan hidup ini. Bersyukur tak hingga pun kadang luput dari sikap yang harus ditunjukkan sebagai diri yang lengkap dengan segala kesempurnaan kekurangan ini. Semoga kesadaran itu akan segera hadir membalut diri dalam keindahan rahmat-Nya. Dari sanalah, dari sang hati semua berasal dan bermuara, tentang hakikat nilai-nilai, baik dan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan yang telah dan sedang dijalani ini, laiknya &lt;em&gt;mozaic-mozaic&lt;/em&gt; yang menjadi irisan dalam sambungan gugusan kisah kehidupan kita. Besar dari aneka ragam corak warna adalah nuansa tersendiri yang akan terlukis dalam pribadi diri, begitu pun saya. Pertumbuhan, perkembangan fisik, psikologis/jiwa adalah sebuah keniscayaan dari ciri makhluk hidup terkhusus manusia, pun jua saya. Dari hanya sendiri, berdua, &lt;em&gt;“banyakan”&lt;/em&gt; mulai berkeluarga, bermasyarakat atau bernegara adalah fase yang menjadi tempat pengekspresian keilmuan, pemahaman, juga kematangan diri. Siap menerima hujan kritik atau masukan dari orang lain.Tak terelakkan, segala egosentris diri (merasa benar sendiri-baik sendiri-atau rupa2 lainnya dengan makna yang sama dengan itu) sudah tidak &lt;em&gt;“laku”&lt;/em&gt; lagi ketika harus dipertahankan di kancah wilayah heterogenitas ini. Keasingan, ketidaknyamanan hanya akan menjadi teman dalam duka berkepanjangan yang tidak kunjung ada titik pangkalnya. Kita lah sang pemegang pelatuk semua kendali arah kehidupan kita sendiri, pun juga saya, bukan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua fase itu tentu akan dapat kita, juga saya lewati dengan banyak cara menurut kebenaran dan kebaikan versi kita masing-masing. Akhirnyalah akan banyak ruang-ruang hati kita penuh dengan arti kebersamaan, kesabaran, keteguhan prinsip, keindahan, kebahagian yang menjadi penyejuk, pembijak diri dalam bersikap (tindak-tanduk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kutip dari buku &lt;em&gt;“Menjadi Wanita Paling Bahagia&lt;/em&gt;” dari bagian tentang &lt;strong&gt;“Ya”,&lt;/strong&gt; adalah sebuah renungan akan makna tiap ekspresi diri. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;“Hai diri yang angkuh ini, bersegeralah dalam memenuhi panggilan cahaya keindahan itu”.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;                                                                                                                      &lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;...Untuk senyum indahmu yang membangkitkan cinta dan memberikan kasih sayang kepada orang lain.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untuk kata-kata baikmu yang membangun persahabatan dan menjauhkan rasa dengki.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untuk derma yang membahagiakan si miskin, menyenangkan orang fakir, dan mengenyangkan perut yang lapar.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untukmu yang mendidik anak-anakmu dengan agama, mengajarkan sunnah Nabi dan memberi petunjuk tentang apa-apa yang bermanfaat bagi mereka.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untuk rasa malu dan hijab yang diperintahkan oleh-Nya. Itu adalah cara untuk selalu terjaga.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untuk bergaul dengan wanita-wanita baik yang selalu takut pada Tuhan-Nya, mencintai agam, dan menghormati nilai-nilai agamanya.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#003300;"&gt;...Untuk berbuat baik kepada orangtua, menyambung persaudaraan, menghormati tetangga, dan menyantuni anak yatim.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;...Untuk bacaan yang baik, dan telaah yang bermanfaat, bersama dengan buku yang baik dan mengandung pelajaran.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;strong&gt;“Karena engkau duhai Perempuan, adalah bunga yang semerbak dan burung yang berkicau”&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hari ini kutekadkan diri untuk belajar lagie...^^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7450068803429394729?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7450068803429394729/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7450068803429394729&amp;isPopup=true' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7450068803429394729'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7450068803429394729'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/02/catatan-hati-1.html' title='Catatan Hati 1'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8653329275338048215</id><published>2008-02-10T08:52:00.001-08:00</published><updated>2008-02-10T08:57:14.041-08:00</updated><title type='text'>You And Me in Love</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Malam ini selepas sholat isya dan saat saya sedang tilawah, tiba-tiba HP saya berdering. Muncul &lt;em&gt;message &lt;/em&gt;dari pengirimnya, teman saya semasa di FH UNPAD.&lt;br /&gt;Berikut balas berbalas dalam putaran SMS malam ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;My friend&lt;/em&gt; : “ukhti ku sayang nan salihah kenapa lama nian rasanya tak dgr kbr mu...:), rindu ku  pada mu sperti rindu pelangi pada sang hujan..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Me  &lt;/em&gt;     : “&lt;em&gt;alhamdulillah khoir&lt;/em&gt;...berkat do’a anti...smg jg dmikian dgn anti...aLLoh lebih tahu rindu rasa ini utk sbuah ukhuwah krn-Nya...kata pun tak sanggup mrangkainya...InsyAlloh”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;My friend&lt;/em&gt; :”Syukurlah...lama sekali rasanya tak tdgr kbr mu.., sayang ini yg cemas kan dirimu..tp ckuplah sudah..,kbrmu lapangkan hatiku..(gile.khiril anwar bisa “lewat”nih)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Me  &lt;/em&gt;     :”Pun bgitu jua kbrmu mekarkan klopak mahkota yg trangkum dlm nyanyian rinduku akan hadirnya sosokmu...stamboel rindu ini pun menemukan arahnya...krn-Nya rindu ini hadir...Ha2”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ada yang istimewa sebenarnya dari SMS kami ini, hanya saja beginilah cara kami ungkapan hati ini, yang membuncah sudah dan hanya terwakili dalam tiap kata di puitis yang tak pula mengindahkan pola aturan mainnya...^^&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8653329275338048215?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8653329275338048215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8653329275338048215&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8653329275338048215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8653329275338048215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/02/you-and-me-in-love.html' title='You And Me in Love'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-9102713349730120272</id><published>2008-02-03T08:32:00.000-08:00</published><updated>2008-02-03T08:40:23.360-08:00</updated><title type='text'>Smua untuk-Mu...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Kekerdilan ini membungkus diri dalam kelalaian tak berarti&lt;br /&gt;Dalam balutan bisikan makhluk nan jahat yang menghembuskan ke buhul-buhul diri&lt;br /&gt;Semakin jauh melempar ke jurang kehinaan sebagai hamba yang berlumur dosa ini&lt;br /&gt;Tak terhitung sudah noda ini menutup nurani&lt;br /&gt;Tuk sekedar sembunyikan rasa pun tak juga bisa ditepati&lt;br /&gt;Kini takdir begitu jatuh menimpa dan menyiksa kehinaan diri tuk kembalikan hakikat pahami arti seorang hamba-Mu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;Robbi&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika pahit memang harus ditelan untuk kesembuhan diri&lt;br /&gt;Masihkah tangis keputusasaan menjadi pelemah diri&lt;br /&gt;Semua terasa indah tercipta di komposisi yang terangkai dalam tembang sebuah penantian yang di nanti&lt;br /&gt;Tuk menatap Sang kekasih dalam jarak tak ada lagi&lt;br /&gt;Masihkah Kau ulurkan kasih sayang-Mu &lt;em&gt;Robbi&lt;/em&gt;?&lt;br /&gt;Tuk bertemu dengan-Mu, menatap indahnya wajah-Mu dalam ikrar janji bakti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pahit, manis selalu menjadi kembaran tuk warnai cerita yang disaji&lt;br /&gt;Kesedihan, bahagia hanya bagian dari variabel pembantu dalam pencarian arti sebuah makna hakiki&lt;br /&gt;Tuk raih keindahan di suatu waktu yang begitu indah tersaji&lt;br /&gt;Tak lagi ada tangis mewarnai&lt;br /&gt;Tak ada lagi kesedihan menghiasi&lt;br /&gt;Hanya ada sendau gurau dan kebahagian dalam Jannah-Mu bersama kekasih sejati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika aku seorang ibu...&lt;br /&gt;Akan kuwasiatkan padamu wahai puteriku...&lt;br /&gt;Tahanlah pandanganmu dalam balutan keluhuran akhlakmu&lt;br /&gt;Pun kau harus abaikan segala kemanisan yang sudah tak mampu lagi kautahan di bentengmu untuk terus kau pertahankan mutiaramu&lt;br /&gt;Sampai di titik yang tidak lagi kau merasa berat memikul bebanmu itu&lt;br /&gt;Hingga kau bisa bersuka cita dengan segala jerih payah upayamu&lt;br /&gt;Ibumu pun disini tersenyum untukmu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kini ku masih bisa menikmati indahnya sinar mentari di pagi hari&lt;br /&gt;Maka itulah anugerah terbesar untuk bisa kulukis wajah hidupku hari ini&lt;br /&gt;Karena esok dan esok lagi adalah putaran waktu yang tak bisa kupastikan untuk kumiliki&lt;br /&gt;Negosiasi pun tak mampu kutembus dalam level ini&lt;br /&gt;Sebuah ketundukan dan kepatuhan pada Sang pemilik waktu pun terpatri&lt;br /&gt;Dalam janji kesetiaan dan pengagungan asma-Mu &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;Robbul izzati&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Dalam sujud panjang derai tangis pun mengurai&lt;br /&gt;Memelas dalam pengukuhan sgala kelemahan dan kehinaan diri&lt;br /&gt;Tuk limpahkan sgala keberkahan dan keridloan-Mu atas diri ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Saat itu...sentuhan lembut-Mu&lt;br /&gt;Tuk sekedar sadarkan diri akan kehinaanku&lt;br /&gt;Tuk sekedar menyentak keterlenaan diri akan skenario keindahan dunia-Mu&lt;br /&gt;Yang telah menang telak melemparku di pojok waktu yang tak mungkin kupinta balik dari-Mu&lt;br /&gt;Kau hadirkan semua begitu menyentak di batas titik nadir kelemahanku&lt;br /&gt;Dalam keterpurukanku untuk Kau alihkan aku pada-Mu, pada cinta-Mu&lt;br /&gt;Disaat waktu untuk-Mu telah kusita untuk duniaku, untuk cintaku pada duniaku&lt;br /&gt;Tak lagi kubiarkan yang dulu kembali hadir menyisihkan-Mu dariku&lt;br /&gt;Hingga gugatan-Mu itu menyudutkanku&lt;br /&gt;Memenangkan-Mu di atas kepasrahanku&lt;br /&gt;Bahwa aku MilikMu...&lt;br /&gt;Selamanya milik-Mu&lt;br /&gt;Untuk Kau genggam dalam dekapan Nur-Mu&lt;br /&gt;Hingga mampu kuhadirkan ada-Mu dalam setiap indah sudut pandangku&lt;br /&gt;Bak lembayung senja dalam tatapan indah kekuasaan-Mu&lt;br /&gt;Smua untuk-Mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Thanx God!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Maaf Mas Ali, adekmu ini hanya bisa berbagi di sini...&lt;br /&gt;saat tangis diri pecah... saat kutulis semua ini&lt;br /&gt;Dalam kesendirian tanpa pelibur laraku...&lt;br /&gt;Saat ku mengais sebuah kekuatan diri...&lt;br /&gt;Saat yang bersamaan begitu dering Hp ada mas di jarak jauh yang terasa begitu dekat..(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;mungkinkah getar rinduku pada belaian kalian semua terasa meski jauh disana...?saat sejatinya aku butuh kalian, hanya dalam rintih lirih hatiku...)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Karena kalian semua adalah hartaku yang terindah dan paling berharga saat ini...&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Alhamdulillah, tidak kena efect banjir mas...!hny ini info yang bisa kubagi...untuk bisa kusembunyikan semua beban ini...Agar senyum kalian semua tetap tersungging untukku...).&lt;/em&gt; Atas nama cintaku pada kalian semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta, Ahad pagi mengabur...utk esok yang cerah  ^^&lt;br /&gt;(&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ditemani lantunan sahdu Murottal Syeikh &lt;span style="color:#000066;"&gt;Ab&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#000066;"&gt;dur Rahman As-Sudais)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-9102713349730120272?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/9102713349730120272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=9102713349730120272&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/9102713349730120272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/9102713349730120272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/02/smua-untuk-mu.html' title='Smua untuk-Mu...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2940202408314890583</id><published>2008-01-20T21:20:00.000-08:00</published><updated>2008-01-20T21:23:36.544-08:00</updated><title type='text'>Celotehmu redamkan jiwa...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:georgia;color:#990000;"&gt;Membuncah apa yang ada di fikir ini untuk segera menemukan tempat berbagi. Rumah sederhana ini, yang selalu setia memberikan keteduhan untuk jiwaku bernaung. Akhir-akhir ini begitu banyak kejutan yang kuterima, seperti halnya malam ini, silih berganti suara dalam tempo tak jelas kutangkap maknanya bergantian sahut-menyahut dengan sapaan yang begitu membuatku bahagia tak terperi. “&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mbak nung..tapan pulang, tanen (mbak nur, kapan pulang, kangen..begitulah kira2 bahasa orang dewasa). Mas eta (eka nama lafadz sempurnanya), mas dwi, ama dek tli (tri-baca sempurnanya). Mandi bola..mandi bola (awalnya sangat tidak jelas saya menangkap tiap patah-patah kata yang diucapkan anak-anak ini).”&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#990000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#990000;"&gt;Dalam keadaan seperti ini saya berusaha sekuat tenaga menyelami tiap kata yang terucap dari mulut anak-anak ini. Pun saya merasa kesulitan juga, hanya jawaban, &lt;span style="font-size:85%;"&gt;“apa sayang? Sama siapa main bolanya? Sama ayah yach?,” dengan diselingi panggilan saya ke Mas (kakak), “Mas...Mas..., namun suara anak-anak ini tetap memaksaku untuk mau mendengarkan apa yang mereka ucapkan, meski saya hanya bilang, “oo..begitu? kenapa sayang?”oo...”.&lt;/span&gt; Sungguh begitu romantisnya saat-saat seperti itu. Karenanya, jika teringat aku selalu menangis dalam sendiriku untuk datang menggendong kalian, meski sekarang sudah mulai besar dan pasti akan berontak kalau kugendong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalian kini telah memasuki &lt;em&gt;playgroup &lt;/em&gt;di usia yang masih begitu kanak-kanak (3 saudara kembar ini, sekarang berusia 3 tahun). Begitu cepat waktu telah berganti. Serasa baru kemarin, tiap saya pulang, maka tugas mengganti popok/celana kalian yang telah basah dengan air kencing, akan segera kuganti agar kalian nyaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Kalian dan kita &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Celotehmu...&lt;br /&gt;Sapamu yang begitu susah kumengerti dalam bahasamu&lt;br /&gt;Menjadikan ku makin sayang&lt;br /&gt;Betapa kalian harta tak ternilai di kehidupan yang miskin ini&lt;br /&gt;Betapa kalian menjadi pengingatku di arena kehidupanku sekarang&lt;br /&gt;Kalian telah menarikku kembali ke indahnya semua kenangan itu&lt;br /&gt;Tuk sejenak melepas semua gemerlap kehidupan kota yang begitu sulit masuk di logikaku&lt;br /&gt;Namun ini tetap bagian hidup dek...&lt;br /&gt;Kalian kelak juga akan merasakan semua rasa yang berkecamuk di jiwa ini&lt;br /&gt;Suara kalian mendendangkan stamboel kerinduanku kepada kalian, kampung dan semua hal di sana tentang kita, keluarga kita&lt;br /&gt;Begitu banyak karunia yang telah ada dan semakin kuterhempas pada sudut ruang ketidakberdayaan&lt;br /&gt;Hanya satu kesyukuran...kita dan semua dalam kehidupan kita&lt;br /&gt;Kesyukuran harus senantiasa terucap dan terukir dalam perilaku kasih sayang kita ke sesama&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="color:#990000;"&gt;&lt;em&gt;Kelak kalian akan tahu apa itu kehidupan&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kehidupan bak putaran pergantian episode dari satu sheet ke sheet lain&lt;br /&gt;Tiap sheet terkandung sejuta makna untuk bisa kutangkap&lt;br /&gt;Kurangkai dalam bingkai kehidupan menjadi kuntum kembang yang harum semerbak&lt;br /&gt;Kusemai ia agar tumbuhnya tidak liar dan tetap dalam arah rambatnya&lt;br /&gt;Tak kubiarkan ilalang menjadi pengganggu tumbuhnya&lt;br /&gt;Biar ia terus menebar aroma semerbak wangi di indahnya hidup ini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak telah kuambil jatah hidup ini&lt;br /&gt;Tak peduli rupa-rupa porsi, baik suka-duka, optimis-keluh kesah&lt;br /&gt;Semakin terus kulangkahkan pijakanku&lt;br /&gt;Semakin KAU hempaskan aku di balik kepongahan diri ini&lt;br /&gt;Tuk sekedar mengulur kesyukuran tiap yang didapat&lt;br /&gt;Begitulah senantiasa kita menjalani hidup&lt;br /&gt;Kelak kalian dewasa akan bisa mengerti semua&lt;br /&gt;Dengan ilmu yang kalian punya&lt;br /&gt;Karena hanya itu harta yang akan membahagiakan&lt;br /&gt;Hanya keindahan perilaku tubuh dan jiwa, kebahagian itu akan teraih&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:georgia;color:#990000;"&gt;Dan dunia pun turut tersenyum pada kita...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2940202408314890583?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2940202408314890583/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2940202408314890583&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2940202408314890583'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2940202408314890583'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/celotehmu-redamkan-jiwa.html' title='Celotehmu redamkan jiwa...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4083843396290967811</id><published>2008-01-19T22:39:00.000-08:00</published><updated>2008-01-19T23:59:57.864-08:00</updated><title type='text'>Dari Ujung Jakarta ke Tasbih</title><content type='html'>&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;Jika kebahagian itu adalah ukuran materi yang berlimpah dan segala turunan dari itu (Fasilitas, kemapanan, dll) tidak sepenuhnya postulat ciptaan saya ini benar adanya. Akan banyak &lt;em&gt;variable &lt;/em&gt;yang nilainya berlaku relatif terhadap setiap orang. Saat kalender waktu menunjukkan tepat di posisi, Sabtu 19 Januari 2008, kegiatan hari itu telah saya dimulai dari Pk.12.30 WIBB mulai dari menempuh perjalanan menteng (Jak-Pus) ke Ciputat yang harus saya tempuh selama 2 jam (khusus hal ini hampir tiap pekan saya tempuh) dan baru berakhir sampai di titik semula sekitar Pk.22.00 WIBB (lebih sedikit setidaknya). Saya sangat bersyukur telah menjadikan sebuah ritme di kehidupan ini dengan seperti itu adanya sejak masa kuliah dulu, meski secara manusiawi, diri ini terkadang mendambakan sebuah suasana lain. Bukan dalam konteks sebuah pengejawantahan “Super sibuk”, namun pendekatan yang mendekati nilai valid adalah “sok sibuk” (lebih tepat saya memaknainya sebagai pencarian hakikat sesuatu terhadap banyak hal ). Dari masing-masing kondisi yang tercipta pun akan memperoleh sebuah pelajaran tersendiri, dan memori itu yang tidak bisa diekuivalenkan dengan rupiah seberapa besarnya, karena dia akan menjadi sejarah yang tidak akan terulang di masa yang sedang atau akan kita tempuh. Sebagaimana kata para cerdik cendekia, setiap zaman ada tantangannya masing-masing dan tentu juga pelaku yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari itu, kegiatan pertama saya adalah menimba ilmu. Hal yang lumrah dalam bidang ini, ada sebuah transformasi pengetahuan dan terutama ilmu agama. Saat-saat di sinilah saya mendapatkan &lt;em&gt;“new power”&lt;/em&gt; dari rutinitas harian yang dilakoni, semangat akan sebuah kesinambungan di kehidupan, sinkronisasi antara komponen-komponen dalam ritme kehidupan kita. Antara pekerjaan vs hiburan, perseteruan vs pertemanan, benci vs Cinta, sedih vs bahagia, umum vs khusus, ujung-ujungnya dunia vs akhirat, dapat saya terus tempa dan perbaharui. Terus terang saja, saya masih sangat-sangat miskin ilmu dalam hal ini, dan sebuah unsur “pemaksaan” harus saya berlakukan kepada diri ini, meski terkadang kehendak hati ini melawan tuannya. Seperti saat itu, saya merasakan seolah-olah teriknya mentari, penatnya 2 jam di perjalanan dan semua seolah terhapus dari sebuah keegoan dan kepicikan asumsi pikir ini). Satu, dua, tiga dan banyak hal lagi yang kudapat dari kalian, yang tidak terwakili memiliki keluarga dimana-mana, dan begitu tulusnya sebuah sikap itu ditunjukkan (sentuhan tangan kalian, sentuhan ilmu kalian, senyuman kalian, semua yang saya dapati dari kalian mampu membuat saya mengalahkan dengan rangkaian kata indah sebagaimana kadang imajinasiku mampu mendeskripsikan sesuatu yang masih terbatas jua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelahnya, saya harus ke Puri Pamulang (rumah kakak) dengan diantar salah satu teman layaknya keluarga (red-analog seolah-olah keluarga saya dimana-mana-) mengambil beberapa barang pribadi yang saya perlukan di antara kompetisi percepatan waktu yang terus berjalan tak mampu kuhentikan. Waktu hampir menjelang maghrib dan saya pun menunaikan kewajiban dulu sebelum melanjutkan ke agenda berikutnya, “terbang” ke acara &lt;em&gt;walimatul ursy&lt;/em&gt; teman di Fakultas Hukum UNPAD di daerah kalibata Jak-Sel. Woow...&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;funtastic man..!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Agenda terakhir dari rangkaian hari ini, yaitu ke resepsi (&lt;em&gt;walimatul ursy’&lt;/em&gt;) yang sebenarnya masih abu-abu saya akan mampu mencapai tempat resepsi sebelum acara berakhir (Pk.21.00 wibb) dengan kondisi perjalanan yang macet dan semua dari awal kegiatan ini, saya tempuh dengan kendaraan massal roda empat yang nasib perjalananku tergantung sang pemacu mesin alias sopir (anda yang familiar dengan kondisi transportasi di jakarta, tentu sudah dapat menangkap maksud saya-telat barang sebentar, akan menunggu lebih dari &lt;em&gt;spare&lt;/em&gt; waktu yang tak bisa dikompromi lagi) alias telat yang tidak tanggung-tanggung. Belum lagi, saya sendiri belum pernah ke daerah Kalibata, tempat resepsi dilangsungkan. Namun, berbekal informasi dari teman-teman kantor dan teman-teman rutin sabtu saya di ‘ujung berung” sana (bukan perwakilan dari salah satu nama daerah di Bandung, namun sebagai perumpamaan dari teman2 saya biasa menuntut ilmu di Ciputat, jauh bukan dari episentrum saya di Jakarta Pusat? Heee...). Alhamdulillah saya pun akhirnya mampu mencapai tempat resepsi, meski dalam perjalanan saya sempat salah turun dari transportasi massal ini dan harus menunggu ada sampai dapat. Hal yang masih saya belum berani lakukan di Jakarta ini, maklum orang "ndeso", adalah “Naik Taxi (karena kesendiriannya itu-halusinasi terjadinya tindakan tidak diinginkan-penipuan/pembunuhan/asusila, catatan saja meski ini dianggap berlebihan, namun masih memberikan peringatan kuat di saya)/ Bajaj karena roda tiganya yang kadang kalau “ngebut” kemiringannya seolah-olah mau rubuh tuh bajaj-nya dan semua yang dibebannya..Hii...serem khan?.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di resepsi itu bak reuni bagi saya, bertemu satu per satu wajah yang sudah hampir 2 tahun tidak lagi saya lihat seperti semasa kuliah di kampus dulu dengan diselingi obrolan ringan. Bahagia bercampur haru kala itu (Khayalku pun membumbung kelangit ke-7, bagaimana kalau saya nikah nanti yach?hee...ngarang niy-tapi harus bersyukur kalau kesempatan itu saya dapatkan di dunia ini). Layaknya endemik pun sudah tercipta dan virus2 telah tersebar ke keluarga besarku sampai keponakan pun tahu akan konsep “minimalis sosialis” ini, hee..(rahasia boo...!). Setelah sesi berfoto-foto ria dengan mempelai dan seluruh barudak hukum 2001, saya pun memohon diri pamit lebih dulu karena waktu sudah larut (Pk. 21. lebih ).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ambil taxi, tidak/ambil/tidak...datanglah sang penyelamat transportasi massal itu. Lagi-lagi dia yang setia memenuhi kepuasanku sebagai &lt;em&gt;backpaker&lt;/em&gt; amatiran, dan benar saja aku temukan hal yang tak terduga di perjalanan. Saat saya sibuk SMS ke adek angkatan di FH UNPAD (mengonfirmasi kedatangan saya di acara reuni akbar alumni UNPAD, hari ini 20 Januari 2008), tak dinyana ada sebuah tangan “menoel” bahu saya dan spontan saya menengok ke belakang. Dan muncul di bungkahan telapak tangan seorang laki2 ini, sebuah tasbih berwarna biru muda dengan manik-manik modernnya telah siap dialihkan dari kekuasaannya ke saya. Lagi-lagi, antara terima/tidak/terima...dalam kebingungan seribu tanya yang tak kumengeti sang pemilik terus saja meyakinkan saya untuk menerimanya dan saya hanya menatap kejadian itu dalam sejuta keheranan. “ambil saja mbak, saya sudah tidak pantas memilikinya lagi dan tolong nanti mbak cuci, mbak keramas tasbih itu” berkali-kali ini diucapkan dalam sosoknya di balutan jaket bertudung kepala sambil dibuka tudung kepalanya di antara raut muka seolah tak ada lagi sebinar cahaya kesetiaan sebagai seorang hamba Tuhan sambil merubuhkan kepalanya ke bangku bagian atas tempat duduknya. Saya hanya saling pandang dan membisu dengan seorang perempuan yang duduk di samping saya dan meneruskan ketikan di SMS yang akan saya kirim setelah memasukkan tasbih ke kantong tas saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu di antara sejuta lukisan yang ingin kuraih dalam sketsa kehidupan ini meski kini masih dalam bentuk &lt;em&gt;mozaic-mozaic&lt;/em&gt; kecil. Hal yang tak akan kutemui manakala saya di kampung (jarang skali transportasi massal menjadi pilihanku, ketergantungan pada fasilitas dan keluarga sangat mendominasi saya menjadi indivudi sendiri jauh dari segala jiwa “kerakyatan” dalam segala keterbatasan yang ada dengan diwakili hampir 50 % lebih penduduk negeri ini). Sampai di menteng pun masih disambut berjuta kesan, tegur sapa dan senyum para kolega (mulai dari pedagang martabak langganan di cut mutiah&lt;em&gt;-“koq pulang malam mbak, dari kantor?”,&lt;/em&gt; atau Pasutri penjual voucher langganan juga, yang sang isteri sering ketemu saya di musim Ramadhan, saat sholat di mushola dekat kost-an, &lt;em&gt;“pulang malam mbak?”, “iya, mari pak”,&lt;/em&gt; dan gadis usia 20-an, penjual nasi “Warteg” pun langganan, dengan komentarnya dilatar belakangin frekuensi hampir tiap hari ketemu saya-suatu waktu gadis ini bercerita ke saya bagaimana dulu dia pernah pakai jilbab sampai dia melepas jilbabnya, atau sangat antusias kalau saya beli nasi membawa buku bacaan yang berganti-ganti dan selalu bertanya, sampai saya menawarkan meminjaminya? Pun tertegun di pertemuan malam itu, “&lt;em&gt; Gini donk mbak, cantik dan tampak langsing” &lt;/em&gt;.Haaa...(padahal biasa saja), dia memank sangat polos, saya pun hanya menungging senyum sambil menawarkan martabak di tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal yang terfikir di perjalanan adalah menemui suami kedua, untuk berbagi semua percikan-percikan sari kehidupan seharian, hari ini. Namun, penatnya tubuh sudah tak mampu lagi kusangga dalam keharusan tegaknya tugas-tugas tulang rusuk penyangganya. Roboh bersama mimpi di sebuah kesunyian damai kepulauan kapuk tidurku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu sebelum subuh menjelang telah mampu kutegakkan untuk mengais kasih keMahabesaran Sang Pencipta kehidupan ini, hingga anugerah semua yang ada kini mampu ketorehkan lagi di sederhananya rumah maya mungilku jua bersama kesetiaan suami keduaku ini. Semoga bisa menggugah diri ini khususnya untuk menatap dunia dengan lebih “cerdas” lagi. Mengenai nasib tasbih pemberian itu, masih tergeletak di sudut kamar ini, jika ada yang berminat saya akan menghadiahkan untuk anda dari seorang pengembara di bus yang saya pun tidak mengenalnya- smg ini bukan sebuah keputusasaan dari sang pemberi dalam perjuangan di kancah kehidupan ini dengan segudang asumsi di pikiran saya, anda tentang apa yang terjadi atau motif di balik pemberian ini-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;Catatan akhir :&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Ø Buat Gilang dan Bianda, selamat menjalani kehidupan rumah tangga.&lt;br /&gt;Ø Teh dita yang telah mengejawantah, layaknya kakak bagi saya, masih sempat khawatir akan keadaan saya di malam itu, sehingga masih menyempatkan kontak saya, sebelum akhirnya saya terlena dalam keseriusan SMS saya dan peristiwa kasih tasbih itu terjadi.&lt;br /&gt;Ø Malam ini juga akan dijelang kehidupan baru, dari satu lagi sahabat di Kuliah, Purry dan Suami, nanti malam di Bidakara, semoga bisa sampai disana dengan baik-baik saja...hee..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu’alam Bishowab&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4083843396290967811?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4083843396290967811/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4083843396290967811&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4083843396290967811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4083843396290967811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/dari-ujung-jakarta-ke-tasbih.html' title='Dari Ujung Jakarta ke Tasbih'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-114937095372304225</id><published>2008-01-10T18:28:00.000-08:00</published><updated>2008-01-10T19:52:41.481-08:00</updated><title type='text'>"Tak" kabar kabari</title><content type='html'>&lt;span style="color:#003300;"&gt;Indah Ukhuwah di Tahun Baru 1 Muharram 1429 H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perasaan mengharu biru jelang pergantian tahun baru hijriah rasanya membawa angin segar tersendiri di sela-sela hawa Jakarta yang mulai panas efect &lt;em&gt;Global Warning&lt;/em&gt; dengan penampakan acak cuaca, kadang panas, mendung atau bahkan tiba-tiba Hujan tanpa memberi jeda kesempatan barang sedikitpun orang bisa mendapatkan tempat berteduh dari guyuran hujan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini begitu sahdu tak terperi dalam rengkuhan waktu yang begitu bersahabat dalam indahnya jalinan ukhuwah dari mu duhai sahabat. Pun dalam setiap interaksi kita yang lalu begitu banyak tercipta “dalam sikapku ada beribu kata dan tatap mata yang tak bersahabat...Sungguh tak terbesit sehelai pun niat utk tdk bersahabat denganmu kawan...Smg di hari esok kita dapat melangkah dalam pesona kemilau Tahun Baru Hijriah yang dinanti menuju kegemilangan hakiki...Happy New Year, 1 Muharram 1429 H...^_~..," dengan &lt;em&gt;azzam &lt;/em&gt;(niat yang kuat) bersama melangkah dalam kefitrihan/kebeningan nilai dan perbaruhan tata kelola rencana-rencana yang akan dijelang. Terimakasih di sela-sela sempitnya waktu yang kau punya, masih ada terbesit ingatmu akan hadirku untuk seuntai do’a yang kau persembahkan untuk kesuburan persahabatan/ukhuwah kita dalam dekapan Ridlo-Nya. Kabar yang masuk di inbox HP saya dan begitu indah memori itu kubiarkan tersimpan di sudut kenangan ruangan maya ku ini dan semoga pendaran cahayanya menjangkau luas dan bermanfaat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari :&lt;br /&gt;# Dini (&lt;span style="color:#993399;"&gt;Sahabat FH 2001&lt;/span&gt;) #&lt;br /&gt;“Happy..happy Islamic New Year 1429 H. Smoga slalu dberi kbahagiaan akhirat+dunia. Amin.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Teh Helza#&lt;br /&gt;“Semoga rahmat Allah akan senantiasa tercurah kepada kita semua dan kita akan selalu berada di jalanNya. Selamat tahun baru 1429 H”&lt;br /&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;Rekan kerja dosen dulu di Bdg sekaligus sahabatku ini, terimakasih atas semua kenanganya. Di-replay, “Amien..dlm sjuta harap di lautan kmilau hr yg dinanti tuk gapai cita kmuliaan hakiki..kurangkai do’a dlm cinta utkmu teman..Happy New year, 1 Muharram 1429 H ^_~”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;#Eva (&lt;span style="color:#993399;"&gt;rubrik info niy&lt;/span&gt;)#&lt;br /&gt;“Asslmlykm, stelah trtumpuk sgala kbimbangan, ats perkenan&amp;amp;petnjukNya, yakin kami berniat tuk mengakhri kekosongan dlm hati&amp;amp;agama kami...mhn do’a restu, pd akad nikah kami Eva Khoerizqiah &amp;amp; Rusli Halim Fadli, jum’at 11 Januari 08M/02 Muharram 1429 H pkl 14.00...Trmkash (Eva&amp;amp;Rusli)”&lt;br /&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;akhirnya..Baarakallahu laka wa baaraka ‘alaika wajama’abainakuma fii khoir. Di bdg euy maklum masih harus tunduk aturan kantor dan besok ada acara juga. Ku-reply-lah :”Dlm sempitnya ruang&amp;amp;wkt yg kupunya..tersedia lautan dlm lapangnya hati utkmu shbat...assakinah mawaddah warahmah ad da’wah..nan slalu menyinari syurgamu.Af1 jiddan tdk bisa dtg.”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;#Sapa??# (&lt;span style="color:#993399;"&gt;&lt;em&gt;Partner in Crime&lt;/em&gt;, masa SMU. Setelah menyelesaikan kuliahnya di UNS Jur. Fisika, sekarang mendampingi suami di Timika-Freeport company&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;“SELAMAT TAHUN BARU 1429 H, semoga kita termasuk golongan orang2 yg berhijrah. Hijrah dr kekufuran nikmat mjd syukur nikmat, Hijrah dr kefasikan mjd ahlu ibadah, Hijrah dr kemiskinan hati kpd kelapangan qolbu. Amin”&lt;br /&gt;(&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;Hmm...Ku-reply pastinya :” Amien..dlm sjuta harap di lautan kmilau hr yg dinanti tuk gapai cita kmuliaan hakiki..kurangkai do’a dlm cinta utkmu teman..Happy New year, 1 Muharram 1429 H. Sapa? ^_~”)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;#Sapa??#&lt;br /&gt;“waduh lupa ngasih kbr ya?Aq rizka, saudarimu yg jauh di ufuk timika”&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;(Hee...ku-reply:”Ass..iya niy..gnti no. Ga woro2..he2..kaifahaluk..piye kbre..?dah ada bakal momongan blm niy..ayolah ammahnya diksh dedek..^_~..smp kpn disana?ngajinya gmn?he2..”)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;#Anatomim# (&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Pegawai KPK dan sedang menyelesaikan studinya di Perancis. Yang membantu data dalam penyelesaian skripsi dan maaf salinanan yang diminta blm bisa diberi masih di kampung. Nanti insyaalloh kalo sudah ada saya antar ke KPK&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;“anatomim: ya, udah. selamat tahun baru juga. Semoga lebih berkah untuk kita dan menjadi tahun yang lebih bisa mendekatkan diri pada Allah SWT. Meski tidak ada kabar di sana” (via YM )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Ari Wibowo)# (&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Bapak lulusan UI satu ini lebih dikenal dizamannya dengan sebutan Arbow. Sang motivator dan makasih atas bantuannya di awal kepindahan ke Jkt utk hal satu itu serta pelajaran2nya hingga detik ini&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;“arie wibowo: Kenyataan hari ini adalah mimpi kemarin&lt;br /&gt;Mimpi hari ini adalah kenyataan esok hari&lt;br /&gt;Bermimpilah…….!&lt;br /&gt;Niscaya ALLAH akan mendekap mimpi-mimpi kita…….&lt;br /&gt;Hari kemarin tinggal kenangan,&lt;br /&gt;Hari ini kenyataan yang kita jalani&lt;br /&gt;Hari esok adalah janji ALLAH yang di tepati seperti fajar di pagi hari&lt;br /&gt;Selamat Tahun Baru 1429 H&lt;br /&gt;NEW YEAR, NEW HOPE, NEW SUCCESS” (via YM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Yudhi A#” (&lt;span style="color:#993399;"&gt;sahabat SMU niy..)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;“Yudhi Ariyanto Arian: sampe gak sadar kalo bsk jg taun baru&lt;br /&gt;Yudhi Ariyanto Arian: happy new year jg ya nur” (via YM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;#Erni R#&lt;br /&gt;“Musim silih berganti, bunga yang merekah pun pada akhirnya kan layu..tapi wangi yang ditinggalkannya kan membekas di hati yang mengagumi..Semoga wangi di masa lalu kan jadi harapan dan spirit di masa yang akan datang. SELAMAT TAHUN BARU HIJRIYAH..”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih buat semua (teman2 PERADI, teman2 Barudak FH UNPAD dengan rupa2 yang dikirim dimilist, sangat informatif plus joke2-nya dan teman2 dunia maya yang tdk bisa disebut satu persatu) atas jalinan indahnya persahabatan yang diberi serta reuni-an yang terkesan meski hanya berempat (eh jadi berlima tambahan mas-nya Bu Yunce). Reunian kami ber-4 (Saya, Yuni (Yunce), Fenty (Pepen, eh dah jadi Hj. Fenty), dan Prita), gank akhwat FE hanya saya sendiri FH, tapi persahabatan di kampus UNPAD DU rasanya FE dan FH jadi anak kembar siam..hehe). Buat Teh Lies yang turut hadir jiwanya di reunian meski hanya lewat telp, mengingat dalam minggu2 ini sedang menanti kehadiran buah hatinya yang pertama, semoga diberi kemudahan (smg tidak sampai harus di induksi yach teh...Do’a kami selalu hadir untukmu) dan Bu Yuni yang dalam penantian kelahiran buah hati pertamanya juga. Makasih ole2-nya dari Hj. Fenty yang baru pulang menunaikan Rukun Islam ke-5, mendengar ceritanya, rasa di hati ini kepingin menangis untuk bisa juga berkunjung ke tempat2 yang begitu akrab dengan perjuangan rosul mulia. Madinah diwakili Masjid Nabawi, makam rosul pun begitu tampak dekat, Gunung Uhud, Gunung Tsur, makam para sahabat yang sahid di perang uhud....Hix2..Rindu kami ya Rosulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;N.B : Info lewat buat&lt;br /&gt;1) Ukhti Lita dan Suami-KAMMIers, sudah lewat tanggal/daluwarsa infonya..hee, af1 jiddan juga satu dan byk hal tdk bisa datang...&lt;br /&gt;2) Indra Susmanto dan Yuyun à sudah lewat tanggal/daluwarsa infonya..hee, af1 jiddan juga satu dan byk hal tdk bisa datang...Palembang euy..^_^&lt;br /&gt;3) Bayu dan Hanifah – KEMAers UNPAD , Pernikahannya dilaksanakan di aula masjid raya Al-Mijahidin, Jl. Sancang No.6 Lodaya-Bandung. Sabtu, 19 Jan 2008. Pk.08-10 (akad) dan pk.10-14 (resepsi)&lt;br /&gt;4) Wulan dan Suami, atas pernikahan indahnya (dr kabar di milist) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;5) Gilang Hermawan, S.H. dan Bianda Avissa, S.H., Tgl 19 Januari 2008&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lupa do’a saya untuk mu sahabat : &lt;em&gt;“Baarakallahu laka wa baaraka ‘alaika wajama’abainakuma fii khoir” &lt;/em&gt;(&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;"&gt;Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu, dan keberkahan atas kamu, dan mengumpulkan kamu berdua dalam kebaikan&lt;/span&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makasih kenangannya kembali hadir di lamanya rentang waktu yang memisahkan kita di kehidupan kini...LuV U coz Alloh...^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#003300;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-114937095372304225?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/114937095372304225/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=114937095372304225&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/114937095372304225'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/114937095372304225'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/tak-kabar-kabari.html' title='&quot;Tak&quot; kabar kabari'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1738990799206458468</id><published>2008-01-08T18:18:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T18:19:59.592-08:00</updated><title type='text'>Dalam Diam kau cipta</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#330099;"&gt;Pun telah berlalu masa itu&lt;br /&gt;Masa dinamisasi itu terangkai dalam bait-bait pengharapan&lt;br /&gt;Bersama menggapai sejuta asa dalam lautan harap tak bertepi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh...&lt;br /&gt;Tak pernah kuterlupa semua yang telah lalu&lt;br /&gt;Satu memori, dua memori, tiga memori&lt;br /&gt;Pun banyaknya memori yang tersimpan&lt;br /&gt;Tak surutkan langkahku menggapai sejuta harap dalam lautan mimpiku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh...&lt;br /&gt;Ku pun tak pernah ijinkan kau menjauh dariku&lt;br /&gt;Dalam hembusan setiap langkah hidupku&lt;br /&gt;Dalam gerak, dalam diammu&lt;br /&gt;Hingga waktu pun angkat bicara menuntut hak kebebasannya&lt;br /&gt;Dengan kesetiaan mengemban tugasnya yang tak kenal lelah&lt;br /&gt;Kemarin, sekarang, atau esok&lt;br /&gt;Hanyalah sepenggal putaran episod lelakon kehidupan&lt;br /&gt;Tak bisa kuelakkan semua ini dariku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Romansa tercipta dalam aliran tak bermuara di hilir pun tak di hulu&lt;br /&gt;Mengalun dalam kelembutan gemercik suara kesetiaan&lt;br /&gt;Saat itu, sekarang, esok dan selamanya&lt;br /&gt;Janji hati terpatri dalam kejujuran sanubari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat itu...&lt;br /&gt;Pun tak terkira dalam pikirku jua pikirmu&lt;br /&gt;Bak mimpi buruk yang kehadirannya selalu dihadang&lt;br /&gt;Sebuah keinginan pun datang menuntut rasa yang ada&lt;br /&gt;Tak pandang suasana&lt;br /&gt;Maafkan aku karenanya&lt;br /&gt;Tak kuasa kusimpan sejuta rasa selaksa makna yang ada&lt;br /&gt;Pun tak terkira rasa setelahnya&lt;br /&gt;Kau cipta dendang diam dalam ketidakmengertian ku atas semua rasa&lt;br /&gt;Antara ada atau tiada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oh...&lt;br /&gt;Dalam diam mu&lt;br /&gt;Kau cipta rasa baru remuk redamnya jiwa&lt;br /&gt;Tak kuasa kueja semua aksi dan arti diam yang ada&lt;br /&gt;Hanya derai tangis dan pilu dari teka-teki yang tak kunjung jua kudapati makna katanya&lt;br /&gt;Sampai kapan kau tahan diammu dalam kebisuaan ketidakmengertianku&lt;br /&gt;Pun telah kuurai dan kau terima ragam alasan yang ada&lt;br /&gt;Jua norma agama telah ku dan kau terima&lt;br /&gt;Untuk tidak menyimpan semua yang ada dalam jalinan yang tercipta&lt;br /&gt;Hingga batas waktu yang Tuhan berikan keputusannya untuk titah sang hamba&lt;br /&gt;Masihkah diammu kau tetapkan khusus untukku atas ketidakmengertian yang ada&lt;br /&gt;Dalam diam kau cipta&lt;br /&gt;Sejuta pesona akan khayalku atas keagungan kebesaran-Nya&lt;br /&gt;Telah kau paksa aku kembali ke arah cinta-Nya&lt;br /&gt;Kuterima ketetapan sikapmu dalam sempit dan sakitnya rasa untuk segera kucipta kelapangan romansa di jiwa yang sedang mengembara&lt;br /&gt;Hingga DIA tetapkan satu khusus untukku di batas cakrawala senja&lt;br /&gt;Dalam pelukan ridlo dan rahmat-Nya&lt;br /&gt;Sebuah rasa cinta berbalut kemuliaan sebagai hamba&lt;br /&gt;Selalu selamanya... &lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1738990799206458468?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1738990799206458468/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1738990799206458468&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1738990799206458468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1738990799206458468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/dalam-diam-kau-cipta.html' title='Dalam Diam kau cipta'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7875577113028921402</id><published>2008-01-07T18:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-07T19:02:13.880-08:00</updated><title type='text'>Anda Penggemar Parodi Politik ala “Indonesia”?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330000;"&gt;Bisa jadi minggu kemarin, 06 Januari 2008 itu adalah kali terakhir sampai dengan batas waktu yang belum ditentukan, tayangan “khas” dan “uniq” itu dapat saya nikmati. Mengapa? Pasti anda dan saya akan bertanya-tanya, sebagaimana saya pun telah membuncah keingintahuan tentang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda semua tentu sudah familiar dengan tayangan parodi politik ala Indonesia satu ini, yang dapat kita saksikan jam tayangnya setiap hari minggu tepat Pk. 20.00 WIB di salah satu stasion televisi swasta di negeri ini. Bersiaplah anda, dan juga saya tidak akan menikmatinya lagi sampai kurun waktu yang belum ditentukan. Usut demi usut dari informasi yang disampaikan di sepanjang tayangan terakhir kala itu, dikarenakan orang “no.2” yang menjabat sebagai Wapres tersandung tuduhan kasus Pidana (penipuan dan penggelapan). Dan sebagai bentuk solidaritas sesama pelaku di tayangan tersebut, akhirnyalah tayangan ini akan dihentikan. Lunglai? Saya serasa kehilangan salah satu dunia hiburan saya selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai saat ini saya belum menemukan tayangan edukatif lain selain satu ini yang cukup merangsang kepekaan saya dalam kehidupan ala pemerintahan sentris (sarat kebijakan, politik dan rupa-rupa dari kepemimpinan sebuah negara). Saya dapat berfantastic ria dalam frame idialnya sebuah negara demokrasi yang menjunjung sebuah kebebasan berpendapat. Bagaimana sebuah kritikan santun ala tayangan ini dikemukakan dengan khas sajian parodi yang cukup mengena sasaran saraf otak-otak kita. Tak berbelit, sederhana dan tentu sarat edukatif. Bisa dikatakan saya sangat keranjingan dengan tayangan seperti ini, dengan kadar yang masih normal dalam takaran kewajaran dan kesederhanaan pola pikir saya sebagai rakyat di sebuah negara yang terbesar kelima tingkat korupsinya di dunia ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya, anda yang mengikuti latar belakang kasusnya sampai penetapan tokoh “Wapres” di acara tersebut sebagai tersangka kasus penipuan dan penggelapan, akan banyak menggelayut sebuah teka-teki besar warisan abad Orde Baru tentang pola-pola pengngebirian sebuah kebebasan berpendapat di muka umum. Pola gerak yang terstruktur dan halus tak berbentuk cukup mencitrakan sebuah ketidakwajaran demokratisasi di negeri ini. Ring 1, ring 2 akan menjadi sasaran bidikan &lt;em&gt;sniper&lt;/em&gt; yang siap menjalankan tugas tuannya. Tanpa banyak membuat sebuah kebiasan komunikasi dalam penyajian tulisan ini, saya hanya berharap masih ada secercah cahaya harapan baru dalam merentas jalan reformasi yang belum jua sampai selesai di batas garis &lt;em&gt;finish.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menyiapkan setunpuk buku bacaaan pengganti mengisi kekosongan kekuasaan ala parodi tayangan ini??? ^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7875577113028921402?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7875577113028921402/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7875577113028921402&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7875577113028921402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7875577113028921402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/anda-penggemar-parodi-politik-ala.html' title='Anda Penggemar Parodi Politik ala “Indonesia”?'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-773607079087335038</id><published>2008-01-01T00:32:00.000-08:00</published><updated>2008-01-01T00:43:51.212-08:00</updated><title type='text'>Tradisi Jelang Tahun Baru ala Indonesia..^_~</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Sudah menjadi hal wajib sepertinya ketika detak jarum jam mulai bergerak dari Pk.23.59.59, tertanggal 31 desember 2007 berganti Pk.00.00.00, tertanggal 01 Januari 2008 dengan semarak kembang api atau bentuk apresiasi lain menandai terjadinya pergantian waktu. Apakah iya harus dilakukan seperti itu??? ^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat reportase di beberapa stasion televisi hari ini, selasa 01 Januari 2008 begitu maraknya manusia di jagad bumi ini menyambut detik-detik datangnya pergantian waktu. Seperti di Korea, dengan pemukulan gong di beberapa kuil sebagai tanda pergantian waktu, di Jepang tak kalah religi, dikuil-kuil di lakukan pemukulan lonceng sebanyak 108 kali, sebagai lambang banyaknya dosa dan nafsu manusia, sehingga dengan dilakukan pemukulan sebanyak itu satu persatu dosa manusia terampuni, di Hongkong tak kalah semaraknya dari gedung-gedung pencakar langit berhamburan kembang api dengan kilauan pesona percikan apinya, dan tentu tak mau ketinggalan melewatkan momentum detik-detik pergantian tahun itu adalah Indonesia yang diwakili bertempat di Monumen Nasional (MONAS) Jakarta Pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih di kalender tanggal 31 Desember 2007, kira-kira Pk.19.00 wibb, tepat saat saya melangkahkan kaki keluar dari area gedung Bimantara, saya seperti terjebak dalam lautan manusia yang berbondong-bondong menuju ke arah yang sama, yach...&lt;em&gt;mind-&lt;/em&gt; saya langsung tertuju ke area yang lokasinya tak jauh dari kost atau pun tempat kerja saya, kira-kira hanya ditempuh 5-10 menit jalan menuju tempat yang akan menjadi sejarah pergantian tahun di Indonesia, MONAS. Baru sadar, ternyata saya saat itu telah berjalan melawan arah dengan lautan manusia, tua-muda, remaja-anak2 dengan ritme arah yang seritme, sehingga berkali-kali saya harus berhenti layaknya tikus terperangkap dalam jebakan sang majikan, karena begitu luar biasanya jumlah manusia di Jakarta ini tumpah ruah di tempat yang sama dalam waktu yang sama. Saya perkirakan tak ketinggalan warga di luar lingkaran Jakarta, seperti Depok, Bekasi, Bogor juga mungkin tak mau ketinggalan turut menyemarakkan pergantian waktu itu yang terlihat dari begitu banyaknya penumpang keluar dari stasion Gondangdia (kebetulan dekat juga dengan kost dan kantor), ini sama artinya dengan menambah volume manusia Jakarta yang sudah begitu luar biasa besar jumlahnya memenuhi lapangan MONAS. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;Wow...Wonderful..^&amp;shy;_~&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kali pertama pengalaman pergantian waktu ini saya lewati di &lt;em&gt;epicentrum&lt;/em&gt; segala rupa-rupa manusia yang disebut Indonesia tumpah, Jakarta tentunya.  &lt;em&gt;nattoku ikanai&lt;/em&gt; (=Nalarku tidak jalan). Sungguh energi macam apakah yang mampu menggerakkan manusia-manusia itu? Dengan segala pengorbanan dan resiko terburuk yang tak mudah untuk diprediksi bakalan menimpa pun mampu mengalahkan keurungan niat untuk tidak datang dan cukup memantau dari televisi? Sungguh luar biasa !!(dalam hal ini tafsiran saya serahkan ke masing-masing dari anda sekalian).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dari reportase yang sama saya mendengar dari perhelatan akbar di MONAS itu, ada beberapa pingsan sebagai korban akibat sesaknya manusia di sana, belum lagi sampah-sampah yang terlupa atau sengaja ditinggalkan berserakan di mana-mana yang jumlahnya hampir 73.000 meter kubik (Catt. Biasanya sampah di area MONAS berkisar 10.000 meter kubik/hari) yang menambah daftar kekumuhan pengelolaan &lt;em&gt;event&lt;/em&gt; seakbar itu. Dalam analisa &lt;em&gt;SWOT&lt;/em&gt; sebuah pagelaran yang diprediksi bakalan mengundang minat massa dalam jumlah besar, harusnya hal-hal seperti itu sudah diantisipasi. Dalam hal ini saya tidak mengerti betul, siapa penanggung jawab &lt;em&gt;event&lt;/em&gt; itu dan hal bagaimana pengelolaan &lt;em&gt;event&lt;/em&gt; massal seperti itu dapat berjalan dengan baik begitu juga sesudahnya. Terlepas siapa penanggung jawabnya, memang peran cerdas dari audiens juga dituntut untuk mendukung suksesnya acara berjalan dengan aman dan tertib. Namun lagi-lagi, kita akan dihadapkan pada kebuntuan dalam memapingkan audiens yang mana yang memiliki kecerdasan sedemikian dahsyat sehingga sampai berfikir sejauh itu. Dan bisa jadi karena event ini dikemas nuansa ala rakyat (alias Gratis) mungkin hal-hal yang menyangkut keselamatan, keamanan dan ketertiban menjadi prioritas ujung terbawah. Oh Indonesia...Indonesia...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena hiruk-pikuk dalam &lt;em&gt;euforia event-event&lt;/em&gt; yang bernuansa &lt;em&gt;”happy fun&lt;/em&gt;/hiburan” di negeri ini masih juga tak berubah dan tak pernah berkaca pada sejarah kelabu yang terjadi sebelumnya, terulang dan seringkali terulang lagi. Mungkin kalau diibaratkan anak-anak, semakin dia melakukan berulang kali dia semakin tertawa puas (dalam konteks kedewaaan berfikir kalau itu dilakukan orang dewasa adalah sebuah ketololan, maaf!). Bagaimana kabar-kabar beberapa orang pingsan atau bahkan meninggal karena terinjak-injak atau kekurangan oksigen di pagelaran-pagelaran hiburan band di negeri ini. Jarang &lt;em&gt;event-event&lt;/em&gt; di negeri ini dikemas dalam nuansa &lt;em&gt;edukatif&lt;/em&gt;, pencerdasan yang bisa membantu keterpurukan citra bangsa ini dari kesan mayoritas pintar (mungkin saya salah satu korbannya yang masih terasa jauh dari kesan pintar, karena suguhan-suguhan di hampir televisi negeri ini jarang yang ada misi &lt;em&gt;edukatif,&lt;/em&gt; semua hampir tontonan bernuansa komersialisasi demi keuntungan bisnis semata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dalam waktu yang sama, di tempat lain yang jauh dari daerah saya di menteng, di TMII ada digelar acara bernuansa religi menyambut pergantian tahun. Banyak tokoh yang di hadirkan mengisi di acara tersebut, seperti Din Syamsudin, Arifin Ilham, Hidayat Nur Wahid, dan masih banyak tokoh-tokoh lain. Dengan kadar publikasi iklan di televisi yang tak kalah dengan acara di MONAS, ternyata acara di TMII kalah pamor di penonton tanah air ini. Tak ada satu pun pemberitaan reportase kegiatan di TMII. Saya, anda dan kita semua tentu sudah bisa menebak arah pembicaraan saya ke mana. Sudah bisa membuat sebuah perkiraan seperti apa gaya hidup masyarakat negeri ini. Begitulah rupa-rupa warga negeri republik ini melihat, memandang, menyikapi sebuah &lt;em&gt;event&lt;/em&gt; apakah akan menjadi hiburan semata hanya untuk kepuasan asal membuat seneng dan hanya sekedar ajang melewatkan waktu pergantian dengan hura-hura asal terhibur diri atau sebagai pilihan hiburan itu akan membawanya larut dalam sebuah pemaknaan dari bagian mozaik kehidupan ini (selain hiburan juga tentunya ada makna yang didapat dari &lt;em&gt;event&lt;/em&gt; itu) yang jauh dari kesan hanya sekedar hura-hura saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada yang salah dalam setiap pilihan. Sudah terlalu banyak tersedia pilihan yang ada di sekitar kita, sekarang bolanya ada di setiap penentu pilihan itu, kita. Hanya saja saya melihat, belum adanya sebuah sistem keserempakan yang mendukung terciptanya sebuah kebaikan kolektif, ketertiban kolektif atau pun kecerdasan kolektif jika akhirnya semua dikembalikan ke masing-masing penentu pilihan. Nanti ujung-ujungnya yang akan terjadi adalah polarisari kelompok yang baik makin baik dengan komunitasnya sementara kelompok yang menganggap dirinya tidak baik atau memang terjebak dalam komunitas tidak baik juga akan semakin puas dengan keadaan yang ada. Jadi, kapan ketemunya dua unsur itu kalau masih sendiri-sendiri. sudah saatnya semua unsur itu harus diketemukan dalam banyak hal, termasuk dalam hal penyuguhan &lt;em&gt;event-event&lt;/em&gt;. Jika masing-masing yang punya &lt;em&gt;power&lt;/em&gt; masih asyik dengan kalkulasi-kalkulasi untung rugi dari segi ekonomi sempit, kapan majunya negeri ini??? Sungguh paradoksnya negeri ku tercinta ini. Sebuah persembahan di wajah kalendar pertama 2008. Bersama itu lebih indah...^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sendiri, malam pergantian tahun asyik nongkrongin &lt;strong&gt;Naga Bonar 2 &lt;/strong&gt;di salah satu televisi swasta, sambil membaca buku &lt;strong&gt;Ketika Cinta Bertasbih 2.&lt;/strong&gt; Hanya bertahan sampai kira-kira Pk.22.30 keduanya asyik membiusku dalam nuansa jelang pergantian waktu...meski akhirnya keduanya harus rela dicampakkan tanpa dihiraukan tuannya. Keasyikan buaian dan hembusan lembut dayang-dayang di plesiran pulau kapuk, ternyata lebih melenakan sang tuan menikmati indah mimpi-mimpinya...^_~&lt;br /&gt;Semangat baru...Harapan baru!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu alam bi showab!&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-773607079087335038?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/773607079087335038/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=773607079087335038&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/773607079087335038'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/773607079087335038'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2008/01/tradisi-jelang-tahun-baru-ala-indonesia.html' title='Tradisi Jelang Tahun Baru ala Indonesia..^_~'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3684908367830001526</id><published>2007-12-23T23:29:00.000-08:00</published><updated>2007-12-23T23:44:31.865-08:00</updated><title type='text'>Jatuh lagi...Jatuh lagi...!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Sedikit berubah haluan dalam tulisan kali ini, tak salah kita selalu mengikuti perkembangan menuju “kedewasaan” bernegara, berbangsa dan berdemokrasi negeri kita. Pameo, “jangan jatuh ke lubang yang sama untuk kedua kali”, sepertinya sudah tak lagi di indahkan para pemegang kekuasaan di negeri ini, baik di tingkat eksekutif, legislatif maupun yudikatif. Prinsip Trias Politika yang begitu “masyhur” dan luhur, sebagaimana di ciptakan dalam perenungan panjang sang pencetusnya, hanya akan menjadi &lt;em&gt;manuskrip&lt;/em&gt; usang yang dianggap ketinggalan zaman atau hanya menjadi deretan daftar panjang teori yang harus di kuasai siapa pun pemegang kekuasaan suatu pemerintahan di suatu negara, dan tentu tak ketinggalan, Indonesia salah satunya. Sungguh pun dalam hati kecil ini, tak akan rela &lt;em&gt;labeling &lt;/em&gt;urakan itu di sandang negeri indah ini, Namun, apa daya...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini yang sangat santer menjadi &lt;em&gt;Hot issue&lt;/em&gt; dalam kancah demokratisasi negeri ini adalah Keputusan MA tentang Pelaksanaan ulang PILKADA Sulsel di beberapa daerah pemilihan. Merujuk ke beberapa referensi aturan mengenai PILKADA, kompetensi dari pada lembaga tertinggi pemegang kekuasaan kehakiman di negeri ini, yaitu MA memiliki wewenang menyelesaikan sengketa PILKADA sebatas pada permasalahan Perolehan penghitungan suara. Jika ada salah penghitungan, yach &lt;em&gt;monggo&lt;/em&gt; di hitung ulang saja. Beres khan Bung...? apa musti saya belikan kalkulator canggih &lt;em&gt;“PIPO LONDO&lt;/em&gt;” (istilah kalkulator ini yang selalu dijadikan bahan sentilan Ibunda guru pengajar Matematika di SMP dulu saya sekolah, karena hanya bisa di gunakan untuk operasi-operasi :&lt;em&gt;Ping Poro lan Sudo&lt;/em&gt;, artinya kurang lebih Kali, bagi dan kurang, sementara untuk memenuhi kebutuhan operasi pelajaran matematika saat itu sudah menuntut Kalkulator yang bisa mengoperasikan &lt;em&gt;Cos, Sin, Tan,&lt;/em&gt; dan beberapa operasi lain, anda sudah tentu faham maksud saya kan) Mungkin akan muncul pertanyaan selanjutnya, mengapa demikian? Mengapa tidak diberi kompetensi lebih dari sekedar persoalan penghitungan suara saja. Sangat tergesa-gesa ketika kita langsung melontarkan &lt;em&gt;statement&lt;/em&gt;, bahwa penyusun/pembuat peraturan sangat tidak memberikan kebebasan luas terhadap penegak keadilan...Hmm...Begitukah? Namun, pernahkah kita semua membayangkan betapa sebuah petaka mungkin sudah mengintip di depan mata kita semua melihat putaran perjalanan proses penegakan hukum di negeri ini. Dalam hal ini saya memiliki sudut pandang yang mengerucut dengan para ahli Tata negara di negeri ini, bahwasanya penyusun/pembuat peraturan sangat faham betul mengapa kewenangan MA hanya sebatas pada perolehan penghitungan suara, tidak lebih. Dan tentu ini harus menjadi kata sepakat kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi pertanyaan lain muncul, sejarah membuktikan maha karyanya. Sebut kasus PILKADA DEPOK. Mengingat sedikit, bahwa &lt;em&gt;Presedent&lt;/em&gt; seperti Kasus PILKADA Depok tersebut, MA akhirnya dengan legowo menganulir keputusannya. Dan akankah &lt;em&gt;presedent&lt;/em&gt; itu akan terulang lagi dalam PILKADA Sulsel ini?? Note : &lt;em&gt;Presedent&lt;/em&gt; adalah terhadap kasus yang sama diberlakukan aturan yang sama, kurang lebih seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perenungan itu sampai pada, Pertama, merujuk beberapa peraturan terkait PILKADA, MA telah salah dalam menerapkan hukum. Keputusan MA tentang pengulangan PILKADA di beberapa daerah yang dianggap ada kecurangan, dalam konteks kewenangan yang di atur peraturan jelas di luar kewenangan MA. Kedua, Keputusan MA ini pun juga telah memicu gelombang demonstrasi masyarakat Sulawesi Selatan. Dan yang mengkhawatirkan, jika &lt;em&gt;Presedent&lt;/em&gt; ini diterapkan dalam Pilpres, Pilleg, dapat kita bayangkan apa akibatnya? Perang saudara yang berdarah-darah mungkin akan menghiasi ornament bingkai lukisan kehidupan demokrasi negeri ini. Mengenai biaya jangan tanya! Sudah tentu akan membengkakkan APBN/APBD yang harusnya bisa lebih bermanfaat menyelesaikan persoalan pelik lain negeri ini. Dan yang tak dapat diprediksi adalah pertikaian yang mungkin akan menjadi hiburan &lt;em&gt;ketidakpecusan&lt;/em&gt; pemerintah mengelola negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi, Bapak dan Ibu para penguasa negeri ini...kemanakah larinya pelajaran-pelajaran moral, akan kebajikan, keteladanan, kepemimpinan ala Indonesia, atau peribahasa jawa - &lt;em&gt;Ing ngarso sung tulodho ing madya mangunkarso tut wuri handayani&lt;/em&gt;- itu kini? Yang begitu terngiang-ngiang bahkan mungkin sudah membuat rasa nasionalisme saya mencapai level tertinggi saat pelajaran PMP/PPKN dulu. Tentu kurikulum ini dibuat bukan tanpa maksud, sebagai rakyat, saat itu saya merasakan betapa &lt;em&gt;result&lt;/em&gt; pelajaran itu mampu mencetak warga dengan nasionalisme buta yang terbungkus orde baru, dan seiring perjalanan kenegaraan negeri ini hal-hal berbau orde baru tergantikan dengan prinsip-prinsip reformasi. Lagi-lagi, kemanakah semua memori itu tersimpan wahai Bapak dan Ibu penguasa negeri ini? Atau saat semangat-semangatnya ayahanda dan Ibunda guru pengajar PMP/PPKN sedang asyik mengisahkan jiwa dan semangat berkorban para pahlawan kemerdekaan melawan penjajah, anda semua terbuai dalam tidur siang yang nyenyak sambil menunggu lonceng pertanda pelajaran sekolah usai dan panggilan perut yang selalu melawan tuannya untuk menahan lapar? Kelantangan suara akan kepekaan, kesensitifan dalam hidup bernegara dan berbangsa ini patutnya untuk terus di tumbuh kembangkan. Anda tahu, cobalah anda suarakan hingga gaungnya menyebar di seantero negeri ini. Meski kadang betapa kecil suara rintihan anak-anak pelosok negeri ini yang masih menunggu secercah harapan bisa menikmati kebebasan mengenyam pendidikan layaknya teman-teman seusia mereka di belahan lain bumi pertiwi ini. Hingga saya, anda dan kita semua pun mampu menangkap sinya-sinyal suara yang mulai mengecil terdengar di telinga. Masihkah anda tak peduli? Buka mata-buka telinga. Tak lagi aku akan diam, kita akan diam, bukan lagi mencemooh tanpa etika, santun dalam menyampaikan selalu harus kita kedepankan tanpa mengurangi kelantangan dalam bersikap.&lt;br /&gt;  &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3684908367830001526?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3684908367830001526/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3684908367830001526&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3684908367830001526'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3684908367830001526'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/12/jatuh-lagijatuh-lagi.html' title='Jatuh lagi...Jatuh lagi...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4025427893202471718</id><published>2007-12-22T21:09:00.000-08:00</published><updated>2007-12-22T21:33:26.977-08:00</updated><title type='text'>Diary 3</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pertanyaan yang pertama muncul adalah, mengapa ketika datang sebuah masalah, justru membuat seseorang “dituntut” menjadi lebih sedikit produktif dari kesehariannya. Fenomena paradoks, namun hal yang seharusnya menjadi pelajaran tersendiri buat kita semua. Semua ada masanya, itu point pelajaran moral yang saya dapat! Hanya saja, bagaimana jika si empunya masalah menjadi tidak keluar, science of humanism-nya? Bukankah masalah justru malah membuat “gawat” keadaaan, artinya hal ini akan berkebalikan dari pertanyaan awal saya di atas. Hidup...Hidup, selalu penuh warna dan pesona. Mampukah kita bersikap bijak dan arif...?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cinta pun memiliki karakter yang sama dari banyaknya warna di kehidupan ini. Jika dengan cinta, seseorang mampu melakukan hal di luar “kemampuan” logika seseorang, namun cinta juga mampu membunuh “karakter”, seseorang. Mungkin dari awalnya pemurung jadi pribadi periang, dari pribadi tertutup menjadi pribadi terbuka yang mampu menampung segala keluh, yach begitulah Cinta telah menempati porsi terbesar, namun tak terwujud dalam diri manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana anda mampu membaca tak sekedar kalimat yang terangkai, tapi lebih ke pesan yang tersembunyi di balik sang pencetus untaian buah pikir berikut?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Telah ku tawan cintaku pada sudut ruangan yang kedap suara&lt;br /&gt;Hingga tak lagi terdengar nyanyian rindu pada sang kekasih&lt;br /&gt;Pun tak tersisa sedikit saja celah hingga nafas kemerdekaan itu mampu menerobos membelai lembut wajah ayunya yang mulai layu&lt;br /&gt;Sungguh terlalu memang!&lt;br /&gt;Namun apa daya, hanya itu kebijakan yang harus di tempuh&lt;br /&gt;Kejam namun pengekangan yang cukup realis&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Maafkan aku cinta&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Bagitu spontan kurasa ide seperti itu muncul dalam banyaknya waktu yang kita punya. Dari satu tema ke tema lain. Sebenarnya anda pun bisa melakukan hal di luar kaidah ilmiah yang pakem dari setiap disiplin ilmu. Saya menyebutnya “Pujangga Teri”( bukan bearti saya menganggap bdg kesusastraan rendah, justru krn tingginga derajat keilmuan ini, sangat tdk pantas gelar pujangga ini saya pakai, dan memang saya bukan pujangga, hanya mengikuti apa yang mungkin tidak kalah bedanya dengan kerjaan seorang pujangga) sebuah nilai kebebasan berekspresi dari kondisi yang tercipta saat itu, menit itu dan detik itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Cinta telah kutabur, bersemi sungguh indah tak terperi&lt;br /&gt;Namun, dengan cinta juga telah kumatikan perkembangbiakannya&lt;br /&gt;Sebuah hitung-hitungan tak masuk di akal pedagang, siapa yang mau impas?&lt;br /&gt;Tapi itu jauh lebih baik sebelum kerugian jatuh menimpanya&lt;br /&gt;Akan lebih sakit kurasa!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Bagaimana mungkin kisah pecinta demikian sahdu menyayat hati?&lt;br /&gt;Mungkinkah sang pecinta hanya mengisahkan dirinya dalam dunia imaginernya?&lt;br /&gt;Hingga kalkulasi matematis pun tak mampu menerka seberapa real nominal cintanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kemisterian cinta pun menjadi jawab atas teka-teki semua itu&lt;br /&gt;Tak pernah ada cinta dari kekasih yang didampa&lt;br /&gt;Tak pernah ada perhitungan seberapa real cinta itu dalam kalkulasi matematis&lt;br /&gt;Tak ada setumpuk keberanian sebagaimana ada dalam kisah-kisah sang pejuang cinta yang rela menembus gelapnya malam dan rindangnya hutan untuk menemui cintanya&lt;br /&gt;Lagi-lagi hampa tanpa batas akhir nafas kemerdekaan itu akan bisa diraihnya&lt;br /&gt;Yang ada hanya sebuah kepasrahan tanpa kemauan untuk berbuat lebih&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu yang tetap memberikannya kekuatan&lt;br /&gt;Begitu adilnya Tuhan ciptakan sesuatu lengkap dengan stel pasangannya&lt;br /&gt;Lagi-lagi misteri itu tak satu pun mampu mengungkap&lt;br /&gt;Dengan kebesaran-Nya, kelak ketika sang bayu mampu menerobos celah-celah dinding keegoisan itu&lt;br /&gt;Sebuah nafas kemerdekaan pun disandangnya&lt;br /&gt;Meraih nafas kehidupan dengan apa yang banyak orang sebut “CINTA”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Kalau kita bahas dari kaidah ilmiah kesusatraan tentu buah pikir di atas, sudah sangat anomali dari kaidah pakemnya. Begitu bebas, menerjang rumus-rumus canggih yang telah di susun sedemikian rumit dan payahnya oleh para pujangga di blantika sastrawan-sastrawati hebat negeri ini. Nakal, tapi berani bereskpresi untuk menguak sedikit kejujuran hati. Bukankah ini jauh lebih positif kurasa? Lagi-lagi berlandas atas argumentatif mengasah kemampuan permainan emosional dengan kecocokan dalam diksi yang akan dipasangkan dalam kalimat. Bukan begitu? Jika kita mulai jujur dengan kehidupan ini, sungguh akan anda temukan sebuah keajaiban TUHAN dengan segala ciptaanNya. Dia telah menciptakan saya, anda dan kita semua dengan keanekaragaman cetakan yang berbeda untuk bersama menorehkan prestasi terbaik dalam ornament kehidupan yang begitu sementara ini. Dari kata dasar cinta, akan berkembang ke religi, atau Humanis mungkin. Tak pernah habis ide ketika coba terus kita asah dengan sebuah keberanian berexperimental...^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan cinta aku bisa mengenalnya&lt;br /&gt;Dengan cinta aku paksa untuk melupakan dan menghilangkannya &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Mungkin akan ada kisah selanjutnya dari episode ini...?&lt;br /&gt;Hanya waktu yang akan meng-endingkan dari skenario mozaik-mozaik anak manusia ini&lt;br /&gt;Di tangan sang sutradara Maha handal dan Maha Dahsyat&lt;br /&gt;Tuhan, aku bersimpuh di kaki-Mu...&lt;br /&gt;Berikan yang terbaik dari Sisi-Mu&lt;br /&gt;Khusus untuk-ku...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4025427893202471718?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4025427893202471718/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4025427893202471718&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4025427893202471718'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4025427893202471718'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/12/diary-3.html' title='Diary 3'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-876020158658853673</id><published>2007-12-05T02:12:00.000-08:00</published><updated>2007-12-05T03:07:47.328-08:00</updated><title type='text'>Seberapa pintarkah manusia?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jika anda menyaksikan tayangan berita Nuansa Pagi Seputar Indonesia di salah satu televisi swasta nasional, Rabu, 05 Desember 2007, kita manusia ternyata tidak sepintar dugaan kita dan setajam dalam hal ingatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di &lt;em&gt;kyoto&lt;/em&gt;, Jepang, dilakukan sebuah eksperimen antara manusia dan simpanse. Uji ini dilakukan dengan metode game di komputer. Simpanse dan beberapa mahasiswa yang ikut dalam eksperimen itu, akan disuguhkan sebuah game berupa angka-angka yang di acak urutannya dan ditutup angkanya setelah sekilas ditampilkan. Dalam pengurutan angka acak dan angka yang ditutup tersebut, alhasil simpanse lebih cepat dan lebih kuat mengingat urutan angka acak tersebut dalam menyelesaikan game. Jadi, masihkah manusia merasa paling pintar dan pemilik ingatan terkuat? Ternyata, &lt;em&gt;we are nothing&lt;/em&gt;!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Simpanse yang ikut eksperimen tersebut adalah sipanse yang telah di latih khusus mengenal angka selama 6 (enam) bulan. Bagaimana dengan manusia yang tentu lebih lama dalam mengenyam pendidikan? Jadi, apakah masih kita merasa makhluk yang “terpintar” dan “pemilik ingatan paling tajam?”. Kalau pun Tuhan memberika anugerah kepada manusia sebagai makhluk yang paling Sempurna, bukan lantas kita menjadi manusia yang “sok”bukan?, karena dalam hal tertentu makhluk lain lebih unggul, sebut dalam hal ini simpanse...Hem!&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-876020158658853673?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/876020158658853673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=876020158658853673&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/876020158658853673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/876020158658853673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/12/seberapa-pintarkah-manusia.html' title='Seberapa pintarkah manusia?'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8934811371479129086</id><published>2007-12-04T18:28:00.000-08:00</published><updated>2007-12-04T18:29:50.500-08:00</updated><title type='text'>Buka Mata! ini Nyata! Hanya di Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampah...sampah...sampah! Sampah adalah semua benda yang dibuang karena dianggap sudah tidak layak digunakan, dan identik dengan bau yang tidak sedap. Buka mata, ini nyata, hanya terjadi di Indonesia, bagi sebagian orang, sampah adalah ”harta karun”, bahkan tambang emas yang tiada habisnya bagi pemulung. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fenomena sungai menjadi bak sampah panjang bukan lagi hal baru terjadi di negeri ini. Sebut Prayitno, seorang pemulung yang menunggui sungai Ciliwung, Jakarta, telah melakoni profesinya selama 10 tahun. Tiap harinya ia memerlukan waktu 10 jam untuk bisa mengantongi uang Rp. 15 ribu, dari hasil penjualan sampah-sampah plastik yang berhasil diburunya. Jangan anggap sepele, untuk bisa mendapatkan uang sebesar itu, Prayitno membutuhkan konsentrasi tinggi, jika tidak, maka sampah yg diincarnya akan lolos dari jaring yang dipasangnya. Namun jangan khawatir, sampah-sampah  tadi akan tertahan di pintu air manggarai. Di situlah beraneka ragam sampah bertemu dari berbagai aliran sungai. Sebut saja : kasur, kursi, bantal, sandal atau alat-alat kebutuhan sehari-hari yang begitu akrab di sekitar kita, lengkap bisa ditemui di pintu air Manggarai, Jakarta Timur. Buka mata, ini nyata, hanya di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Prayitno memburu harta karun di Ciliwung dengan penjaring, lain lagi dengan pemulung lain yang memburu harta dengan alat penarik logam/besi. Dengan berbekal perahu kayu sederhana, sebut “T” berlayar di sungai ciliwung dan cukup menenggelamkan alat penarik logam itu ke dasar sungai, ia mampu mendapatkan : paku, sendok, garpu, atau logam/besi lain yang dapat di jual dan mendatangkan uang. Sehari saja “T” mampu mendapatkan Rp. 30 rb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gambaran di atas, tentu bagi sebagian ini adalah surga yang mendatangkan uang. Buka Mata! Ini Nyata! Hanya di Indonesia. Meski setiap hari sampah-sampah itu diangkut tetap saja menumpuk. Jika terjadi banjir, jangan hanya kita menuding pintu air tapaklampah di depok, jika manggarai saja sudah tidak mampu menjadi penyokong Jakarta tidak banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efect domino yang serba sulit dicari sisi terbaik solusinya. Jika bisa dari yang terkecil kita mulai saat ini, detik ini, mengapa harus menunggu banjir memenuhi rumah-rumah kita? Sudah saatnya juga pemerintah sebagai pengambil kebijakan melakukan tugasnya sebagai public service dengan baik. Musim penghujan mulai datang. Banjir mulai menghantui sebagian besar warga ibukota. Jangan tunggu lagi menunggu banjir itu datang! Karena begitu sudah begitu banyak permasalahan yang dewasa ini dihadapi warga ibukota, dari kemacetan akibat proyek busway yang tak kunjung usai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buang sampah pada tempatnya! Produktif dan Tetap berkarya, karena rezeki itu bisa datang dari berbagai pintu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Save My Earth! &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8934811371479129086?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8934811371479129086/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8934811371479129086&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8934811371479129086'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8934811371479129086'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/12/buka-mata-ini-nyata-hanya-di-indonesia.html' title='Buka Mata! ini Nyata! Hanya di Indonesia'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2170829890794654256</id><published>2007-12-02T21:36:00.000-08:00</published><updated>2007-12-02T21:42:53.107-08:00</updated><title type='text'>Apa sich Perubahan Iklim {Climate Change} itu ..?</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Pada hari ini, Senin, 3 Desember 2007, telah dibuka konferensi Perubahan Iklim &lt;em&gt;“Climate Change”&lt;/em&gt; di Nusa Dua, Bali yang diikuti hampir 181 Negara di seluruh dunia. Pertanyaan yang selanjutnya muncul, mengapa harus Indonesia dan Bali yang lebih khusus dipilih? Selalu tidak lepas dari hitung-hitungan nilai ekomonis, baik dari segi pariwisata atau yang lebih dan jangan sampai hal ini terjadi adalah bangsa ini terlalu rendah menilai dirinya untuk mendukung sebuah konferensi tingkat Internasional ini. Konferensi ini dipastikan akan dihadiri 10.000 ribu orang. Konferensi ini diadakan dalam rangka guna mensinergiskan negara-negara di dunia sebelum berakhirnya Protokol kyoto tahun 2012. Meskipun dalam konferensi ini tidak akan dihasilkan traktat, namun diharapkan dapat menghasilkan kesepakatan dalam beberapa hal seperti, mekanisme pengurangan emisi, adaptasi perubahan Iklim, pendanaan pengurangan emisi karbon dan alih teknologi yang ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang harus mendapat perhatian lebih adalah apa dan bagaimana kita harus menjadi tahu dan lebih terpahamkan lagi tentang Fenomena Perubahan Iklim global ini. Sebagai dampak yang langsung terasa tentu adalah adanya perubahan iklim di bumi ini yang makin hari makin terasa. Penyebab pemanasan global adalah efek dari gas rumah kaca, &lt;em&gt;eits..!&lt;/em&gt;bukan lantas sebuah rumah kaca akan mengeluarkan gas loh...! Efek gas rumah kaca adalah kumpulan gas di atmosfer yang mampu menyerap panas matahari, sehingga suhu di bumi menjadi hangat. Gas ini dapat berasal dari aktifitas manusia, seperti pembakaran minyak bumi, bensin, pemakaian spray baik berupa spray untuk rambut, minyak wangi, atau pemakaian alat-alat yang mendukung keseharian kita seperti kulkas, AC atau karena aktifitas lain yang dapat menghasilkan gas karbon. Efek ini telah meningkatkan suhu di permukaan buminya, berkisar 1-5 derajat celcius dan hal ini dapat menjadi katalis/pemicu pencairan es di kutub yang mengakibatkan permukaan air lau terus naik. Bahkan diprediksi tahun 2100 permukaan air laut akan naik setinggi 90 cm.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyumbang terbesar dalam pemanasan global ini adalah pembakaran kendaraan bermotor atau pembakaran dari aktifitas pabrik-pabrik. Dapatkah anda membayangkan jika disumsikan 1 liter Bensin menghasilkan Karbon oksida 15 kg, dan jika perhari ada 40.000.000 kendaraan maka perhari akan menyumbang karbon oksida 60 ton/hr. Sungguh mengerikan, untuk sebuah warisan bagi anak cucu kita kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain dampak yang langsung terlihat kasat mata, ada sesungguhnya dampak yang secara runut dapat kita perhatikan, yaitu kemiskinan. Perubahan Iklim dapat sebabkan kemiskinan, bagaimana tidak. Fenomena kekeringan atau banjir/tanah longsor akibat hutan-hutan yang gundul telah menyebabkan petan mengalami gagal panen. Atau para nelayan yang urung melaut karena gelombang yang tidak bersahabat? Mengingat hampir mayoritas mata pencaharian penduduk negeri ini adalah sebagai petani dan nelayan. Sungguh dampak pemanasan global ini turut menimbulkan kerugian ekonomi yg menyebabkan kemiskian. Dari data yang dapat saya tunjukkan dari tayangan di Seputar Indonesia, senin, 3 Desember 2007, tercatat di P. Jawa, gagal panen dengan penyebab kekeringan mencapai 4 juta 100 ribu Ha, dan akibat banjir 4 juta 300 ribu Ha. Sementara angka statistik masih dari sumber Seputar Indonesia, tahun 2006 angka kemiskinan mencapai 39.30 juta dari penduduk Indonesia kurang lebih 200 juta, dan tahun 2007 kemiskinan mencapai 37,17 juta. Meskipun adanya pengurangan angka kemiskinan, namun dari segi upah buruh tani tidak meningkat dan pengangguran meningkat akibat gagal panen. Memang secara kasat mata terlalu sulit membuat sebuah korelasi/ hubungan sebab akibat antara variabel gagal panen dan fenomena pemanasan global yang menghasilkan statistik angka-angka kemiskinan. Bagaimana banjir di jakarta beberapa hari yang lalu, menyebabkan banyak orang kehilangan hartanya bahkan nasi uduk yang harusnya mampu disantap bersama pun menjadi tidak bisa lagi di lakukan. Bagaimana cuaca dengan drastis dapat berganti dengan tanpa kompromi, jika sehari cuaca jakarta bisa sangat terik (panas) bisa jadi besoknya atau bahkan masih dalam hari yang sama akan dapat turun hujan dengan sangat derasnya yang menyebabka air “melimpah” di mana-mana. Sungguh alam tak lagi bersahabat dengan kita karena ulah tangan-tangan jahil kita! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah alam senantiasa akan memberikan sebuah reaksi atas setiap aksi dari manusia sebagai pelaku di atas muka bumi ini. Sebagaimana dalam hukum fisika, ada aksi-reaksi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Wallahu'alam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2170829890794654256?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2170829890794654256/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2170829890794654256&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2170829890794654256'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2170829890794654256'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/12/apa-sich-perubahan-iklim-climate-change.html' title='Apa sich Perubahan Iklim {Climate Change} itu ..?'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1511177702021668949</id><published>2007-11-29T22:15:00.000-08:00</published><updated>2007-11-29T22:24:30.269-08:00</updated><title type='text'>Kick Andy Episode Kepala Sekolahku “Pemulung”</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Meski malam itu saya tidak mengikuti acara Kick Andy di salah satu stasion televisi swasta nasional dari awal, namun saya masih sempat mengikuti acara itu sampai selesai. Tokoh yang di angkat dalam episode kali ini sangat menarik, memesona saya, dan bahkan mengaduk emosional jiwa, membawa penonton seakan ingin ada ditengah kehidupan sang tokoh...Ahh, hanya khayal-ku semata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa tokoh yang ditampilkan, mulai dari : sang tokoh yang susah mengenyam pendidikan di daerah Entikong, pun tokoh yang hanya lulusan SD namun karena tuntutan kebutuhan pendidikan di daerahnya, terpaksa harus mengajar dengan hanya berbekal tamatan SD, dan uniknya sang guru yang merangkap kepala sekolah harus mengajar 3 kelas sekaligus. Dapatkah anda membayangkan? Dalam waktu yang bersamaan harus mengajar 3 kelas? Ternyata sang guru tak kalah cerdiknya. 3 Ruangan kelas akhirnya di gabung dengan satu fokus Sang guru bisa tetap di bangku duduknya...hem, bener juga! Terkadang kecerdikan dan kegigihan muncul saat situasi dan kondisi begitu menghimpit. Meski konklusi ini tidak dapat saya dukung dengan tampilan data-data sehingga keakuratan kesimpulan itu mendekati kebenarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh selanjutnya adalah sang guru yang mampu menciptakan beragam peragaan matematika, fisika dengan memanfaatkan limbah sekitar, seperti kardus, botol dan lainnya dalam mengajar. Dengan metode cerdik ini, ternyata mampu membawa para murid merasakan enjoy dengan pelajaran yang selama ini terkesana “menyeramkan”, sungguh menyenangkan bukan, kalau setiap pendidik memiliki kreatifitas dalam mentransfer keilmuannya ke para murid seperti sang guru. Dengan demikian dapat merangsang daya kreatifitas para murid atau bahkan mampu mengeksplorasi bakat dan kemampuan masing-masing peserta didik. Tentu hal ini tidak mudah, karena masih hampir sebagian besar “mind” murid berprestasi itu dari itung-itungan kalkulasi matematis, tolok ukurnya nilai yang tinggi/besar. Begitulah seharusnya kita menjadi pembelajar yg baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhir tayangan episode kali ini, dihadirkan pula sosok yang saya bingung bagaimana mencoba untuk menyebut sang tokoh. Jika sang pembuat film menyebutnya “manusia setengah dewa”, saya pun tak bisa membantahnya. Bagaimana anda dapat membayangkan dengan predikatnya sebagai Kepala Sekolah, yang harusnya berkutat dengan pulpen dan kertas, kini harus merangkap peran lain dan akrab dengan sampah-sampah. Hingga judul itu pun muncul, Kepala Sekolahku “Pemulung”. Hanya sebuah decak kagum dan simpati, kalau pinjam istilah jepang &lt;em&gt;“ nattoku ikanai”(=&lt;/em&gt;nalarku tidak jalan). Dalam wawancara itu mengalir semua kisah keluarga sang tokoh. Dengan kondisi yang serba kekurangan, kegigihannya untuk terus mampu menjadi kepala keluarga dengan menjadi pemulung setelah pulang dari sekolah demi mencukupi kebutuhan anak dan isterinya yang sedang menderita kanker otak, cukup untuk membuat nalarku tidak jalan&lt;em&gt;(nattoku ikanai).&lt;/em&gt; Sungguh sebuah peran, yang saya fikir tidak ada satu pun manusia, yang mau dengan kondisi seperti Sang tokoh, namun kini ia hadir dengan perannya itu. Bukan hal mudah yang dapat dukungan dari pihak sekitar termasuk sekolah, apalagi statusnya sebagai guru selayaknya bisa melakukan tambahan pelajaran ke siswanya dengan membuka les/bimbingan belajar tambahan. Alhasil, sang tokoh dengan tegas menjawab bahwa sisa waktu dari pulang sekolah itu tak cukup untuk mengembalikan konsentrasinya guna melanjutkan mengajar. Hingga akhirnya memulung sampah yang telah dilakoninya selama 15 (lima belas) tahun, cukup membuat perannya sebagai kepala keluarag menjadi sempurna (dalam hal ini tentu penghasilan yng diharapkan mampu membiayai kebutuhan keluarganya). Hal ini nampak dari pernyataan sang isteri, sebagaimana saya kutip saat mendengar penuturannya, ” saya menerima bapak apa adanya, karena dia sudah mampu menghidupi saya dan anak-anak saya meski dengan penghasilan yang tak seberapa”. Sungguh mulianya hati sang isteri,  akibat kanker yang dideritanya saat ini, mata sebelahnya hampir tak bisa dipakai untuk melihat dengan normal. Begitulah, kisah kepahlawanan sejati selalu tumbuh dan hadir di saat kondisi keterbatan dan kekurangan, ketakutan serta kepasrahan setelah berusah, menjadi pernik-pernik dalam lingkup kehidupan sang pahlawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Potret kehidupan pahlawan tanpa tanda jasa ini seharusnya, mampu menguatkan komitmen pemerintah dalam merealisasikan APBN untuk pendidikan yang 20%, bukan hanya sekedar Kata atau NATO (&lt;em&gt;No Action Talk Only).&lt;/em&gt; Rakyat menunggu bukti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu lagi pelajaran saya dapatkan. Berangkat dari sebuah ketulusan dan kemurnian niat dari sang tokoh dengan perannya sebagai ”kepala sekolah” sekaligus ”kepala keluarga” dan kondisi ekonomi yang serba kekurangan, namun dia mampu menjadi Lelaki ”hebat”, karena semua itu tak lepas dari tokoh di balik semua itu, isterinya yang menjelma menjadi sosok perempuan yang ”hebat”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;wallahu’ alam bishowab&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1511177702021668949?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1511177702021668949/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1511177702021668949&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1511177702021668949'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1511177702021668949'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/11/kick-andy-episode-kepala-sekolahku.html' title='Kick Andy Episode Kepala Sekolahku “Pemulung”'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5744075203595693969</id><published>2007-11-24T21:27:00.000-08:00</published><updated>2007-11-24T21:33:59.000-08:00</updated><title type='text'>Sang Lawyer Tegas dan Berani itu...!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tokoh momunental di kalangan Al-Ikhwan satu ini, adalah sosok yang begitu Tegas dan Berani, pemilik jiwa-jiwa Pengobar itu tak lain Ustadz Umar Abdul Fattah bin Abdul Qadir Mushthafa Tilmisan. Lahir dan besar dalan suasana yang jauh dari bid’ah. Sampai akhirnya beliau mengambil Kuliah di Fakultas Hukum dan jalan “Lawyer” menjadi pilihannya untuk berjuang bersama Al-Ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesibukan beliau sebagai pengacara tidak membuatnya lupa untuk selalu menuntut ilmu. Beliau banyak menelaah berbagai ilmu, seperti : &lt;em&gt;tafsir, hadits, fiqh, sirah, tarikh&lt;/em&gt; dan &lt;em&gt;biografi&lt;/em&gt; tokoh. Syaikh Umar Tilmisani juga mengikuti perkembangan berbagai konspirasi-konspirasi yang bertujuan menjatuhkan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di era modern seperti sekarang, sosok lawyer yang memiliki kejernihan hati, kebersihan jiwa, kehalusan ucapan, keindahan ungkapan yang keluar dari lisannya, lidah yang fasih dengan teknik berdebat dan dialog yang sangat tersusun layaknya Umar Tilmisani, begitu sulit dijumpai, saya tidak mengatakan “tidak” ada, sekali lagi sangat sulit, dan sudah saatnya sosok tokoh satu ini dihidupkan kembali untuk mendukung terbentuknya lawyer-lawyer yang handal di negeri ini, tidak hanya handal dari sisi profesionalitas tapi juga sisi religi yang begitu kental, mewarnai tiap langkahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika, Umar Tilmisani ini menceritakan tentang dirinya &lt;em&gt;:”karena itu saya tidak bermusuhan dengan siapapun, kecuali dalam rangka membela kebenaran atau mengajak menerapkan kitabullah. Kalaupun ada permusuhan, maka itu berasal dari pihak mereka, bukan dariku. Saya bersumpah untuk tidak menyakiti seorangpun dengan kata-kata kasar, meskipun tidak setuju dengan kebijakannya atau bahkan dia menyakitiku. Karena itu, tidak pernah terjadi permusuhan antara diriku dengan seseorang karena masalah pribadi"&lt;/em&gt;. Al hasil, tidak berlebihan kalau disimpulkan bahwa siapapun yang keluar dari majelisnya pasti mengagumi, menghormati dan mencintai tokoh unik ini. Dan sifatnya yang tak kalah unik, adalah beliau sangat pemalu, seperti diketahui orang-orang yang mengenalnya dari dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sisi lain era dulu dan sekarang, jika beliau menjadi tegas dan tegar lantaran pemerintah saat itu memenjarakan beliau hingga hampir dua puluh tahun, bagaimana dengan kita saat ini? Alam demokrasi sudah semakin membuat kita leluasa dalam berkreasi dan mengeksplorasi diri, namun akankah jiwa-jiwa pembaharu itu juga muncul di kita? Bagaimana kita dapat mengutip hikmah dari beliau, ketika dalam wawancaranya beliau mengatakan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;:”Tabiat yang membesarkanku membuatku benci kekerasan, apapun bentuknya. Ini bukan hanya sekedar sikap politik, tetapi sikap pribadi yang terkait erat dengan struktur keberadaanku. Bahkan, andai didzalimi, saya tidak akan menggunakan kekerasan. Mungkin saya menggunakan kekuatan untuk mengadakan perubahan, bukan untuk kekerasan.”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Dalam untain nasehatnya terhadap generai muda, Syaikh Umar Tilmisani berkata &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;:”Tantangan akan semakin berat dan sukar, bagi mereka yang berjuang di jalan kebenaran. Meski begitu, unsur lain yang tidak kalah penting, menurut beliau adalah Yakin pada sang Pencipta. Bagaimana kisah ini dapat terbukti pada saat peperangan antara pasukan Thalut dan Jalut. Menurut logika dan akal manusia, pasukan Thalut yang beriman tidak mampu melawan Jalut dan tentaranya. Tetapi, ketika pasukan kaum mukmin yakin kemenangan itu datang dari Allah Ta’ala, bukan hanya bergantung pada jumlah pasukan dan kelengkapan persenjataan, maka mereka dapat mengalahkan Jalut dengan izin Allah Ta’ala. Saya tidak meremehkan kekuatan pribadi, juga tidak meminta da’i selalu membisu, zikir dengan menggerakkan leher ke kanan dan ke kiri, memukulkan telapak tangan dan menengadahkan dagu, karena itu semua bencana yang membahayakan dan mematikan. Sesungguhnya yang saya inginkan ialah berpegang teguh dengan wahyu Allah Ta’ala, berjihad dengan kalimat yang benar, tidak menghiraukan gangguan, menjadikan diri sebagai teladan dalam kepahlawanan, bersikap ksatria, istiqomah dan yakin bahwa Allah Ta’ala pasti menguji hamba-hamba-Nya dengan rasa takut, lapar, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan, agar dapat diketahui siapa yang tulus dan siapa yang munafik. Aspek-aspek inilah yang merupakan faktor-faktor penyebab kemenangan. Kisah-kisah di dalam Al-Quran merupakan argumen paling baik dalam masalah ini."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Semangat pemuda yang diiringi pemahaman mendalam tidak memerlukan banyak eksperimen, tetapi sangat memerlukan kesabaran, kekuatan dan komitmen pada aturan Al-Quranul Karim, dan mengkaji sirah generasi pendahulu yang telah menerapkannya di setiap aktivitas mereka. Itu penting agar karuni kemenangan, kemuliaan dan kekuasaan yang hampir mustahil, senantisa tercurah. Satu lagi, Umar Tilmisani menempuh jalan tidak konfrontatif dengan penguasa dan berkali-kali beliau menyerukan, &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;"Bergeraklah dengan bijak dan hindarilah kekerasan dan extremisme."&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;strong&gt;Tak sekedar kata&lt;br /&gt;Tapi ini langkah nyata&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wallahu’alam bishowab&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5744075203595693969?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5744075203595693969/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5744075203595693969&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5744075203595693969'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5744075203595693969'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/11/sang-lawyer-tegas-dan-berani-itu.html' title='Sang Lawyer Tegas dan Berani itu...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2296920633224189697</id><published>2007-11-12T17:49:00.000-08:00</published><updated>2007-11-12T18:01:42.168-08:00</updated><title type='text'>Iman itu Cerita Keajaiban...!</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Semoga suguhan ini memberikan kita sebuah &lt;em&gt;suplemen&lt;/em&gt; vitamin energi spiritual kita dalam merancang dan menyonsong sebuah kesuksesan dalam konteks lebih luas. Bermula dari sebuah pola pikir dan tergerak dalam sebuah ritme langkah-langkah teratur dan terarah untuk sebuah revolusi diri, bermula dari "ia", Iman. Bagaimana seorang M. Matta berujar dalam paparan bahasa tulisannya yang sangat khas, lugas, sederhana dan tentu sarat makna untuk menambah khasanah keilmuan kita. Berikut bagian dari Buku (“Menuju Cahaya” Recik-Recik Tarbiyah &amp;amp; Dakwah M. Anis Matta), yang sengaja saya bagi dengan teman-teman sekalian. Selamat membaca dalam sempitnya waktu yang teman semua miliki, semoga bermanfaat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;## Iman adalah sumber jiwa yang senantiasa memberikan kita kekuatan untuk bergerak menyemai kebaikan, kebenaran dan keindahan dalam zaman kehidupan, atau bergerak mencegah kejahatan, kebathilan dan kerusakan di permukaan bumi.  Iman adalah gelora yang memberi inspirasi kepada pikiran-pikiran kita, maka lahirlah &lt;em&gt;bashirah.&lt;/em&gt; Iman adalah cahaya yang menerangi dan melapangkan jiwa kita, maka lahirlah taqwa. Iman adalah bekal yang menjalar di seluruh bagian tubuh kita, maka lahirlah harakah. Iman menentramkan perasaan, menguatkan tekad, dan menggerakkan raga kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman merubah individu menjadi baik, dan kebaikan individu menjalar dalam kehidupan masyarakat, maka masyarakat menjadi erat dan dekat. Yang kaya di antara mereka menjadi dermawan, yang miskin menjaga &lt;em&gt;Iffah&lt;/em&gt; (menjaga kehormatan dan harga diri), yang berkuasa menjadi adil, yang ulama menjadi taqwa, yang kuat menjadi penyayang, yang pintar menjadi rendah hati, yang bodoh menjadi pembelajar. Ibadah mereka menjadi sumber kesalehan dan kedamaian, ilmu pengetahuan menjadi sumber kekuatan dan kemudahan, kesenian menjadi sumber inspirasi dan semangat kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika anda bertanya, mengapa Bilal dapat bertahan di bawah tekanan batu karang raksasa dengan terik matahari padang pasir yang membakar tubuh? Mengapa ia membunuh majikannya dalam perang Badar? Mengapa ia yang tadinya hanyalah seorang budak bisa berubah menjadi pembesar Islam? Lalu, mengapa Abu Bakar yang lembut menjadi sangat keras dan tegar saat Perang Riddah? Mengapa Umar Bin Khattab r.a. yang terhormat mau membawa gandum ke rumah seorang perempuan miskin di malam hari?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa Khalid Bin Walid lebih menyukai malam-malam dingin dalam Jihad fi Sabilillah daripada seorang perempuan cantik di malam pengantin? Mengapa Ali Bin Abu Thalib mau memakai selimut Rasulullah SAW dan tidur di kasur beliau saat dikepung menjelang hijrah, atau hadir dalam pengadilan saat beliau menjadi khalifah untuk diperkarakan dengan seorang warganya yang Yahudi? Mengapa pula Utsman bin Affan bersedia menginfakan semua hartanya, bahkan membiayai sebuah peperangan di masa Rasulullah SAW seorang diri? Jawaban semua itu ada disini : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Iman!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Islam sepanjang lima belas abad ini mencatat, kaum muslimin meraih kemenangan-kemenangan dalam berbagai peperangan, menciptakan kemakmuran dan keadilan, mengembangkan berbagai macam ilmu pengetahuan dalam peradaban...Apa yang membuat mereka mencapai semua itu? Itulah saat dimana Iman mewarnai seluruh aspek kepribadian setiap individu muslim, dan mewarnai seluruh sektor kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi sejarah juga menorehkan luka. Pasukan Tartar membantai 80.000 orang kaum muslimin di baghdad, pasukan Salib menguasai Al-Quds selama 90 tahun, surga Andalusia hilang dari genggaman kaum muslimin dan direbut kembali oleh kaum Salib, Khalifah Utsmaniyah di Turki dihancurkan gerakan Zionisme internasional...Apa penyebab kehancuran ini? Itulah saat di mana iman hanya menjadi ucapan lisan dan tidak mempunyai hakikat dalam jiwa dan pikiran, tidak memberi vitalitas dan dinamika dalam kehidupan, lalu tenggelam dalam lumpur syahwat. Karena itulah penguasa mereka menjadi zhalim, orang kaya menjadi pelit, orang miskin menjadi pengkhianat, dan tentara mereka tidak punya nyali!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abu Hasan Ali Al-Hasani An-Nadwi mengatakan : saat kejayaan adalah saat iman, dan saat keruntuhan adalah saat hilangnya iman. Sebagaimana iman menciptakan keajaiban di alam jiwa, seperti itu juga ia menulis cerita keajaiban di alam kenyataan. Gelora dalam jiwa pun menjelma menjadi prestasi-prestasi sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Swt, berfirman : &lt;em&gt;“ Dari apakah orang yang sudah mati kemudian kami hidupkan dan kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-sekali tidak dapat keluar daripadanya? Demikianlah kami jadikan orang yang kafir itu memandang baik apa yang telah mereka kerjakan...”&lt;/em&gt; (Q.S. Al-An’am :122)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, ketika berbicara tentang proyek kebangkitan Islam, kita bertemu lagi dengan aksioma ini, saat kejayaan adalah saat iman. Iman Syahid Hasan Al-Banna mengatakan :&lt;br /&gt;“Orang-orang yang bekerja atau mengajak untuk membangun umat, mendidik bangsa, memperjuangkan dan mewujudkan misi dan nilai-nilai dalam kehidupan, haruslah mempunyai kekuatan jiwa yang dahsyat yang mengejawantah dalam beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Tekad baja yang tak tersentuh oleh kelemahan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Kesetiaan abadi yang tak terjamah oleh penyimpangan dan pengkhianatan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Pengorbanan mahal yang tak terhalang oleh keserakahan atau kebakhilan.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Pengetahuan, keyakinan, dan penghargaan terhadap konsep perjuangan yang dapat menghindarkan dari kesalahan, penyimpangan, tawar-menawar atau tertipu dengan konsep yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#330033;"&gt;Keempat hal tersebut sesungguhnya merupakan pekerjaan-pekerjaan khusus jiwa. Hanya di atas pilar-pilar dasar itu, dan hanya di atas kekuatan spiritual yang dahsyat itu sajalah umat yang sedang bangkit terdidik dan bangsa yang kokoh terbentuk. Siklus kehidupan akan terbarui kembali bagi  mereka yang tak pernah memiliki kehidupan dalam waktu yang lama. Bangsa yang tidak memiliki sifat ini, atau setidak-tidaknya tidak dimiliki oleh para pemimpin dan pembaharunya, adalah bangsa yang miskin dan tersia-siakan, yang tak pernah meraih kebaikan atau mewujudkan cita-cita. Mereka hanya akan hidup dalam dunia mimpi-mimpi, bayang-bayang dan kesemuan.&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;sesungguhnya dugaan-dugaan itu sama sekali tidak berguna untuk (mendapatkan) kebenaran...(Q.S. Yunus:36). Inilah sunnah Allah bagi seluruh makhluk-Nya, dan tidak akan ada penggantinya. “sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang merubah diri-diri mereka sendiri..."&lt;/em&gt;(Q.S. Ar-Rad:11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah...Jelas sudah, apa yang dibutuhkan gerakan kebangkitan umat saat ini adalah mempertemukan umat dengan sumber energi spiritual mereka: &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Iman!&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Itulah persolan kita, bahwa ada banyak kabut yang menyelimuti pemahaman kita mengajarkan hakikat iman. Kesalahan atau kedangkalan dalam pemahaman tentang Iman, disertai kesalahan dalam menyusun dan mengajarkannya, adalah sebab utama yang membuat iman kita tidak bekerja semestinya. Ia tidak memberi inspirasi pada pikiran, tidak menerangi jiwa, tidak melahirkan tekad dan tidak juga menggerakkan raga kita untuk bekerja menyemai kebenaran, kebaikan dan keindahan dalam taman hidup kita. Karenanya tidak ada keajaiban di alam jiwa, dan tidak akan terangkai keajaiban itu dalam sejarah kita.##&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masihkah keraguan itu menggelayut manja dalam pikiran-pikiran kita akan ketidakberdayaan diri mencapai sebuah kesempurnaan Iman??? Pertanyaan ini juga yang senantiasa menjadi “pecut” diri saya untuk senantiasa menjadikan perubahan dimulai dari kita, dari saat ini. Tak akan ada langkah besar tanpa sebuah awalan dan langkah-langkah kecil sebagai permulaannya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;em&gt;Wallahu’alam Bishowab!&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Di Pagi Jakarta yang mendung euy...!&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2296920633224189697?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2296920633224189697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2296920633224189697&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2296920633224189697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2296920633224189697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/11/iman-itu-cerita-keajaiban.html' title='Iman itu Cerita Keajaiban...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-7890154035174836070</id><published>2007-10-30T02:04:00.000-07:00</published><updated>2007-10-30T02:10:57.096-07:00</updated><title type='text'>Kebebasan "Blogger"</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Menteri Komunikasi dan Informatika Mohammad Nuh membuat kejutan dengan mencanangkan 27 Oktober sebagai Hari &lt;em&gt;Blogger&lt;/em&gt; Nasional. “Ini hari bersejarah bagi &lt;em&gt;Blogger&lt;/em&gt; Indonesia.” Kata Nuh dalam pesta &lt;em&gt;Blogger&lt;/em&gt; 2007 di Blitz, Megaplex, Grand Indonesia, Jakarta, Sabtu (27/10).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Acara tersebut diikuti 500-an &lt;em&gt;blogger&lt;/em&gt; dari seluruh indonesia. Nuh juga menjamin kebebasan menulis bagi &lt;em&gt;blogger &lt;/em&gt;Indonesia.”Bukan zamannya lagi ada pembredelan. Pemerintah menjamin kebebasan berekspresi bagi para &lt;em&gt;blogger&lt;/em&gt;,’ tutur mantan Rektor Institut Teknologi 10 Nopember Surabaya itu”. Selain itu, katanya, setiap tahun akan diberikan semacam &lt;em&gt;Blog Award&lt;/em&gt; untuk &lt;em&gt;blogger &lt;/em&gt;yang dianggap karyanya memberi pengaruh positif bagi bangsa ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Nuh juga menantang para &lt;em&gt;blogger&lt;/em&gt; menciptakan lagu bertema, “Suara Indonesia Baru”. Lagu itu akan menjadi “lagu kebangsaan” bagi &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="color:#000000;"&gt;&lt;em&gt;blogger.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;“Saya ingin pada 2008 nanti jumlah &lt;em&gt;blogger &lt;/em&gt;Indonesia mencapai satu juta,” ujarnya. Saat ini jumlah blogger Indonesia sekitar 130.000.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Ia amat berharap kaum muda mau mengisi blog mereka dengan kesadaran untuk membangun Bangsa Indonesia menjadi negara yang lebih baik. “Isi blog dengan tulisan yang mencerahkan dan edukatif. Tulisan yang mampu memberi semangat membangun bangsa dan rasa nasionalisme,” ucapnya berharap.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Selamat kepada mereka yang sudah mulai berekspresi melalui media blog.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Semoga akan memberikan memori pengingat tersendiri buat penulis khususnya...Sekarang, atau kelak nanti...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000000;"&gt;Dikutip, dari Harian Umum Kompas&lt;br /&gt;Selasa, 30 Oktober 2007&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-7890154035174836070?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/7890154035174836070/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=7890154035174836070&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7890154035174836070'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/7890154035174836070'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/10/kebebasan-blogger.html' title='Kebebasan &quot;Blogger&quot;'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2993433273700378082</id><published>2007-10-24T06:16:00.000-07:00</published><updated>2007-10-24T06:28:06.773-07:00</updated><title type='text'>Diary 2</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;Rabu, 24 Oktober 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku &lt;em&gt;“Advokat Indonesia Mencari Legitimasi”&lt;/em&gt; belum jua usai kubaca, tiba-tiba ingin sekali kubuka foto-foto kemarin itu...Tak terasa, kenapa air mata kecengengan ini menitik dari kelopak mataku yang sudah mulai lelah??? Hampir 3 hari semua begitu rapi terpendam di sudut beku hati ini. Sebuah ungkapan yang tak terperi dengan aplikasi rangkain kata-kata. Hanya mampu diwakili &lt;em&gt;“sebulir air mata”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy,&lt;/em&gt; aku cengeng, kenapa aku &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...? Tidak lagi menjadi diriku yang dulu. Selalu bisa semua sendiri, selalu mampu menatap kehidupan sendiri, selalu mampu menolak semua bentuk kecengengan “yang notabene sangat dekat dengan perempuan”. Sekali lagi kenapa &lt;em&gt;dy...?&lt;/em&gt; apa yang berubah dari seorang mantan &lt;em&gt;“macan kampus”&lt;/em&gt; (sebuah sebutan yang diberikan teman2 akan ke-akuan-ku dulu semasa kuliah). Terlalu berlebihan memank sebutan ini buat saya... &lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;&lt;strong&gt;Kini waktu telah berganti, kemarin hanyalah sepenggal episode dari kehidupan kita kini. Dan kita hidup di waktu sekarang. Sangat paham betul itu, sebuah kondisi yang tak mungkin lagie dihindari. Namun aku juga lelah &lt;em&gt;dy...&lt;/em&gt;dengan keadaanku yang seperti ini terus...Akankah waktu bisa kuputar..merengkuh kembali memori yang dulu sempat jd ritme keseharianku...&lt;em&gt;Astagfirullah &lt;/em&gt;Rabbi! Hamba &lt;em&gt;Khilaf...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy,&lt;/em&gt; sampaikan ini padanya...melalui angin, burung-burung yang senantiasa riang berkicau menyambut datangnya pagi...kalau aku kini, ternyata begitu “ringkih”...aku ingin kabar ini segera sampai &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...secepat burung hud-hud menjalankan titah sang radjanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Memberi tanpa harap kembali...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Selalu dan selamanya...&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#000066;"&gt;Tuntun aku &lt;em&gt;Rabb!&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#000066;"&gt;Di Lemah dan Ringkihnya Langkahku...&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2993433273700378082?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2993433273700378082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2993433273700378082&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2993433273700378082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2993433273700378082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/10/diary-2.html' title='Diary 2'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-851978723499210759</id><published>2007-10-23T05:47:00.000-07:00</published><updated>2007-10-23T06:00:01.899-07:00</updated><title type='text'>Long a way Of "Mudik"</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#000066;"&gt;Perjalanan mudik kalie ini adalah kali pertama saya lalui semenjak kepindahan saya ke Jakarta. Banyak spekulasi yang sempat saya alami untuk alternatif dapatkan jenis&lt;br /&gt;Transportasi yang akan saya gunakan pulang kampung. Mulai dari rencana Nekad, untung-untungan, sampai yach udah dech, pulangnya pas lebaran tepat hari H. Ternyata kegundahan saya ini sedikit mulai sedikit terbaca juga Oleh-Nya. Bermulai dari komunitas teman-teman saya di dunia &lt;em&gt;cyber &lt;/em&gt;yang mulai menanyakan perihal kepulangan saya, al hasil ada beberapa yang sempat menawarkan kesempatan mudik gratis ala kantornya atau teman dulu waktu di SMU yang juga menawarkan tiket K.A. melalui &lt;em&gt;milist&lt;/em&gt; SMU atau juga seorang sahabat yang layak saya hormati seorang Dosen sekaligus pejabat di MK yang juga menawarkan tiket K.A. karena ada temannya yang tidak jadi mudik dikarenakan tidak ada Libur lebaran dari kantor. &lt;em&gt;Thanx a Lot &lt;/em&gt;teman-teman atas semua kebaikannnya. Meski pun akhirnya Alloh berkehendak lain, dan dari semua tawaran itu tidak satu pun yang &lt;em&gt;available &lt;/em&gt;saya bisa memanfaatkan tawaran2 itu. Saya pun memulai petualangan mudik saya dengan memakai Bus dan alhamdulillah beli hari itu, dapat juga hari yang sama . Yang pertama terlintas adalah...”Ibu...&lt;em&gt;i’m go home at now...&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya pun ke kantor pagi itu dengan suasana tampak riang yang kata teman tampak berbeda dari hari biasanya. &lt;em&gt;Duh...yang mau pulang kampung...Hiii...of course&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt; juga, namanya rezeki mah ndak akan kemana...Hii. mau pulang kampung dikasih tambahan lagi “sangunya”...Makacih yach Bos Benny Swastika Nasution, dah kasih THR ke-2, tapi Nur belum dapat THR ke-3 juga niy dari Bos DE...Hii...Tak tunggu loh Bos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah saya mengajukan ijin untuk  pulang lebih awal dari jam kantor ke DE, saya pun tepat jam .13.00 wibb berkemas peralatan kantor untuk kembali ke kost. Tentu kesempatan sebelum pulang ini saya manfaatkan untuk sekedar menghaturkan permohonan maaf untuk bisa berhari raya dengan “fitri”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kost, saya kemasi beberapa bawaan yang harus saya bawa dan tepat jm.14.15 wibb saya cabut dan berpamitan pada ibu kost. Saya harus sampai di terminal lebakbulus kurang dari jm 16.00 wibb. Namun di luar prediksi, bus P.20 yang saya naiki, sopirnya sedikit membuat saya tidak sabaran. Bawanya itu kalem bangets dan benar saja di daerah kuningan dah disambut macet. Akhirnya dengan cepat saya memutuskan untuk turun di kuningan sebelum mampang untuk berganti &lt;em&gt;Busway&lt;/em&gt;. &lt;em&gt;Hem, Busway&lt;/em&gt; pun ternyata jalurnya beberapa kali diserobot para pengemudi kendaraan pribadi. Namun untunglah dibeberapa ruas jalur &lt;em&gt;Busway &lt;/em&gt;ini dijaga Polisi, sehingga gangguannya tidak terlalu berarti. Dan &lt;em&gt;alhamdulillah&lt;/em&gt; saya tiba di lebakbulus tepat jam. 15.45 wibb. Saya langsung menuju loket pembelian karcis untuk memastikan keberangkatan busnya. Disinilah perdebatan harus ada. Awalnya saya memesan untuk Bus AC dan sangat jelas keberangkatannya jam.16 wibb. Dan sesuai yang saya mintakan jaminan ke petugas loketnya adalah, dan jika saya ditinggal oleh Bus sebelum pk. 16.00 maka uang pembayaran saya Full akan dikembalikan 100% dan saya juga menegaskan adalah hak saya untuk menarik kembali pembayaran tersebut jika saya dialokasikan ke Bus jenis lain yang saya harus tambah &lt;em&gt;Charge&lt;/em&gt; lagi. Betul saja, kekhawatiran saya ini terjadi. Debat itupun bermulai dari keterangan petugas yang tadi pagi saya mintai jaminan, bahwa bus yang harusnya saya tumpangi itu telah Berangkat dan tidak jelas keterangannya. Inti yang dapat saya simpulkan adalah bahwa saya harus menambah &lt;em&gt;charge&lt;/em&gt; lagi untuk bisa segera naik di Bus yang akan berangkat itu. Bodoh &lt;em&gt;ahh&lt;/em&gt;, emank saya bisa dikibuli. Dah terbiasa man, liat gelagat mana tampang preman mana tampang ustadz...hehe...ndak ketang canda...kesempurnaan penglihatan hanyalah milik-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf sang petualangnya kelaparan...makan dulu yach,! Berhubung sudah malam juga, saya hanya ambil porsi kurang lebih 8 suap sendok dengan lauk pepes ati ampela plus teh manis hangat. &lt;em&gt;Alhamdulillah&lt;/em&gt; kenyang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;To be continued...&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Alhamdulillah &lt;/em&gt;perdebatan pun tak berlangsung lama, karena sang user alias yang bertanggung jawab terhadap pemberangkatan bus pun datang dan mencoba bijak menindaklanjutin ketidakprofesionalan manajeman PO. Bus dalam menajeman angkutan Mudik. &lt;strong&gt;Jangan Hanya ambil untung donk Bung!&lt;/strong&gt; &lt;em&gt;Service &lt;/em&gt;ndak jelas...Akhirnya berangkat juga meski sempat &lt;em&gt;delay &lt;/em&gt;untuk menunggu keberangkatan...&lt;em&gt;Uhh!&lt;/em&gt; Jadi pelajaran niy buat kita-kita...Yang sudah jadi Hak kita akibat konsekuensi logis dari kewajiban yang telah kita lakukan, harus lah diperjuangkan demi tegakknya hukum. Halah...eit, bener Loh, hukum itu khan konteksnya luas, hukum kebiasaan dalam percaloan di loket bus contohnya adalah juga Hukum yang lahir dari kebiasaan mereka di lapangan. &lt;em&gt;So...I can and i think u can do it...Ok! Friends.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Point of informations&lt;/em&gt;, perjalanan saat ini yang telah menunjukkan detak waktu di angka 23.20 wibb harusnya sudah mencapai kurang lebih kota Cirebon atau bahkan lebih, tapi kini baru sampai di Indramayu...&lt;em&gt;uhh&lt;/em&gt;! Namun, karena tahu sendiri bagaimana sibuknya jalur lalu lintas mendekati hari H lebaran, membuat jalan-jalan di setiap ruas jalan sepanjang Pantura Macet total, terutama di cikampek. Bus hanya mampu berjalan merangkak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman, &lt;em&gt;progres report&lt;/em&gt; laporan dalam perjalanan ini, hanya bisa saya ceritakan di blog sederhana ini sampai di Kota Indramayu. Karena perjalanan panjang ini masih harus dilanjutkan dan mungkin besok jum’at baru sampai kampung halaman, kota tercinta, kota bersama mengukir kebersamaan keluarga sederhana penuh kehangatan di Madiun. C.U.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wassalam&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Catatan :&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;em&gt;Posting &lt;/em&gt;ini saya tulis selama dalam perjalanan, maksud hati akan dilanjutkan di rumah...hem...malah ndak sempat, jd hanya sampai di Kota Indramayu.&lt;br /&gt;Waktu-waktu saat ini dengan keluarga yang penuh “kehangatan, ” lebih menarik saya untuk bisa mengoptimalkan kebersamaan yg sangat jarang saya rasakan kalau harus sudah kembali ke Jakarta. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-851978723499210759?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/851978723499210759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=851978723499210759&amp;isPopup=true' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/851978723499210759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/851978723499210759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/10/long-way-of-mudik.html' title='Long a way Of &quot;Mudik&quot;'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1412332325791343146</id><published>2007-09-26T06:14:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T06:20:31.335-07:00</updated><title type='text'>Rabb ….. Mengapa Bundaku Menangis</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Seorang anak kecil Bertanya pada Rabb-nya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;“Rabb mengapa bundaku menangis?” &lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Rabb-nya menjawab “Karena Bundamu seorang wanita"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku menciptakan wanita sebagai makhluk yang istimewa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku kuatkan bahunya untuk menyangga dunia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku lembutkan hatinya untuk memberikan rasa aman&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku kuatkan rahimnya untuk melahirkan benih manusia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Dan Aku tabahkan pribadinya untuk terus berjuang saat orang lain menyerah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku beri dia rasa sensitif untuk mencintai putra – putrinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku tanamkan rasa sayang yang akan meninabobokan anaknya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Dan berbagi cerita dengan putra – putrinya yang beranjak dewasa&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku beri dia kekuatan memikul beban keluarga tanpa mengeluh &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku kuatkan batinnya untuk tetap menyayangi meski disakiti oleh putra – putrinya sekalipun&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku beri dia keindahan untuk melindungi batin suaminya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Aku beri dia kebijaksanaan untuk mengerti bahwa suami yang baik tak akan pernah memyakitinya &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Tapi kadang itu hanya ujian apakah dia wanita setia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Bundamu makhluk yang sangat kuat &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Jika kau lihat Bunda menangis &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Karna Aku beri dia air mata yang bisa dia gunakan &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Untuk membasuh luka batinnya dan memberikan kekuatan baru…”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Teriring do'a2 ku untuk ibu Slalu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Articel of rumahzakat.org&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1412332325791343146?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1412332325791343146/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1412332325791343146&amp;isPopup=true' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1412332325791343146'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1412332325791343146'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/rabb-mengapa-bundaku-menangis.html' title='Rabb ….. Mengapa Bundaku Menangis'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8609319627245760671</id><published>2007-09-25T18:49:00.000-07:00</published><updated>2007-09-26T06:26:53.683-07:00</updated><title type='text'>Ayah Itu Menakjubkan…!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah ingin anak-anaknya punya lebih banyak kesempatan daripada dirinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;menghadapi lebih sedikit kesulitan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;l&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;ebih tidak tergantung padasiapapun - dan (tapi) selalu membutuhkan kehadirannya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah hanya menyuruhmu mengerjakan pekerjaan yang kamu sukai.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah membiarkan kamu menang dalam permainan ketika kamu masih kecil,tapi dia tidak ingin kamu membiarkannya menang ketika kamu sudah besar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah tidak ada di album foto keluarga, karena dia yang selalu memotret.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah selalu tepat janji!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Dia akan memegang janjinya untuk membantu seorang teman, meskipunajakanmu untuk pergi memancing sebenarnya lebih menyenangkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;Ayah akan tetap memasang kereta api listrik mainanmu selamabertahun-tahun, meskipun kamu telah bosan, karena ia tetap ingin kamumain kereta api itu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;br /&gt;Ayah selalu sedikit sedih ketika melihat anak-anaknya pergi bermain dengan teman-teman mereka.&lt;br /&gt;karena dia sadar itu adalah akhir masa kecilmereka.&lt;br /&gt;Ayah mulai merencanakan hidupmu ketika tahu bahwa ibumu hamil(mengandungmu) , tapi begitu kamu lahir, ia mulai membuat revisi.&lt;br /&gt;Ayah membantu membuat impianmu jadi kenyataan bahkan diapun bisameyakinkanmu untuk melakukan hal-hal yang mustahil, seperti mengapung di atas air setelah ia melepaskanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mungkin tidak tahu jawaban segala sesuatu, tapi ia membantu kamumencarinya.&lt;br /&gt;Ayah mungkin tampak galak di matamu, tetapi di mata teman-temanmu diatampak lucu dan menyayangi.&lt;br /&gt;Ayah sulit menghadapi rambutnya yang mulai menipis....jadi diamenyalahkan tukang cukurnya menggunting terlalu banyak di puncak kepala*_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah akan selalu memelihara janggut lebatnya, meski telah memutih, agarkau bisa "melihat" para malaikat bergelantungan di sana dan agar kau selalu bisa mengenalinya.&lt;br /&gt;Ayah selalu senang membantumu menyelesaikan PR, kecuali PR matematikaterbaru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah lambat mendapat teman, tapi dia bersahabat seumur hidup Ayah benar-benar senang membantu seseorang...tapi ia sukar meminta bantuan.&lt;br /&gt;Ayah terlalu lama menunda untuk membawa mobil ke bengkel, karena ia merasa dapat memperbaiki sendiri segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah di dapur. Membuat memasak seperti penjelajahan ilmiah.&lt;br /&gt;Dia punya rumus-rumus dan formula racikannya sendiri, dan hanya dia sendiri yang mengerti bagaimana menyelesaikan persamaan-persamaan rumiti tu.&lt;br /&gt;Dan hasilnya?... .mmmmhhh..."tidak terlalu mengecewakan" ^_~&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah akan sesumbar, bahwa dirinyalah satu- satunya dalam keluarga yang dapat memasak tumis kangkung rasa &lt;em&gt;barbecue grill&lt;/em&gt;. *_~&lt;br /&gt;Ayah mungkin tidak pernah menyentuh sapu ketika masih muda, tapi ia bisa belajar dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah sangat senang kalau seluruh keluarga berkumpul untuk makan malam...walaupun harus makan dalam remangnya lilin karena lampu mati.&lt;br /&gt;Ayah paling tahu bagaimana mendorong ayunan cukup tinggi untuk membuatmu senang tapi tidak takut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah akan memberimu tempat duduk terbaik dengan mengangkatmu dibahunya,ketika pawai lewat.&lt;br /&gt;Ayah tidak akan memanjakanmu ketika kamu sakit, tapi ia tidak akan tidur semalaman. Siapa tahu kamu membutuhkannya.&lt;br /&gt;menganggap orang itu harus berdiri sendiri, jadi dia tidak maumemberitahumu apa yang harus kamu lakukan, tapi ia akan menyatakan rasa tidak setujunya.&lt;br /&gt;Ayah percaya orang harus tepat waktu. karena itu dia selalu lebih awal menunggumu di depan rumah dengan sepeda tuanya, untuk mengantarkanmu di hari pertama masuk sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYAH ITU MURAH HATI.....&lt;br /&gt;Ia akan melupakan apa yang ia inginkan, agar bisa memberikan apa butuhkan.....&lt;br /&gt;Ia membiarkan orang-orangan sawahmu memakai sweater kesayangannya.....&lt;br /&gt;Ia membelikanmu lollipop merk baru yang kamu inginkan, ia kalau kamu tidak suka.....&lt;br /&gt;Ia menghentikan apa saja yang sedang dikerjakannya, kalau kamu inginbicara...&lt;br /&gt;Ia selalu berfikir dan bekerja keras untuk membayar spp mu tiap semester, meskipun kamu tidak pernah membantunya menghitung berapa banyak kerutan di dahinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan dia akan senang hati mendengarkan nasehatmu untuk menghentikankebiasaan merokoknya.. ..&lt;br /&gt;Ayah mengangkat beban berat dari bahumu dengan merengkuhkan tangannya disekeliling beban itu....&lt;br /&gt;Ayah akan berkata ,, tanyakan saja pada ibumu"&lt;br /&gt;Ketika ia ingin berkata ,,tidak"&lt;br /&gt;Ayah tidak pernah marah, tetapi mukanya akan sangat merah padam ketika anak gadisnya menginap di rumah teman tanpa izin&lt;br /&gt;Dan diapun hampir tidak pernah marah, kecuali ketika anak lelakinya kepregok menghisap rokok dikamar mandi.&lt;br /&gt;Ayah mengatakan ,, tidak apa-apa mengambil sedikit resiko asal kamu sanggup kehilangan apa yang kamu harapkan"&lt;br /&gt;Pujian terbaik bagi seorang ayah adalah ketika dia melihatmu melakukansesuatu persis seperti caranya....&lt;br /&gt;Ayah lebih bangga pada prestasimu, daripada prestasinya sendiri....&lt;br /&gt;Ayah hanya akan menyalamimu ketika pertama kali kamu pergi merantau meningalkan rumah, karena kalau dia sampai memeluk mungkin ia tidakakan pernah bisa melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah mengira seratus adalah tip..&lt;br /&gt;Seribu adalah uang saku..&lt;br /&gt;Gaji pertamamu terlalu besar untuknya...&lt;br /&gt;Ayah tidak suka meneteskan air mata ....&lt;br /&gt;ketika kamu lahir dan dia mendengar kamu menangis untuk pertamakalinya,dia sangat senang sampai-sampai keluar air dari matanya (ssst..tapi sekali lagi ini bukan menangis)&lt;br /&gt;ketika kamu masih kecil, ia bisa memelukmu untuk mengusir rasatakutmu...ketika kau mimpi akan dibunuh monster...tapi.....ternyata dia bisa menangis dan tidak bisa tidur sepanjang malam, ketika anak gadis kesayangannya di rantau tak memberi kabarselama hampir satu bulan.&lt;br /&gt;Kalau tidak salah ayah pernah berkata :" kalau kau ingin mendapatkan pedang yang tajam dan berkwalitas tinggi, janganlah mencarinya dipasar apalagi tukang loak, tapi datang dan pesanlah langsung dari pandai besinya.&lt;br /&gt;begitupun dengan cinta dan teman dalam hidupmu, jika kau ingin mendaptkan cinta sejatimu kelak, maka minta dan pesanlah pada Yang Menciptakannya"&lt;br /&gt;Untuk masa depan anak lelakinya Ayah berpesan: ,,jadilah lebih kuat dantegar daripadaku, pilihlah ibu untuk anak-anakmu kelak wanita yanglebih baik dari ibumu , berikan yang lebih baik untuk menantu dancucu-cucuku, daripada apa yang yang telah ku beri padamu"&lt;br /&gt;Dan Untuk masa depan anak gadisnya ayah berpesan :" jangan cengeng meski kau seorang wanita, jadilah selalu bidadari kecilku dan bidadari terbaik untuk ayah anak-anakmu kelak! laki-laki yang lebih bisa melindungimu melebihi perlindungan Ayah, tapi jangan pernah kaugantikan posisi Ayah di hatimu"&lt;br /&gt;Ayah bersikeras,bahwa anak-anakmu kelak harus bersikap lebih baik dari padakamu dulu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ayah bisa membuatmu percaya diri...&lt;br /&gt;karena ia percaya padamu...&lt;br /&gt;Ayah tidak mencoba menjadi yang terbaik, tapi dia hanya mencobamelakukan yang terbaik....&lt;br /&gt;Dan terpenting adalah..&lt;br /&gt;.Ayah tidak pernah menghalangimu untuk mencintai Alloh, bahkan dia akanmembentangkan seribu jalan agar kau dapat menggapai cintaNya, karena diapun mencintaimu karena cintaNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah bil jannah untuk setiap peluh yang kau teteskan, untuk setiap kerut dahimu yang tak sempat kuhitung, untuk setiap jaga sepanjang malam ketika aku sakit dan ketika kau merindukanku, untuk tumis kangkung paling lezat sedunia, untuk tempat duduk terbaik di bahumu yang begitu kekar ketika aku ingin melihat pawai, untuk tetes"air mata laki-laki "yang begitu mahal ketika kau khawatirkan aku,untuk kepercayaanmu padaku, meski seringkali ku hianati.&lt;br /&gt;Takakan pernah bisa terbalas segalanya, kecuali dengan.......jazakallah bil jannah, " semoga Allah mengganti semuanyadengan syurga, semoga bisa kubayar dengan syurga yang Alloh beri,semoga........"Dan untuk semua yang sedang merindukan Ayah, ssssssssttt. ..! Tau gak siiiii? Ternyata ayah itu benar-benar MENAKJUBKAN&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;Ayah...kau telah ajarkan arti sebuah "cinta" &amp;amp; "kesetiaan"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;em&gt;meski belum jua baktiku padamu kutunaikan di saat2 terakhir itu...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;color:#000066;"&gt;&lt;br /&gt;Di ambil sempurna dari :&lt;em&gt;milist...(sumber :..???)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8609319627245760671?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8609319627245760671/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8609319627245760671&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8609319627245760671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8609319627245760671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/ayah-itu-menakjubkan.html' title='Ayah Itu Menakjubkan…!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5859835236064339605</id><published>2007-09-22T23:33:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T23:37:35.334-07:00</updated><title type='text'>Pertengkaran Kecil</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#003300;"&gt;    By. edCoustic&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering bila kuingat pertengkaran itu&lt;br /&gt;Membuat jarak diantara kita&lt;br /&gt;Resah tiada menentu&lt;br /&gt;Dengar canda tawamu&lt;br /&gt;Tak ingin aku begini&lt;br /&gt;Tak ingin begini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat&lt;br /&gt;Rangkaian masa yg tlah terlewat&lt;br /&gt;Buat batinku menangis&lt;br /&gt;Mungkin karena egoku&lt;br /&gt;Mungkin karena egomu&lt;br /&gt;Maaf aku buat begini&lt;br /&gt;Maaf aku begini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reff :&lt;br /&gt;Bila ingat kembali&lt;br /&gt;Janji persahabatan kita&lt;br /&gt;Tak kan mau berpisah&lt;br /&gt;Karena ingin...Pertengkaran kecil kemarin&lt;br /&gt;Cukup jadi lembaran Hikmah&lt;br /&gt;Karena aku ingin tetap sahabatmu....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5859835236064339605?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5859835236064339605/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5859835236064339605&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5859835236064339605'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5859835236064339605'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/pertengkaran-kecil.html' title='Pertengkaran Kecil'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1045860539600168998</id><published>2007-09-22T23:07:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T23:31:39.275-07:00</updated><title type='text'>Duhai ibu...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#660000;"&gt;Ahad, 23 September 2007, Subuh baru saja usai kutunaikan berjama’ah di Musholla dekat kost. Aktifitas hari ini, sudah kumulai dari jm.02.00 dini hari tadi. Mulai menyuci, sholat malam disambung tilawah sampai jm.04.00. Sisa waktu kumanfaatkan untuk sahur sampai subuh itu pun selesai kutunaikan. Aku mulai merebahkan badanku yang mulai meronta untuk minta rehat. Tiba-tiba kudengar dering &lt;em&gt;ringtone Nocturne&lt;/em&gt; yang sempat mengagetkan ku. Oh..&lt;em&gt;My sweet Home...&lt;/em&gt;Oh ibu...Tahu saja,kalau anakmu ini sangat merindukanmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam pun memulai pembicaraan kita. Berikut petikan pembicaraan kita dengan durasi kurang lebih 20 menit (Bahasa sudah di gubah dari Jawa ke Indonesia):&lt;br /&gt;Nur : “Yes..”&lt;br /&gt;Ibu : &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt;Assalamu’alaikum..&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;Nur : &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;em&gt;Wa’alaikum salam&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;“ibu gimana sehat? Ibu...Koq lama tidak telpon? (Masih protes ajah...Dalam hati, duh..maaf harusnya saya sebagai anak yang proaktif mendahului hubungi rumah).&lt;br /&gt;Ibu : Alhamdulillah...iya...Ramadhan sekarang seperti jatah keluraga masih banyak, lumayan ramai tiap hari..&lt;br /&gt;Nur : Oh yach...?kenafa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulailah ibu bercerita dengan khasnya penuh tawa.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mulai dari keluarga kakak-kakak saya yang turut meramaikan rumah kami. Maklum, untuk ukuran didaerah, rumah kami yang lumayan besar itu hanya dihuni oleh ibu seorang, semenjak kepergian Ayahanda tercinta...(&lt;em&gt;duh...Jadi sedich. Aku janji bu...Ikutlah aku kelak kalau aku dah punya keluarga. Biar bakti anakmu ini terasa di hari tuamu...Meski kau selalu menolaknya, sebagaimana kakak-kakak juga menawari hal yang sama. Katamu, engkau lebih nyaman di rumah sendiri).&lt;/em&gt; Alhamdulillah, dengan inisiatif dari Mas tertua, ada tetangga yang mau menemani beliau di malam hari, tentu kita memberikan hak tetangga itu. Syukurlah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku pun mulai menanyakan satu-persatu keluarga kakak dan terutama keponakan-keponakan ku yang lucu-lucunya. Sekedar informasi, alhamdulillah Saya telah dikarunia keponakan 9 (7 laki-laki dan 2 perempuan). 3 diantaranya kembar, namun karena tidak identik saya melihat kakak saya serasa punya 3 anak dalam satu waktu dengan usia sama. Duh...hal yang sangat membahagiakan. Hal yang sama kalau saya pulang kampung, rasa bahagia sudahlah tentu bisa bercengkrama bersama. Sekarang usianya hampir 3 tahun. Dari mereka itulah, saya melihat bagaimana kakak saya berusaha menjadi ayah yang adil terhadap ketiganya. Hal yang sangat menggelikan kadang dan berbalut kasihan, ketika ketiga-tiganya meminta gendong Ayahnya..kakak saya “kwalahan”(Yach iya lah, bayangkan 3, kalau 2 masih mungkin kanan dan kiri. Kalau 3?) Atau bagaimana ketika mereka bertiga berantem...Duh...Gemeesss...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita ibu pun masih berlanjut. Kali ini dari si cantik “revalina arilya devi.”Keponakanku dari Mbak Dewi ini, tergolong pemberani, layaknya cowok, usianya kurang lebih hampir 2 tahun. Maklum cewek sendiri diantara keponakan-keponakan yang lain (Di madiun), karena cewek satu lagi di Pamulang. Dari cerita ibu, katanya beberapa hari yang lalu dia kena serangan gatal-gatal di kulit. Berikut petikan seputar pecakapan si cantik dengan mbah uti (Mbah putri maksudnya, maklum anak-anak dan itu tidak lain adalah ibu), seperti yang dituturkan ibu pada saya :&lt;br /&gt;Reva :“mbah uti, aku ke rumah mbah yach?”&lt;br /&gt;Mbah uti : Iyach...Sekarang dimana?&lt;br /&gt;Reva : “Masih di mobil, abiz disuntik”&lt;br /&gt;(&lt;em&gt;Hix2...Nur akan terjemahkan dari paparan ibu. Suatu saat dia kena gatal-gatal kulit. ibu menyarankan ke mbak untuk membawanya ke dokter kulit, biar tahu apa sebabnya. Jadilah dia dibawa ke dokter).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:85%;color:#660000;"&gt;Percakapan mereka pun dilakukan ketika masih di perjalanan. Setelah sampai di depan rumah, proteslah dia (reva),berikut petikannya :&lt;br /&gt;Reva : “mbah uti...Koq pintunya ditutup?”&lt;br /&gt;Mbah uti : “tidak dikunci koq, masuk ajah”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hem...masuklah dia akhirnya bersama Bapak-Ibunya..dengan gayanya itu &lt;em&gt;(yach, gaya pemberaninya...hehe).&lt;/em&gt; Duh...Kata ibu, makin cerewet ajah nur...Ndak takutan. Bahkan si kembar ajah kalah ama dia, begitu kata ibu. Hix2....kangeen...pengin pulang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan seputar keponakan-keponakan sampai di situ, sebelum akhirnya saya pun bak tak mau mengalah dari keponakan-keponakanku yang masih mau diperhatikan. Saya pun menceritakan apa yang saya alami akhir-akhir ini (maaf kali ini tidak akan saya di ceritakan disini)...sampai akhirnya saya harus mengingatkan ke Ibu...Kalau nanti tidak distop bisa bengkak tagihan rumah loh bu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpenting pagi ini, saya merasakan kebahagian luar biasa...serasa pulang kampung. Tunggu aku di kampung...InsyaAllah...Semoga Allah berikan sisa usia sampai ke sana dan Barakah, selamat dari dan sampai tujuan. Bisa berkumpul bersama, canda gurau bersama dalam nuansa Fitri nan damai.&lt;br /&gt;Kakak-kakak yang tidak di Madiun...Hayo kita pulang kampung...Insyaallah Keluarga Mbak anis, pulang koq ibu...Tapi keluarga Mas Agus, nur belum bisa kontak lagi. Coba nanti saya kontak...Biar kita bisa berkumpul bersama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt;Kasih ibu sepanjang masa&lt;br /&gt;Tak berharap balasan&lt;br /&gt;Namun, wahai anak-anak&lt;br /&gt;Apa yang telah kau berikan padanya kini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita perkasa sepanjang zaman&lt;br /&gt;Bak karang tak goyah diterjang badai&lt;br /&gt;Usia yang merambat di senja ini&lt;br /&gt;Makin menampakkan kau sungguh wanita perkasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1045860539600168998?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1045860539600168998/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1045860539600168998&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1045860539600168998'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1045860539600168998'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/duhai-ibu.html' title='Duhai ibu...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8273598404590676658</id><published>2007-09-22T03:12:00.000-07:00</published><updated>2007-09-22T03:29:20.959-07:00</updated><title type='text'>Diary 1</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;Jakarta, 21 September 2007&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...lama yach???  Tak pernah aku melibatkan dirimu untuk sekedar mendengarkan keluh kesah atau apa pun yang dulu sering aku lakukan, selagi masih di Bandung...&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...Malu bercampur rasa bersalah yang trus menggelayut di rona muka wajah ini rasanya tak mampu kusembunyikan. Bukan lantaran sikap pengecutku yang tak mau menghadapi resiko atas tindakan cerobohku, tapi lebih malunya aku pada Robb-ku. Rasanya tak layak aku tunjukkan perbuatan ini disaat hari penempaan keimanan sungguh diuji. Namun justru aku telah melakukan sebuah kesalahan besar. &lt;em&gt;Rabb&lt;/em&gt;, akankah ampunan-Mu itu Kau berikan padaku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;, Rabu sore yang cerah ini berubah bak mendung yang siap menumpahkan curah kandungan air yang dibebannya. Airmata yang tertahan di mata dan rasa sesak di dada, serasa ingin kumuntahkan. Namun, aku harus bisa menghadapi resiko ini. Pantang mundur, sportif harus selalu dikedepankan, Salah, yach. Aku melakukan kesalahan...Maaf! Yach sebuah kata yang mungkin dapat mengembalikan semua ke keadaan semula. Namun, rasanya noktah hitam ini telah tertoreh, tentu kalau pun bisa bekas-nya tak akan mampu mengembalikannya ke keadaan sedeakala...Duh..&lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;, apa yang harus aku lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudahlah &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;, ibarat nasi telah menjadi bubur. Kali ini aku hanya akan menjadikannya bubur spesial khusus dengan resep Taubat dan berniat tidak akan mengulanginya lagi, dan kubuat porsinya spesial untukku seorang. ..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy,&lt;/em&gt; maaf telah kuucapkan, namun dia tak telah sakit dan kecewa. Dia sangat marach padaku &lt;em&gt;dy...&lt;/em&gt;rasanya aku ingin mengutuk diriku sendiri, telah mengusik istana kedamaian orang lain. Namun, apa daya kini...kesalahan telah tercipta...dan dia marach besar &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...aku ingin menangis saja...atas kecerobohan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...sampai menjelang berbuka, adzan maghrib pun sayup terdengar dari Lt. II Masjid Bimantara. Meski rasanya tak mau beranjak dari depan kompi, kupaksakan saja kakiku melangkah untuk mengambil minuman dan menyantap beberapa kue buat berbuka. Enak tak enak, bukan karena kuenya, tapi karena suasana hatiku sedang kacau. Gundah, akankah kata maaf ku ini tak berbalas darinya. Aku hanya bisa pasrah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu terus berganti...Setelah sholat berjama’ah maghrib, aku sempatkan untuk membuka mushaf dan perlahan kulantunkan Kalammullah melanjutkan tilwahku. 1 Juz telah kuselesaikan sampai menjelang kumadang adzan isya’. Sebelum beranjak dari depan kompi untuk mengambil wudlu, saya sempatkan untuk menghidupkan kembali notebook yang sudah terlanjur kumatikan. Masih menggantungnya jawaban atas maafku darinya, memaksaku untuk membuka koneksi lagi. Lagi-lagi aku hanya bisa mengulang kata maaf ini untuk kesekian kali. &lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...tahukan kamu apa reaksinya, yach...dia sangat kecewa berat dan dia hanya bisa memberikan nasihat kepadaku untuk bisa mengendalikan emosionalkku...Yach, bukan salah memang tindakannya itu, hak dia untuk memberikan maaf untukku atau kah tidak. Yang jelas, aku sangat terpukul atas jawaban dia, bawah Ramadhan ini sebenarnya dia ingin menjalani dengan ketenangan, namun aku dengan seenaknya telah mengoyak tatanan istana kedamaiannya. Sungguh...&lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;, bak disembelih sembilu, hatiku mati...seolah dunia runtuh menimpa diriku yang lemah ini. Yach, lagie-lagie aku hanya bisa mengucapkan maaf, tak banyak yang bisa kuperbuat selain kata ini, karena toh kesalahan telah kuperbuat. Duh dy...kenapa aku ini? Hal ini yang sempat kupertanyakan pada diriku sendiri...Makhluk apakah aku yang tidak tahu diri ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hix2...&lt;em&gt;dy&lt;/em&gt; aku ingin menangis...ibu...aku ingin menangis dipangkuanmu..berharap engkau akan menenangkanku dengan belaian dan kehangatan kasih sayangmu...namun engkau terlalu jauh untuk kujangkau, sekedar menyandarkan semua ini...ibuu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percakapan menjelang isya’ saat itu, tak banyak yang dieksplor...meski akhirnya maafku telah terjawab olehnya. Yach, dalam jawaban singkatnya dia bilang, “ok...dimaafin, tapi jangan diulangi lagi yah...”. Oh...tentu...tentu, batinku secara cepat dan otak segera merespon ke syaraf-syaraf tangan untuk segera menekan tombol-tombol &lt;em&gt;tuts keyboard notebook&lt;/em&gt; ini dengan balasan, “yach...kapok, tak akan mengulangi lagi”. Alhamdulillah leganya...meski banyak hal yang musti saya mintakan alasan darinya atas marach dan kecewanya dia. Namun, percakapan ini tak bisa dilanjutkan terlalu lama, karena aku keburu pamitan untuk segera menggabungkan diri dalam jama’ah isya dan dilanjutkan dengan tarawih. Seperti biasa, setelah tarawih selesai dilaksanakan aku selalu keluar dari barisan lebih dulu, karena witirnya aku ambil tengah malam saja, sekalian melaksanakan Qiyamullail. Saat turun dari masjid inilah, hatiku terusik kembali untuk mengetahui respon kelanjutan penjelasan darinya.Namun, tidak ada juga Respon darinya...&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...aku hampir putus asa. Yach, aku berasumsi dia masih sangat marah dan kecewa. Yach, sudahlah memank aku yang salah, aku pun harus terima hukuman ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...aku pulang dari kantor akhirnya. Dengan tanpa keutuhan dari jawabannya yang melegakan hatiku. Saya berharap, masih diberikan usia panjang untuk esok hari. Sehingga saya dapat mendengar utuh argumentasinya. Sudahlah...Alhamdulillah &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...sangat lelah seharian ini. Ditambah lelah hati juga...(yach sejak awal saya juga telah salah, namun tak menduga akan seperti ini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esok harinya...engkau tahu &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;, saat koneksi kubuka. Ada &lt;em&gt;messages&lt;/em&gt; pending, darinya. Dua baris kalimat dari jawabannya, “&lt;em&gt;gomen&lt;/em&gt;, tadi saya ke toilet” dan “assalamu’alaikum”...Hem...Saya langsung membalasnya, “iyach, gapapa”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari kamis ini &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...seharian, aku berharap dapat penjelasan lebih melegakan darinya. Menjelang sore, akhirnya dia menyapaku dengan sebuah kalimat yang sedikit melagakan, “maaf yach kemarin”. Langsung dengan capet saya balas, “nur yang salah”. Yach sudahlah, dalam bathin &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...saya mengharapkan dia akan memoles kesalahan saya dengan segudang nasihat. Namun, yang terjadi justru dengan sigapnya (saya tidak tahu, benarkah tindakan saya ini ataukah justru akan memuakkan dia dengan sgala cerita yang akhirnya pun saya rangkai kalimat per kalimat). Dy...saya ceritakan kronologis asal muasal momentum tidak mengenakkan itu terjadi. Saya pun memilih untuk tidak lagie mengusik istana kedamaian yang ia punya. Sudah saatnya, kita tentukan kebahagiaan versi kita masing-masing, tanpa ada gangguan-gangguan berarti. Dia pun setuju, dengan usulan saya ini. Tahu kah kau dy...sakit sebenarnya dan sangat berat, namun demi kebaikan semua pihak, pilihan ini harus ditentukan, Tidak perlu lagi pakai ditawar. Karena kita sama-sama tahu keadaan masing-masing. Sungguh pelik sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...hari ini, kamis saya ingin pulang cepat. Saya ingin menenangkan diri. Biar ramadhanku bisa berjalan juga dengan ketenangan dan kedamainan.&lt;br /&gt;Malam itu, kuhabiskan dengan banyak membaca buku, siapa tahu saya dapat ilmu untuk menenangkan batinku yang dirundung gundah gulana. Kebiasaan yang tidak mendominasi aku lakukan di malam-malam Ramadhan, yang biasa aku habiskan dengan tilawah. Yach...kali ini saja yach &lt;em&gt;dy&lt;/em&gt;...Tapi targetan harus tetap difokuskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...aku temukan beberapa hal yang pas banget dengan apa yang kualami dari buku yang kubaca dan semoga bisa mnejadikan hari-hari ku kedepan bisa lebih baik lagi, amien. Mungkin dengan aku tulis seperti ini dapat menjadi pengingat aku yach dy... seperti :&lt;br /&gt;a.   Aku harus bisa lebih fokus lagi untuk menambah kemampuan ilmuku. Bagaimana dibuku Habiburahman El Shirazy itu diceritakan antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ø      Kisah mengharubiru yang diriwayatkan oleh Imam Bakar Bin Hamdan Al-Maruzi yang mengatakan bahwa Imam Ibnu Kharrasy pernah bercerita: “Demi mencari ilmu, aku pernah meminum air kencingku sendiri sebanyak lima kali. Ceritanya, sewaktu sedang berjala melintasi gurun pasir untuk mendapatkan hadist aku merasa kehausan luar biasa tanpa ada yang bisa aku minum. Maka dengan terpaksa aku minum air kencingku sendiri”. Masih di buku itu dikatakan oleh penulisnya bahwa ulama besar sekaliber Ibnu Kharrasy bahkan harus meminum air kencingnya sendiri demi menpertahankan hidupnya ketika mencari ilmu. So, aku merenung, “maka nikmat TuhanMu yang manaka yang kamu dustakan? Fasilitas manalagi yang aku rasa kurang? Selain karena keenggananku untuk terus mengais ilmu-Mu yang Maha luas. Ijinkan aku memulai Robbi...&lt;br /&gt;Ø      Bagaimana cerita Imam Abu Hatim yang pernah mengalami keadaan sangat memprihatinkan. Imam Abu Khatim mengatakan, “Ketika sedang mencari hadist kondisiku benar-benar sangat memprihatinkan. Karena tidak mampu membeli sumbu lampu, pada suatu malam aku terpaksa keluar ke tempat ronda yang terletak di mulut jalan. Aku belajar dengan menggunakan lampu penerangan yang dipakai oleh tukang ronda. Dan terkadang tukang ronda itu tertidur, aku yang menggantikannya ronda.” Sementara aku??, “maka nikmat TuhanMu yang manakah yang kamu dustakan?” Deg...Rabbi, terima aku kembali dalam rengkuhan kenikmatan bersama-Mu...&lt;br /&gt;Ø      Pun kisah Imam Bukhari yang tidak memiliki apa-apa. Sampai pakaian pun tidak punya, sehingga ia terhalang dari menulis hadits. Umar bin Hafesh Al-Asyqar mengatakan,” Selama beberapa hari kami tidak mendapati Bukhari menulis Hadist di Bashrah. Setelah dicari ke mana-mana akhirnya kami mendapatinya berada di sebuah rumah dalam keadaan telanjang. Ia sudah tidak punya apa-apa. Atas dasar musyawarah kami berhasil mengumpulkan uang beberapa Dirham lalu kami belikan pakaian untuk dipakainya. Selanjutnya ia mau bersama-sama kami lagi meneruskan penulisan hadist.” Sementara aku dy...tiap hari bisa berganti baju.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;font-size:85%;color:#000099;"&gt;&lt;br /&gt;Ø      Lalu bagaimana penderitaan Imam Malik, yang demi membiayai dirinya menuntut ilmu, beliau harus mencopot atap rumahnya, lalu menjual papannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah-sejarah di atas adalah nyata, bukan cerita rekaan belaka atau cerita fiktif yang mengada-ada. Datanya valid, tertulis dalam banyak kitab-kitab sejarah, sastra dan lain sebagainya.&lt;br /&gt;Penulis pun melanjutkan dengan mengutip syair seorang ulama :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku bertanya kepada kemiskinan.&lt;br /&gt;Di manakah kamu berada?&lt;br /&gt;Ia menjawab, aku berada di sorban para ulama.&lt;br /&gt;Mereka adalah saudaraku&lt;br /&gt;Yang tidak mungkin aku tinggal begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.   Sentuhan Q.S. Al-Israa’ (memperjalankan di malam hari) 17:79&lt;br /&gt;“&lt;em&gt;Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” Alhamdulillah&lt;/em&gt;...dalam sujud panjangku, aku kembali merasakan ketenangan. Terimakasih Rabb, Engkau masih mau mendekatiku, saat aku mulai menjauhi-Mu. Istiqomahkan ku selalu...itu dy, pintaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.   Jika selama ini aku selalu mendasari tindakanku dengan kalkulasi-kalkulasi dan hitungan matematis, namun terkadang DIA memiliki rencana lain. Mungkinkah aku yang hamba ini mendahului takdirnya pada tiap diri ini??? Hal yang patut aku koreksi lagi dy...Biar kepasrahan setelah berusaha menjadi aku hamba yang Tahu diri, akan segala keterbatasan ini. Firman-Nya:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dan sesungguhnya kepada Tuhanmulah kesudahannya segala sesuatu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya Dialah yang menjadikan orang tertawa dan menangis”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Dan sesungguhnya Dialah yang menghidupkan dan mematikan”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Dan sesungguhnya Dialah yang menciptakan pasangan laki-laki dan perempuan&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;d.   Perkataan Imam Athaillah yang penulis kemukakan tentang Cinta : Tidak ada yang bisa mengusir syahwat atau kecintaan pada kesenangan duniawi selain rasa takut kepada Allah yang menggetarkan hati atau rasa rindu kepada Allah yang membuat hati merana!”&lt;br /&gt;Mencintai makhluk sangat berpeluang menemui kehilangan. Kebersamaan dengan makhluk juga berpeluang mengalami perpisahan. Hanya cinta pada Allah yang tidak. Penulis menuturkan, jika mencintai seseorang ada dua kemungkinan diterima atau ditolak.Jika ditolak pasti sakit rasanya. Namun, jika kau mencintai Allah pasti diterima. Jika kau mencintai Allah, engkau tidak akan pernah merasa kehilangan. Tak akan ada yang merebut Allah yang kaucintai itu dari hatimu. Pun tak akan ada yang merampas Allah. Jika kau bermesraan dengan Allah, hidup bersama Allah, kau tidak akan pernah berpisah dengannya. Allah akan setia menyertaimu. Allah tidak akan berpisah denganmu. Kecuali kamu sendiri yang berpisah dari-Nya. Cinta yang paling membahagiakan dan menyembuhkan adalah cinta kepada Allah “Azza wa jalla”. Membaca rangkaian yang ditutur penulis, serasa aku dinasehati. Ada kesejukan yang membuat sedikit hatiku terhibur dan lega. Jiwaku perlahan mulai menemukan ketenangan. Amien, terima kasih Rabbi, Tak akan kubagi lagi cintaku untuk-Mu dengan yang lain. Akan kuletakkan porsi cinta makhluk sebagaimana kadarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;e.  Di akhir paparan sang penulis merangkai sebuah kalimat yang sangat indah: “Bukannya aku tidak mencintaimu, sungguh aku sangat mencintaimu. Dan bukannya aku tidak mendamba hidup bersamamu. Sungguh aku sangat ingin hidup bersamamu. Namun, tidak semua yang didamba manusia pasti diraihnya. Aku sangat mencintaimu, tapi aku tidak mau kehilangan cinta-Nya. Aku mendamba hidup bersamamu, tapi aku lebih mendamba hidup bersama Ridha-Nya.” Telah ku pilih ini sebagai jalan-ku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dy&lt;/em&gt;...itulah beberapa hal yang dapat aku ambil hikmah dari apa yang kubaca...damai rasanya kala kita bisa menyikapi sesuatu dengan kembali kepada Sang penggenggam jiwa ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuakhiri dengan do’a :&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“ Ya Allah, hamba memohon kepada-Mu permintaan terbaik, do’a terbaik, kesuksesan terbaik, ilmu terbaik, amal terbaik, pahal terbaik, kehidupan terbaik, kematian terbaik. Kuatkanlah hamba, beratkanlah timbangan kebajikan hamba, realisasikan keimanan hamba, tinggikan derajat hamba, terima shalat hamba, ampuni dosa hamba...”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, karuniakan kebaikan bagi hamba dalam segala urusan, berikan pahal kepada kami dari segenap luka dunia dan siksa akhirat”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, anugerahkanlah untuk kami rasa takut kepadaMu yang membatasi antara kami dengan perbuatan maksiat padaMu, dan anugerahkanlah ketaatan kepada-Mu yang akan menyampaikan kami ke surgaMu, anugerahkan pula keyakinan yang akan menyebabkan ringannya bagi kami segala musibah di dunia ini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ya Allah, jangan pernah Engkau tinggalkan dosa, melainkan Engkau ampuni. Tidak ada kegalauan kecuali Engkau berikan jalan keluar, tidak ada hutang kecuali Engkau penuhi, dan tidak ada satu kebutuhan dunia dan akhirat kecuali Engkau penuhi, wahai Tuhan semesta Alam” Amin.&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8273598404590676658?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8273598404590676658/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8273598404590676658&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8273598404590676658'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8273598404590676658'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/diary-1.html' title='Diary 1'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-1910065988060772512</id><published>2007-09-17T02:35:00.000-07:00</published><updated>2007-09-17T02:42:41.349-07:00</updated><title type='text'>dukamu dukaku...</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ramadhan baru saja menyapa&lt;br /&gt;Saat yang dinanti itu telah tiba&lt;br /&gt;Segudang harapan untuk menyambut kedatangannya pun tlah terencana&lt;br /&gt;Untuk menjadikan Ramadhan kali ini lebih bermakna&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun apa daya&lt;br /&gt;Rencana tinggal rencana&lt;br /&gt;Sang penentu waktu jua yang lebih berkuasa atas segalanya&lt;br /&gt;Kini semua tinggal asa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia datang bak perenggut kebahagiaan&lt;br /&gt;Kini Rumah, surau-surau itu telah luluh lantah&lt;br /&gt;Tiada lagi terdengar riuh anak-anak mengaji&lt;br /&gt;atau cemeti hukuman sang ustad karena kebandelan  anak-anak&lt;br /&gt;Semua tergantikan dengan jerit tangis..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu...kemana bapak...&lt;br /&gt;Mana seragam sekolah dan buku-bukuku bu...&lt;br /&gt;Ibu...Lapar...&lt;br /&gt;Ibu...kemana kita akan tinggal...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seolah jeritan tangis itu tak jua beranjak&lt;br /&gt;Silih berganti ratapan itu menghiasi Ramadhan kali ini&lt;br /&gt;Kapankah duka ini akan pergi&lt;br /&gt;Berganti kekhusukan mengisi amalan di bulan suci&lt;br /&gt;Ramadhan di hati...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dwilogi&lt;br /&gt;Bengkulu dan padang disana...&lt;br /&gt;Bersamaan dengan kedatangan bulan penuh berkah, bulan penuh rahmat dan bulan penuh ampunan, cobaan itu datang. Gempa itu datang jua atas titah sang pencipta alam semesta ini. Kini, saudara-saudara kita di Bengkulu dan Padang, harus menikmati Ramadhan dalam keadaan yang sangat memprihatinkan. Ramadhan yang harusnya bisa dijalani dengan penuh suka cita dan kebersamaan bersama keluarga, kini harus dihabiskan di camp-camp pengungsian. Tidak ada lagi hidangan di meja makan saat santap sahur atau kebahagian berbuka dengan hidangan istimewa yang disiapkan ibu tercinta. Semua kini harus dinikmati dalam kebersamaan sebagai penghuni camp pengungsian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta disini...&lt;br /&gt;Agenda mengisi Ramadhan telah disusun. Dengan tekad ramadhan kali ini harus jauh lebih baik dari Ramadhan. Tenang, damai dan aman sangat mendukung Ramadhan ini bisa diisi dengan amalan-amalan fardhi. Ahh tenangnya ramadhan kali ini...sehingga semua targetan Ramadhan kali ini bisa di penuhi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sahabat...&lt;br /&gt;2 gambaran di atas, patut kita jadikan bahan renungan saat ini. Memang sah-sah saja dan memang sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan di bulan Ramadhan ini. Namun, masih kah kita menyisihkan di relung hati kita untuk juga turut berempati merasakan apa yang sekarang dialami saudara-saudara kita yang sedang diuji dengan cobaan ini? Atau bahkan kita tidak tahu atau jangan-jangan tidak mau tahu alias tutup mata dengan informasi kekiniaan seputar kejadian di negeri kita ini...tanyalah pada diri kita masing-masing...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesholehan tidak cukup hanya diukur dari kadar kesholehan pribadi, namun jauh lebih dari itu dibutuhkan sebuah komunitas kesholehan sosial. Tidak hanya sekedar berdiam menyepi dan menutup rapat-rapat akses informasi luar atau tidak mau bergaul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika boleh meminta, mereka, saudara-saudara kita nun jauh di sana, butuh uluran kita. Harta tidak kita punya, janganlah terlalu kikir dengan menyelipkan lantunan do’a dalam sujud panjang kita. Kelak beban itu akan diangkat dari pundak saudara-saudara kita disana. Sehingga bisa menikmati nuansa Ramadhan kali ini dalam kondisi yang tak jauh berbeda dengan kondisi kita disini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbi...&lt;br /&gt;Kemanakah kaki ini akan melangkah kini&lt;br /&gt;Jika tanpa tuntunan dari-Mu...&lt;br /&gt;Tentulah kesesatan yang kan kutemu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robbi..&lt;br /&gt;Rasa-rasanya aku tak kuasa lagi menahan apa yang ada kini&lt;br /&gt;Masihkah ada harapan lebih baik di esok hari?&lt;br /&gt;Hingga Engkau angkat beban di pundak yang kian hari kian terasa sarat ini?&lt;br /&gt; Harapku selalu untuk itu...&lt;br /&gt;Kebahagian dalam keindahan Cahaya Ramadhan-Mu...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-1910065988060772512?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/1910065988060772512/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=1910065988060772512&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1910065988060772512'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/1910065988060772512'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/dukamu-dukaku.html' title='dukamu dukaku...'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4486118200989111509</id><published>2007-09-12T11:23:00.000-07:00</published><updated>2007-09-12T11:33:33.813-07:00</updated><title type='text'>Alhamdulillah...bertemu jua denganmu, Ramadhan-Qu!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Alloh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Izinkan kami berlabuh bersama Ramadhan-Mu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Mengarungi samudera Rahmat-Mu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menggapai lautan ampunan-Mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan bermuara dalam taubat kepada-Mu...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Robb!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sirami jiwaQu yang kering ini...&lt;br /&gt;11 Bulan tlah lewat, rasanya tak pantas bagiku akan ampunan-Mu...&lt;br /&gt;Akankah sebulan ini Engkau berikan pada hamba ini sebuah Maaf...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dasar manusia, semua serba ingin lebih dan lebih...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika tidak lagie ada pengaduan yang hakiki...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kemanakah hamba berlabuh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ya Robb!...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hampiri kami...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dekati kami...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Meski tak jarang pula...aku makin berlari menjauh dari-Mu...&lt;br /&gt;Karena kepongahan diri ini...&lt;br /&gt;AMpunkanlah dosa kam,i Robbi!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Moga ku khan selamat dunia akhirat...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Seperti Rosul dan Sahabat...(pas lagie dengerin Nasyidnya...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Met Sahur di Ramadhan Pertama Sahabat... &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4486118200989111509?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4486118200989111509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4486118200989111509&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4486118200989111509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4486118200989111509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/alhamdulillahbertemu-jua-denganmu.html' title='Alhamdulillah...bertemu jua denganmu, Ramadhan-Qu!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8201324261231739479</id><published>2007-09-12T11:19:00.000-07:00</published><updated>2007-09-12T11:22:33.111-07:00</updated><title type='text'>Around the central java</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Perjalanan Jakarta-Yogyakarta-Surakarta-Jakarta (baru besok tapi balik ke jakarta...) begitu banyak yang saya dapat dari ini...(Klo ole2 beneran ada koq, tenang aza...Hehe). Lebih dari ini yang saya dapat. Mulai dari berangkat dari jakarta, dimana ini sebenarnya adalah (Hus!...Jangan Bilang2 yach, ini kali pertama naik pesawat..hiii...)maklum orang ujung berung. No Problem, dilapangan ternyata tidak serumit yang terlihat selama ini, hal ini juga karena saya sebelumnya dah minta di brief sama anggota Tim Magang (u are the best), juga disela-sela jauh dari penglihatan teman2 saya coba searching tentang Tips Naik pesawat...alhamdulillah, berguna juga...Hehe. So, intinya mau belajar dan Jangan malu jika harus bertanya kalau memang kita tidak tahu, dari pada sok Tahu...Mending Tempe...Hehe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach, perjalanan Jakarta-Yogyakarta pun lancar, meski sempat dari corong informasi GA pesawat delay 15 menit dari jadwal pemberangkatan semula. But, it’s ok. Tidak lama juga akhirnya teman, pewasat pun diiformasikan telah datang. So...Go!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Landing dengan cukup baik (meski serasa “gronjalan”...haaa, ups!). Tahu tidak? apa yang terjadi setelah kaki melangkah keluar dari lingkungan pintu bandara?...Serasa pejabat (jd ingat kata teman, “Topan”, di kesempatan yang lain, dia pernah bilang, “yach serasa pejabat ajah...”) wah..Benar Topan! Serasa pejabat (meski boongan, karena ternyata pihak Hotel dah jemput dengan papan kertas bertuliskan “welcome to Inna Garuda Ibu Nur Susilowati”...) saat itu yang langsung loading di pikiran adalah kata-kata Topan...karena memank hal ini cukup membantu saya dengan tentengan bawaan yang cukup lumayan berat bo’.”enak juga yach jadi pejabat...hehe, pantees...orang suka berebut ingin jadi pejabat, smg saya tidak termasuk jd orang yang ambisius tapi ambisi saja.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampailah saya di Inna Garuda hotel, tepatnya di Jl. Malioboro. Sampai di hotel, saya langsung check in. Berdasarkan informasi dari kantor, saya akan menempati kamar  superior, tapi dari informasi sang petugas, kamarnya belum kosong, dan baru kosong sekitar jm.15.00 wibb, padahal saat itu jam baru menunjukkan jm. 14.00 kurang. Proteslah saya (hanya kecil sich, “Yach..masih lama yach mas?ampe jm 15.00 Yach?).Entah karena merasa pihak hotel yang ngrasa salah atau gimana, saya akhirnya di kasih kunci kamar Delux (di atas superior) dengan tanpa tambahan/charge)....Syukurlah, yang penting mau naruh barang. Hot Spot juga bisa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan tidak cape’ sebenarnya, sehingga mau tidur ajah bawaannya, tapi karena semua masih belum selesai untuk fixasi acara Besoknya. Yach, 2 event dalam satu waktu. Akhirnya dari tiba di hotel sampai jm. 21.00 wibb, saya habisnya untuk koordinasi dengan teman2 di kantor, pihak yang membantu saya di Yogya dan Pihak yang di Surakarta....Harus bin wajib kitu loh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah dapat kepastian dari pihak-pihak yang saya hub, barulah teringat akan pesan teman dan yang wajib harus ambil uang, untuk acara besok. Maaf yach...akhwat, eh perempuan harus keluar malam2, habis banyak yang harus disempurnakan juga penyelesaiannya hari itu juga. Alhasil, jalan lah ke sepanjang Jl. Malioboro, meski dah hampir sebagian besar pedagang yang menjajakan barang dagangannya di sepanjang trotoar, yang hampir menyita semua hak pengguna Jalan, banyak yang sudah mau tutup. Hem...dasar wanita, liat barang langsung dech, beli beberapa pesanan dan juga ada yang mau saya kadoin juga ke teman sich (biar seneng...hehe).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah tujuan utama selesai semua, hem...satu yang tidak saya dapat dan dengan keberanian tanyalah ke abang2, toko yang jualan Bakpia Pathok. Si abang2 dengan sigap, menawarkan jasa becak sahabtnya ke tempat pabrik bakpia pathok “25”. Saya fikir dekat, ternyata lumayan jauh...dan dia (sang abang becak) hanya minta ongkos Rp. 3000’ perak, yach kasihan dia, saya lebihkanlah pembayaran/hak jasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang jalan, si abang2 becaknya cukup akrab, sampai saya diceritain sejarah bakpia pathok yang terkenal di Yogyakarta, yaitu Bakpia pathok “75”. Bagaimana akhirnya juga muncul “25” , yang dari ceriteranya adalah sempalan bakpia pathok “75”. Dan jangan heran dan bertanya-tanya kenapa, merek alias brand bakpia selalu khas pakai angka, bukan nama “asli loh”, atau “an-nur’ atau “zoezi” atau “watie”..hehe, yach iyachlah...mana ada, itu khan nama saya...haaa, ups, maaf!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdilillah, sempurna sudah yang mau dibeli. Kembalilah si abang becak mengayuh becaknya, mengangkut saya kembali ke hotel. Sampai hotel, check2 lagie buat persiapan esok paginya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya ndak ngantuk..eh, tertidur juga (meski kertas2, gunting, lem, btw bukan lagie buat mainan kertas lipat yach..!) eh...tertidur juga. Minta bangunin...eh, bangun2 jam 6-an (maaf yach, dah dapat dispensasi masalah kewajiban subuh). Langsung bangkit, dan mengambil kertas2 yang semalam dikacangin, barulah mandi dan beberes. Dan memang pagi itu juga langsung check out. Rencananya, dari acara pelantikan pagi di Bangsal Kepatihan, Danureja, akan langsung menuju ke Surakarta, untuk persiapan acara pelantikan malamnya. Dan alhamdulillah, panitia sudah menjemput kami (saya, Ketum dan Sekjen)...jadi bisa lebih mudah mencapai tempat tujuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tibalah saya di hotel berikutnya, di Solo. Tepatnya kami, menginap di “Quality Hotel” Solo. Alhamdulillah, juga bisa Hot spot, jadi cukup membantu, apalagi memank ada data-data yang harus saya buka. Lancaaar....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara utama pun tiba. Memank rada telat dari jadwal yang diperkirakan. Karena makan-makannya kelamaan sich...hehe(maaf, ndak terlalu parah sich sebenarnya!). Acara demi acara pun berjalan lancar, tapi lagie-lagie, Sekjen sangat teliti dengan sebuah protokoler. Tolong check yach, Beneerr???Jakarta??? So..oh God! Harus terjadi lagi ini....Serasa disambar “senyum Sekjen”ups! Maaf yach Sekjen...untung Beliau sepertinya lagie senang, jadi tidak kena ceramahlah saya....Aduuhh.....Maaluuuu...!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibarat nasi sudah jadi bubur, bagaimana bubur spesial akan bisa saya buat. Alasaaan, saja, mentang-mentang Jakarta hampir sebunyi dengan Surakarta, serasa bisa menghibur diri...(semoga tidak byk yang “ngeeeh...”hehe, eit !Salah yach tetap salah, jangan menyangkal. Bukan begitu Bapak DE?hii). CATAT! TELITI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yach...sudahlah. semua sudah berjalan dengan sempurna. Dan kami pun di ajak jalan makan di lesehan, “Gudeg Ceker”. Kata orang, enak bangeeets. Setelah sampai di tempat yang dituju, emank enak sich. Karena sudah kenyang, jadi nikmatnya tidak mencapai 100%...hii.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai lagie ke Hotel, hampir jm.00 wibb sampai sekarang saya masih on (hingga tulisan kisah perjalanan ini bisa jadi ole2...).&lt;br /&gt;Sekian laporan, selesai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ahh...sudah Ramadhan...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8201324261231739479?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8201324261231739479/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8201324261231739479&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8201324261231739479'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8201324261231739479'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/09/around-central-java.html' title='Around the central java'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-2750017409322540681</id><published>2007-08-17T03:44:00.000-07:00</published><updated>2007-08-17T05:42:12.961-07:00</updated><title type='text'>KRD di hati...di 17-an</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Merdeka...! Tepatnya, hari ini adalah hari jum'at, 17 agustus dimana hampir setiap sudut rumah, Rw, Rt sedang marak-maraknya bertebaran merah putih dengan serangkaian acara 17-an. Hal itu tentu sangat menimbulkan kesan tersendiri bagi kita bangsa Indonesia yang telah memproklamirkan diri sebagi bangsa merdeka, bebas dari segala belenggu yang menindas. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Namun, benarkah bangsa ini benar-2 telah merdeka? Dimana setiap orang tanpa status yang harus dibeda-bedakan dapat menikmati buah sebagai bangsa yang merdeka? kesejahteraan, keamanan dll. Bisa jadi, budaya 17-an dan semaraknya yang sangat2 membudaya dengan berbagai rangkaian perlombaan, menjadikan kita lena, dengan makna "kemerdekaan" yang sejatinya. Sesudahnya, PR besar masih menanti untuk digarap, agar Indonesia benar-benar menjadi bangsa yang merdeka seutuhnya. Indikator angka tingkat pengangguran yang terus meningkat, anak2 yang putus sekolah terus bertambah, dan masih banyak Rapor merah negeri ini...seolah bak mimpi buruk yang enggan pergi..'Semoga bukan hanya justifikasi akan ketidakmampuan pemerintah saat ini, tapi lebih sebagai bahan introspeksi untuk terus memajukan negeri yang kata orang,"gemah ripah loh jinawi, bahkan tongkat-pun dilempar bisa tumbuh(hii...KLo ini jd ingat lagu masa kanak2 dahulu...^__^)'. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat itu, waktu menunjukkan jm.09.30 wibb. Sesuai planing sebelumnya, saya bertekad menaklukan daerah pertokoan Mangga Dua (&lt;em&gt;informasi saja, bahwa sehari sblmny, saya sempat tanya ke beberapa teman yang saya yakini pasti tahu daerah Mangga Dua, termasuk pun saya minta kasih Rutenya. Meski kurang jelas informasinya, namun bekal awalan saya dapat juga dari salah satu teman dan dengan ini saya fikir cukup untuk berani berangkat besok.). &lt;/em&gt;Paginya sebelum berangkat, saya sempat tanya-tanya ke ibu kost tentang daerah tersebut, alhasil ada Rute lain ternyata yang jauh lebih &lt;em&gt;minimalis..(&lt;/em&gt;hehe...cepat dan murah...! maksudnya). Mapingnya tenyata benar-benar surprise, cukup naik KRD (Kereta Rakyat itu loh, bukan Krisdayanti..hehe, maaf yach mbak Yanti) dan saya cukup merogoh kocek Rp. 1000;00 dan bisa sampai di Jayakarta. Hem...&lt;em&gt;Pepatah&lt;/em&gt; "malu bertanya Sesat di jalan itu benar2 saya terapkan disini, meski banyak tanya juga kata dosen saya Malas Berfikir"..Hem..biarin ajalah. Yang pasti saya punya strategi cantik biar tidak terkesan ndak mau berfikir tadi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dengan santai, saya pun melenggang ke stasion Gondangdia untuk membeli tiket. Dan saat itulah saya terheran-heran dengan hanya cukup bayar 1000 perak...! So, take it easy azalah...&lt;em&gt;setelah bertanya ke Pegawai KAI yang sedang jaga di loket tersebut tentang tujuan saya, yaitu ke Mangga Dua. &lt;/em&gt;Setelah menunggu beberap menit, datanglah KRD dan saat masuk..Hem, &lt;em&gt;subhanallah...Harus Extra Hati2 Niy, bisa jadi ada tamu tak diundang mendatangi kita..hiii..sereeem.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat menunggu KRD datang tadi, saya sempat ngobrol dengan Bapak2 yang kebetulan juga akan naik KRD dan dari Bapak itulah saya banyak mendapatkan informasi terkait untuk memuluskan misi saya hari ini. Akhirnya sampai juga saya di Mangga Dua, hanya dengan beberapa menit naik KRD. Saya dapati di sana ada :Pasar pagi, ITC, Harco, WTC dan Mangga Dua Square... telah saya Taklukan petualangan saya hari ini..Puaaasss...meski dengan Hasil Nol Besar...Semua Tempat tersebut &lt;strong&gt;"TUTUP".&lt;/strong&gt; Kecewa juga sebenarnya, karena dengan begitu besok saya harus teruskan lagie petualangan ini. Tapi hasil hari ini sementara cukup, survey berhasil di lakukan. Besok tinggal tembak ke Target Sasaran..(&lt;em&gt;hehe...kayak perang2-an yach...?)&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Jangan kecewa yang sempat membaca cerita di atas, karena ndak nyambung antara isi dengan judul, karena tadi itu baru prolognya..(hehe..maaf yach, panjang bangets...!), begini cerita ulangnya:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Saat perjalanan pulang dari Mangga Dua itulah, setelah saya beli ticket, ternyata salah salah jalur masuk. Harusnya kalau pulang masuk ke "Arah Manggarai" tapi saya masuk ke "Arah Kota". Namun, sepertinya "&lt;em&gt;dewi kebaikan"&lt;/em&gt; masih berpihak pada saya, saat saya sedikit kebingungan datang seorang perempuan seumuran dengan saya tepat duduk di samping saya. Saat itulah saya tidak sia-siakan untuk langsung mengajaknya ngobrol panjang-lebar dan intinya bahwa "Saya salah jalur masuk". Tapi sarannya, agar saya ikut saja ke arah Kota trus nanti tidak usah turun, tapi langsung saja mengikuti kereta berangkat lagi. Saat itulah detik2 saya ragu, setelah sampai di Stasion kota, semua orang turun dan saya duduk terdiam &lt;em&gt;(dalam fikiran, bener tdk yach saran mbak tadi...??).&lt;/em&gt; Tapi dengan segenap keyakinan, bahwa ini adalah benar...beberapa orang pun mulai masuk, termasuk 2 makhluk ini yang akhirnya menjadikan perjalanan pulang...&lt;em&gt;Duh&lt;/em&gt;..Rabbi! "Nikmat mu yang manakah yang dapat saya dustakan?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Orang I. &lt;/strong&gt;Sebut Dwi, seorang gadis umuran sekitar 12 tahunan dengan jilbabnya yang lumayan rapi menjajakan aneka jepitan anak2, peniti, brous jilbab, dll berdiri tepat di depan saya duduk. Saat jarak yang dekat itulah saya coba memulai perbincangan dengan tujuan menanyakan, "apakah benar kereta ini ke arah Stasion Gondangdia?" dia pun menjawab' "Yach mbak". &lt;em&gt;Hem..&lt;/em&gt;leganya. Setalah itu, dia juga tetap tidak beranjak, akhirnyalah obrolan kami berlanjut dan saya pun membeli jualan dia berupa" sebuah brous jilbab" yang cantik dengan harga yang lumayan....&lt;em&gt;hii...&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Orang II,&lt;/strong&gt; sebut Sani, bocah kecil yang lumayan rapi, umuran sekitar 10 tahun. Tepatnya dia ada disamping saya duduk bebarengan dengan Dwi. Awalnya saya tidak "&lt;em&gt;Ngeuh" &lt;/em&gt;dengan keberadaaan sani. Tapi saat saya sedang bercakap dengan Dwi, dia langsung ikut nimbrung dengan memberikan arah gambaran stasion tujuan saya pulang (&lt;em&gt;Hem...bener2 dewi fortuna masih berpihak pada saya hehe...).&lt;/em&gt; Dalam fikiran saya, sani ini koq berani sekali yach, seumuran dia dah naik kereta sendiri. Di luar dugaan saya, dia tiba2 menawarkan sesuatu ke saya,&lt;em&gt; "Kak mau beli kacang telur?"&lt;/em&gt; halah kaget. Tanya saya ulang, &lt;em&gt;"Apa? kacang? emank adek jualan kacang?".&lt;/em&gt; Secepat kilat, tangannya langsung membuka tas hitamnya yang berisi bungkusan plastik hitam yang didalamnya ada dua jenis kacang, yakni kacang telur ama kacang koro. Meski sebenarnya tidak tertarik, kubeli juga kacang telurnya...(&lt;em&gt;biar tambah akrab kitu!).&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dari situlah saya mulai berkenalan akrab dengan sani dan dwi. Keduanya sangat menyentuh hati saya. Sampai akhirnya tak terasa, kereta berhenti dan dwi adalah yang pertama turun. Dan kini tinggallah saya dan sani. Dalam obrolan itu, saya tanya&lt;em&gt;,"Memangnya sani mau ke mana setelah ini?".&lt;/em&gt; Sani, &lt;em&gt;"Mau jualan di Gajahmada"&lt;/em&gt;. Tanya ulang saya, &lt;em&gt;"Daerah mana tuh?",&lt;/em&gt; Jawabnya, &lt;em&gt;"Nanti saya turun di sawah besar kak".&lt;/em&gt;..Serentak diiringi bulatan huruf ooo....dari saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sani, &lt;em&gt;"memangnya kaka mau ikut?"&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Dalam hati, wah seru niy kayaknya ikut nemenin jualan Sani. Sejenak aku terdiam, otakku meminta untuk berpikir..keluarlah putusan yang sangat diplomatis, &lt;em&gt;"Tapi nanti kaka tidak tahu pulangnya?" Gimana yach? atau kita bisa ketemu lagi kapan?."&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tanpa saya duga, Dia mengatakan ke saya. "&lt;em&gt;Nanti kaka hub saya lewat No.xxx (No HP GSM an Juga No. Flexi Bapaknya)&lt;/em&gt;.&lt;em&gt; Duh...&lt;/em&gt;jadi pusing, ni bocah sebenarnya siap sich? (sempat berfikir negatif, jangan2...Jangan2...hehe..ahh ndak ah). Akhirnya obrolan kami mengalir, sampai dia mengatakan, " nanti kalau saya turun duluan, kaka hati2 yach, Kalau HP-nya bunyi jangan diangkat dan Tasnya Kalau bisa di"&lt;em&gt;giniin"&lt;/em&gt; (&lt;em&gt;sambil memperagakan tangannya mendekap erat tas miliknya). Duh...&lt;/em&gt;Rabbi! Siapa ini sebenarnya??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;sebelum sani turun sempat saya tanya jati diri dia. Saya menanyakan, "&lt;em&gt;Bapak sani kerja dimana?".&lt;/em&gt; Jawabnya,&lt;em&gt; "Di BCA".&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Deg,&lt;/em&gt; kaget saya dibuatnya. Dalam khayal fikir saya, Bapaknya kerja di BCA, tapi koq dia jualan, hidup dijalanan kan sangat keras. Tapi segera otak ini saya putar, mungkin di BCA-nya bagian yang belakang dapur mungkin, tapi saya tidak membiarkan pikiran ini berlanjut, langsung pertanyaan lanjutan pun saya lontarkan, &lt;em&gt;"Memangnya di BCA-nya bapak bagian apa?"&lt;/em&gt; Sani menjawab dengan sangat cepat, "&lt;em&gt;Bagian keuangan",&lt;/em&gt; &lt;em&gt;hem&lt;/em&gt;....(untung jantung ini masih sehat&lt;em&gt;). &lt;/em&gt;Mulailah fikiran ini berontak untuk aku ikat agar tidak berpikir yang macam2, terlontarlah pertanyaan penjelas, &lt;em&gt;"kenafa koq Sani berjualan?".&lt;/em&gt; Jawabnya, &lt;em&gt;"dari pada bermain"&lt;/em&gt;...&lt;em&gt;uhh&lt;/em&gt;...Jawabannya kali ini langsung membuat otak ku sedikit tenang, meski masih juga mau menyelidiki lebih jauh. Tapi karena dia (sani) hampir mau turun, saya hanya menegaskan ke dia&lt;em&gt;,"kalau kaka hub Sani dan main ke rumah? boleh tidak?".&lt;/em&gt; Jawabnya, "&lt;em&gt;Boleh kak&lt;/em&gt;". Yach itulah kira2 akhir dari obrolan asyik kami. Dan dia dengan tatapan agak aneh (menurut saya), bilang" &lt;em&gt;kaka jangan duduk sendirian, nanti kalau saya sudah turun cari yang ramai"&lt;/em&gt; &lt;em&gt;Duh...siapa ini bocah??&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Sampailah KRD berhenti, di mana sani ku juga akhirnya meninggalkan aku dengan segudang tanya di benak ini. Segudang harapan untuk bertemu kembali pun mulai terencana, meski entah bisa atau tidak itu diwujudkan. Bahkan, &lt;em&gt;since of Investigation&lt;/em&gt; ini sudah mulai mengusik untuk dituruti kemauannya. Sebuah nilai yang tak berharga aku dapatkan hari ini hanya dengan ticket Rp. 1500; &lt;em&gt;hem...&lt;/em&gt;.nilai yang funtastic.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Berkereta di Siang hari, Jakarta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-2750017409322540681?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/2750017409322540681/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=2750017409322540681&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2750017409322540681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/2750017409322540681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/krd-di-hatidi-17.html' title='KRD di hati...di 17-an'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8673742773212035475</id><published>2007-08-15T06:12:00.000-07:00</published><updated>2007-08-15T06:27:07.493-07:00</updated><title type='text'>Kadang Diri ini harus dipaksa...!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hari itu tepatnya, senin, 13 Agustus 2007, tepat 1 Sya'ban. Rutinitas kerja dilakukan seperti biasa tidak ada yang aneh atau spesial. Yang menjadi spesial adalah karena 1 dan sesuatu hal. Tidak terlalu istimewa mungkin bagi pihak lain, namun sangat spesial bagi saya. Sebuah SMS dari teman, sebut F3. Di singkat isi pesannya adalah..."Asw...ukhti, bsk dah mulai masuk sya'ban, jdkn bln ini pmanasn mjelang rmdhn. pbnyk shaum, shodaqoh, ibadah lainnya n doa...Klo ane bsalah, maafin aje...ok?.. :)" yach begitulah kira2 isinya. Tertegun sejenak ketika saya membukanya. Ada semacam hawa segar mulai menyirami keringnya hati ini...(&lt;em&gt;Robbi, masihkah hambamu ini akan Engkau pertemukan di Ramadhan kali ini...?) masihkah aku dapatin raupan kemurahan dan kemenangan yang Engkau tabur di bulan itu"...&lt;/em&gt;Sampai akhirnya saya mem-forward ke beberapa teman, jika ada yang sempat mendapat SMS ini, maaf jika tidak berkenan...^___^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Hayo bangkit, jika hati kita engggan untuk mempersiapkan bekal menemui Ramadhan kali ini, paksakan ia...jangan biarkan hati kita menolaknya...Siapa tahu ini adalah Ramadhan terakhir yang Ia berikan ke Qta"...&lt;em&gt;Wallahu'alam Bishowab&lt;/em&gt;.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8673742773212035475?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8673742773212035475/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8673742773212035475&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8673742773212035475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8673742773212035475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/kadang-diri-ini-harus-dipaksa.html' title='Kadang Diri ini harus dipaksa...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5232148745950513311</id><published>2007-08-15T05:35:00.000-07:00</published><updated>2007-08-15T06:08:42.186-07:00</updated><title type='text'>Kebesaran Jiwa Atas Nama Cinta...^__^</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Tahukah kau bahwa mencintai seseorang butuh kebesaran jiwa?...:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Pertama,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa untuk menerima dirimu apa adanya. Seperti halnya engkau menerima diriku. Kebesaran jiwa itu yang menuntunku senantiasa menggali sisi-sisi terbaik darimu. I'm so glad we've made it.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Kedua&lt;/em&gt;, kebesaran jiwa untuk menambal kekurangan-kekuranganku, agar aku pantas menerima cintamu. Agar engkau bangga memilikiku, seperti bangganya aku memilikimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Ketiga,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa untuk berteguh dengan komitmen kita, meskipun aku tahu, sangat sulit untuk bersetia. Tapi aku lebih yakin lagi, bahwa ketika aku menghargaimu dan menempatkan engkau dalam tempat terkhusus sebagai belahan jiwaku, aku akan mampu bersetia. Alloh tidak pernah menciptakan dua hati dalam satu rongga, bukan???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Keempat,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa untuk senantiasa melihat dengan mata cinta, sehingga meski susah sungguh, I Love you more and more everyday. Walau terpisah jarak, aku percaya keimananmu akan membantu menjaga hati, meski dirundung sepi, demikian juga aku. Tapi bisakah kita memaknai sepi itu dengan iman, bahwa Allah bersama kita? Allah akan selalu menjagaku dan dirimu dalam rengkuhan cinta-Nya???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Kelima,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa untuk mensyukuri setiap rindu dan cinta kita. Bahwa tidak setiap rindu itu harus dicari pelepasannya. Bahwa jalan Allah memasangkan kita dalam ikatan-Nya saja sudah satu anugerah tak terhingga. Lalu mengapa mesti mencari yang lain???&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Keenam,&lt;/em&gt; kebesaran jiwa untuk mensyukuri setiap gejolak yang mencoba menghantam biduk kita. Begitu mudah mensyukuri nikmat, tapi amat sulit mensyukuri setiap cobaan. Lalu bila kita tidak dapat bersyukur, bagaimanakah lagi kita bisa bersabar, dan mau mengatasi cobaan itu berdua? pernahkan berpikir cinta, bagaimana jadinya bila tidak ada ombak yang menghantam biduk? Apakah biduk itu bisa disebut kuat? Belum jelas, kan? karena belum ada pengujinya. Lali bila ternyata biduk itu bocor saat dihantam ombak, bukankah kita bisa menambalnya berdua?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Dan Ketujuh&lt;/em&gt;, kebesaran jiwa untuk memberi dan meminta maaf.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;entah apa yang kurasa sekarang, semoga engkau sama bersyukurnya sepertiku, atau mudah-mudahan lebih, meski aku tahu pasti, hanya dengan kebesaran jiwamu pula engkau memilihlu...Terima kasih untuk kesedianmu membagi hidupmu bersamaku...Terima kasih untuk memilihku menjadi belahan jiwaku...^___^&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Disadur sempurna dari &lt;em&gt;"Langit Masih Biru"&lt;/em&gt; Ifa Avianty.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;Note :&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Semoga pembaca tidak akan&lt;em&gt; terkecoh&lt;/em&gt; dengan memposisikan penulis seolah-olah adalah subjek pelaku dari apa yang disadur dari Buku tersebut. Mungkin ini bisa menjadi sebuah rujukan ilmu untuk Qta2 yang merasa memiliki Cinta baik yang sekarang sudah menjalani Biduk Rumah tangga, yang akan maupun yang belum berencana ke sana...Semoga kemudahan dan keridhloan-Nya menyertai langkah Qta semua. &lt;em&gt;Wallahu'alam Bishowab&lt;/em&gt;"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5232148745950513311?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5232148745950513311/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5232148745950513311&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5232148745950513311'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5232148745950513311'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/kebesaran-jiwa-atas-nama-cinta.html' title='Kebesaran Jiwa Atas Nama Cinta...^__^'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4826036721470290279</id><published>2007-08-08T02:09:00.000-07:00</published><updated>2007-08-08T02:16:22.022-07:00</updated><title type='text'>Rindu itu...!</title><content type='html'>Memank hidup kadang menyimpan segudang misteri&lt;br /&gt;Tepatnya misteri hidup…(&lt;em&gt;bolak-balik&lt;/em&gt; sedikit yach…!)&lt;br /&gt;Yang kadang membuat jantung berdegup dengan kencangnya&lt;br /&gt;Atau kadang mengalun lembut selaksa hati sang perindu&lt;br /&gt;Kadang ia menghadirkan bahagia, getir, resah&lt;br /&gt;Di saat yang tak menentu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin berisi ini, sebuah ungkapan hati, yang saya kutip dari seorang sahabat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;em&gt;“Resah yang kupunya bagian dari rinduku&lt;br /&gt;Bercerita inginku akan waktumu seperti mimpiku dulu&lt;br /&gt;Kau akan tetap disitu di musim yang akan datang&lt;br /&gt;Dimana waktu tak bergerak saat itu”&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Atau justru itulah suara hati yang sebenarnya&lt;br /&gt;Dengan segala kesibukan kita masing2, Sisi ini jadi terabaikan?&lt;br /&gt;Atau bagi meraka yang tidak punya kegiatan rutin,&lt;br /&gt;Ini menjadi khayalan liar bak cakrawala tak terbatas?&lt;br /&gt;Semua kembali ke masing-masing&lt;br /&gt;Bagaimana meletakkan sesuatu sesuai porsi dan kebutuhannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inspirasi dari Dumai, Rabu sore hari&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4826036721470290279?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4826036721470290279/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4826036721470290279&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4826036721470290279'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4826036721470290279'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/rindu-itu.html' title='Rindu itu...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-3845592980534916193</id><published>2007-08-07T07:10:00.000-07:00</published><updated>2007-08-08T03:09:27.352-07:00</updated><title type='text'>Ceritanya Pun Terjadi Sudah…</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menanti sesuatu yang dinanti itu…sesungguhnya sangatlah mendebarkan, &lt;em&gt;dag…dig..dug&lt;/em&gt; jantung ini berdebar dibuatnya. Perencanaan, persiapan sampai pelaksanaan sebuah&lt;em&gt; event&lt;/em&gt; dalam kehidupan, selalu menyimpan sebuah kisah tersendiri yang selalu nikmat untuk diikuti perkembangannya. Detik, menit, jam, hari berganti minggu, bulan dan seterusnya, akan selalu menarik untuk kita ikuti kisahnya. Tiap tetes keringat, ide-ide yang selalu ber&lt;em&gt;seliweran&lt;/em&gt; di benak yang terungkap maupun tidak, rasanya akan menjadi sebuah sajian skenario cerita yang menyimpan sejuta kisah tersendiri. Termasuk kisah satu ini yang membuat tulang belulang penyokong tubuh ini hampir tak kuasa lagie tegap secara normal…hii..&lt;strong&gt;tapi &lt;/strong&gt;syukur selalu terucap dari lisan yang miskin dzikir akan keagungan kuasa-Nya. Istiqomahkan kami selalu Robbi. Amien.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatnya, selasa 07 Agustus 2007, bertempat di Wisma Aula Serba guna Gelora Bung Karno, segenap usaha yang dipunya telah dikerahkan dengan maksimal untuk event yang ditunggu ini. Tentu untuk mendapat hasil yang maksimal pula. Secara hitungan di skenario kita, pelantikan ini akan berjalan sesuai dengan rencana yang sudah ditentukan, meski memang masih belum yakin betul, karena beberapa alternatif &lt;em&gt;plan &lt;/em&gt;masih membuat kita belum yakin betul akan berhasil sesuai yang diharapkan. Dan sungguh di luar prediksi normal kita, mekanisme pelantikan ini menjadi tidak semulus harapan, karena tidak adanya kerjasama yang baik dari para advokat yang baru saja dilantik. Beberapa tanda/informasi peringatan, seperti &lt;strong&gt;“Harap Antri dengan Tertib” &lt;/strong&gt;pun seolah hanya tempelan peringatan tanpa makna. Untuk sekaliber advokat/lawyer harusnya ini masalah, harus mengerti &lt;em&gt;“atuh”&lt;/em&gt; tentang sebuah aturan. Bukan kah sebuah system yang baik memerlukan &lt;em&gt;‘Rule of game”&lt;/em&gt; agar semua berjalan semestinya? Heran memang kalau anda dengan mata kepala sendiri melihat kejadian siang tadi. Tontonan &lt;em&gt;gontok-gontokan&lt;/em&gt; sesama advokat untuk ikut dalam barisan antrian SK dan KTPA pun menjadi motifasi utama, mengingat momentum ini sudah sekian tahun dinantikan. &lt;em&gt;Alhasil&lt;/em&gt;, dari kisah teman-teman bagian keamanan, kisah pelecehan &lt;em&gt;sexual&lt;/em&gt; pun terjadi, meski tidak secara terang-terangan dan hal ini sangat disayangkan, terjadi di kalangan &lt;em&gt;profesionalisme&lt;/em&gt; hukum, yang &lt;em&gt;notabene &lt;/em&gt;kalangan terdidik (smg bukan sebuah pembenaran generalisasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ceritanya, &lt;/em&gt;dimulai! Pada saat awal-awal loket pengambilan SK, KTPA dan Berita Acara Sumpah tersebut di buka, sistem antrian berjalan tertib, namun &lt;em&gt;yach..&lt;/em&gt;lagi-lagie…ini adalah hal yang sangat disayangkan terjadi, &lt;em&gt;gontok-gontakan&lt;/em&gt; dimulai dan ini terjadi sampai akhir antrian hampir 772 orang, dimana semua terkonsentrasi di ruangan yang tidak seberapa luas. Akhirnya kita yang bertugas untuk itu, ini adalah saat-saat yang sangat &lt;em&gt;“mengerikan”&lt;/em&gt; (lebih tepat ditafsirkan : sirkulasi udara jadi terbatas, kenyamanan kerja mulai tidak ada dan rasa kesal dengan berbagai karakter orang yang dihadapi menambah ujian kesabaran kita). Semoga ini akan menjadi cerminan kita, sebagai orang yang mungkin bagian dari sedikit orang yang diberikan kesempatan untuk bisa menikmati ilmu hokum, harusnya bisa menerapkan setiap hal yang harus ditaati di mana pun kita beradi, baik secara situasi maupun lokasi di mana kita berada. Semoga akan jauh lebih baik …Gambatte Ne! Jakarta telah tertaklukan...mari terus berjuang...Gambari Mashoo...!Gomen, cape'...mau tidur...:)daag...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-3845592980534916193?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/3845592980534916193/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=3845592980534916193&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3845592980534916193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/3845592980534916193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/ceritanya-pun-terjadi-sudah.html' title='Ceritanya Pun Terjadi Sudah…'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5251800756610898314</id><published>2007-08-01T05:10:00.000-07:00</published><updated>2007-08-01T05:53:16.454-07:00</updated><title type='text'>GRATIFIKASI</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Perspektif Yuridis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korupsi Seringkali berasal dari kebiasaan yang tidak disadari oleh Pegawai Negeri dan Pejabat Penyelenggara Negara, misal penerimaan hadiah oleh Pejabat dan Keluarganya dalam suatu acara pribadi , atau menerima pemberian tertentu seperti diskon yang tidak wajar atau fasilitas perjalanan.Hal semacam ini lama kelamaan akan menjadi kebiasaan yang cepat atau lambat akan mempengaruhi pengambilan keputusan oleh Pegawai Negeri atau Pejabat Penyelenggara Negara yang bersangkutan. Banyak orang berpikir dan berpendapat bahwa pemberian itu sekedar tanda terima kasih dan sah-sah saja. Namun perlu disadari , bahwa pemberian tersebut selalu terkait dengan jabatan yang dipangku oleh penerima serta kemungkinan adanya kepentingan –kepentingan dari pemberi, dan pada saatnya Pejabat penerima akan berbuat sesuatu untuk kepentingan pemberi sebagai balas jasa.Karena itulah UU mengatur tentang Gratifikasi yaitu pemberian dalam arti luas kepada Pegawai Negeri dan Pejabat Penyelenggara Negara.Ada baiknya kita ketahui dengan benar, apa saja yang termasuk dalam katagori korupsi, agar kita bisa mulai memperbaiki sikap dan perilaku kita dalam rangka memberantas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme di negeri tercinta ini.Dasar Hukum :Pasal 12B ayat (1) UU No. 31/1999 yo UU No. 20/2001, berbunyi SetiapGratifikasi kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara dianggap suap, apabila berhubungan dengan jabatannya dan yang berlawanan dengan kewajiban atau tugasnya. Pasal 12C ayat (1) UU No. 31/1999 yo UU No. 20/2001, berbunyi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12B ayat (1) tidak berlaku, jika penerima melaporkan gratifikasi yang diterimanya kepada KPK. PengertianMenurut UU No.31/1999 yo UU No. 20/2001 Bab penjelasan Pasal 12B ayat (1), Gratifikasi adalah : Pemberian dalam arti luas, yakni meliputi pemberian uang, barang, rabat (diskon), komisi, [pinjaman tanpa bunga, tiket perjalanan wisata, pengobatan Cuma-Cuma dan fasilitas lainnya.)Penyelenggara Negara (PN) (UU No. 28 /1999)1. Pejabat Negara pada Lembaga Tertinggi Negara;2. Pejabat Negara pada Lembaga Tinggi Negara;3. Menteri;4. Gubernur;5. Hakim;6. Pejabat negara yang lain :&lt;br /&gt;(a. Duta besar b. Wakil Gubernur c. Bupati/Walikota) 7. Pejabat lain yang memiliki fungsi strategis a. Komisaris, Direksi dan Pekjabat Strutural pada BUMN dan BUMD b. Pimpinan BI c. Pimpinan Perguruan Tinggid. Pejabat Eselon satu dan Pejabat lain yang disamakan pada lingkungan Sipil &amp; Militere. Jaksaf. Penyisikg. Panitera Pengadilanh. Pimpinan Proyek atau Bendaharawan ProyekPegawai NegeriSesuai dengan UU No. 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU No. 20 tahun 2001&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perspektif Sosiologis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gratifikasi dipahami dari sudut pandang normatif adalah menjadi keharusan, yang &lt;em&gt;Law enforcement&lt;/em&gt;-nya menjadi tanggung jawab instansi/lembaga Negara yang telah ditentukan. Dalam system peradilan pidana di Indonesia sudah jelas, yaitu Hakim, Jaksa, Polisi dan yang sekarang memiliki kewenangan &lt;em&gt;superbody &lt;/em&gt;adalah KPK. Lantas, bagaimana memahami gratifikasi dari sudut pandang selain pejabat Negara, apakah masih akan berlaku juga istilah gratifikasi atau yang lain???&lt;br /&gt;Dalam konteks paparan kali ini, sudut pandang yang saya ambil adalah PERADI sebagai organisasi advokat yang dibentuk berdasarkan amanat UU No. 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Jika demikian, apakah secara serta merta PERADI dapat dikategorikan sebagai bagian dari pejabat Negara??? Tentu akan banyak jawaban dengan berbagai sudut pandang yang berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas sejauh mana gratifikasi ini bisa berlaku terhadap organisasi profesi yang juga melakukan &lt;em&gt;public service&lt;/em&gt; layaknya pejabat negara???&lt;br /&gt;Dari aspek fungsional, PERADI jelas melakukan pelayanan umum kepada advokat maupun calon advokat. Hal ini tentu sangat rentan terjadinya praktek KKN dengan motif tujuan yang beranekaragam. Sehingga diperlukan suatu sistem yang mengarah terciptanya &lt;em&gt;clean organization&lt;/em&gt; atau di pemerintahan di kenal istilah &lt;em&gt;Clean Governance&lt;/em&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain PERADI sebagai organisasi advokat, sifatnya &lt;em&gt;independent,&lt;/em&gt; artinya secara structural dalam system pemerintahan, tidaklah dapat dikategorikan sebagai pejabat Negara, mengingat secara logika administrasi pun tidak terikat dengan procedural keuangan apalagi kebijakan Negara. Ia menjadi organisasi profesi dengan para anggota adalah professional advokat. Sehingga sudut pandang PERADI sebagai bagian dari pejabat negara menjadi kabur. Lantas, apakah masih akan berlaku istilah Gratifikasi dalam hal ini ataukah pemberlakuan Gratifikasi/&lt;em&gt;law enforcement&lt;/em&gt;-nya bisa diberlakukan terhadap pengurus dan staff kesekretariatan PERADI. Tentu dalam memandang hal ini jangan disalah tafsirkan KKN yang berlaku keluar (artinya diluar keanggotaan) tapi lebih cocok adalah &lt;em&gt;intern&lt;/em&gt; keanggotaan PERADI, karena kalau diberlakukan KKN ke luar dari lingkup PERADI, jelas itu akan menjadi pidana korupsi dan tidak bisa ditawar akan berlaku ketentuan-ketentuan yang relevan dengan tindak pidana yang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara &lt;em&gt;de Facto&lt;/em&gt;, ditilik dari SDM yang mayoritas masih kategori usia muda, kesekretariatan PERADI adalah modal awal yang sangat potensial untuk diciptakannya kondisi organisasi yang bersih dari KKN, baik dari eksternal maupun dari internal anngota PERADI itu sendiri. Hanya saja, akan menjadi "mandul" jargon-jargon terciptanya organisasi yang bersih, sementara aspek-aspek yang menjadi kebutuhan kesekretariatan sebagai penopang organisasi ini  terabaikan, Misal, aspek ekonomi yaitu pendapatan yang musti diimbangkan dengan besarnya tanggung jawab yang harus dipikulnya. Hal ini karena sangat besar andilnya dalam tercipta atau tidak terciptanya sebuah organisasi profesi yang diidamkan. Aspek lain adalah peraturan organisasi sebagai &lt;em&gt;Rule of Game&lt;/em&gt;-nya. Tanpa adanya aturan, akan mustahil sebuah organisasi dapat berjalan dengan baik. Selain aspek-aspek yang lain seperti komunikasi dan lain-lain. Karena tidak cukup hanya dengan SDM yang baik saja, tapi juga dibutuhkan sebuah&lt;em&gt; system&lt;/em&gt; yang baik pula. Jadi penggunaan istilah gratifikasi jika diberlakukan dalam konteks organisasi PERADI, perlu dilakukan pembahasan lebih dalam untuk ditemukan sebuah formula yang susuai dengan kebutuhan dan system kerja organisasi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5251800756610898314?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5251800756610898314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5251800756610898314&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5251800756610898314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5251800756610898314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/08/gratifikasi.html' title='GRATIFIKASI'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-899696069044643844</id><published>2007-07-24T05:36:00.000-07:00</published><updated>2007-07-24T05:38:06.301-07:00</updated><title type='text'>Tak ada ide...???</title><content type='html'>Klo air mengalir selalu mengikuti arah aliran yang ada, maka bagaimana dengan kita…?Tak mudah tentu menjawabnya…!sebenanrnya tidak ada korelasi yang cukup signifikan dengan apa yang akan saya tulis dalam posting kali ini dengan kalimat awalan ini…Sungguh, Ndak ada Ide…!Terpikirkan tapi sepertinya tak tertuang dalam baris demi baris apa yang akan saya tuangkan kali ini…Yups..!Dapat…hii..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 12 Juli kemarin tepatnya…sahabat saya di sebuah majelis ilmu sedang milad…Hal yang selalu dijadikan momentum untuk mengikat ukhuwah yang ada ini…amien (saudariku…smg cinta ini dikekalkan sampai kelak akhir nanti)…Yah, Ba’da subuh tadi, hari ini, selasa 24 Juli 2007, tiba2 ada getar dari HP-mungil yang sengaja saya silent, hem…(dari siapa yach…?) ternyata dari jejaring teman di majelis ilmu tadi..hehe….:Hanya Kata “Subhanallah” yang keluar, seakan tidak percaya. Inti dari SMS tadi, “Qta akan membantu meringankan untuk pembelian kacamata sahabat kita yg sedang Milad tadi, hanya saja momentum kalie ini sangat menyentuh…”af1 yach ukh…(habisnya, anti sich, masih menganggap kita siapa? Orang lain…?di balasan SMS yang sabtu malam, habis pulang dari Majelis itu, hanya balas, “ahh…ndak usah dipikiran”…hem…). Jadi sabtu kemarin, sahabat saya yg sedang Milad itu, mengalami accident (pecah kacamatanya),  kebayang khan…!Pasti terhadap mereka sebagai kategori pemakai kacamata aktif seperti saya, hal ini sangat-sangat menggangu kelancaran aktifitas saya, nah Lo…Klo tiba2 ndak pakai..???Sabar yach ukh…Qita dating…semoga ndak ada penolakan lagie…Apa yang teman2 lakukan, memang bukan sesuatu yang bombatis..hehe..(emank boom..), tapi semoga akan mengukuhkan ukhuwah ini…OK….!Jangan ada Lagie SMS..”Ndak usah dipikirin…OK?” LuV U Coz’ aLLoh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-899696069044643844?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/899696069044643844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=899696069044643844&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/899696069044643844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/899696069044643844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/07/tak-ada-ide.html' title='Tak ada ide...???'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-4832050766693226124</id><published>2007-07-22T17:53:00.001-07:00</published><updated>2007-07-22T18:08:03.195-07:00</updated><title type='text'>Sahabat...!</title><content type='html'>&lt;a style="FONT-WEIGHT: bold;font-size:230%;" &gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;S&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;ahabat adalah kebutuhan jiwa, yang mendapat imbangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dialah ladang hati, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;yang dengan kasih kau taburi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan kau pungut buahnya penuh rasa terima kasih.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dia pulalah naungan sejuk keteduhanmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebuah pendiangan demi kehangatan sukmamu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan mencarinya di kala jiwa membutuhkan kedamaian.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bila dia bicara, menyatakan fikirannya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kau tiada menakuti bisikan tidak’ di kalbumu sendiri,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Pun kau tiada takut melahirkan kata ya’;Dan bilamana ia diam, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;terbungkam tanpa bicara,Hatimu tiada kan henti, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;mencoba menangkap bahasa hatinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Karena dalam rangkuman persahabatan, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;tanpa kata,Segala fikiran, harapan dan keinginan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dicetuskan bersama dan didukung bersama,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dengan sukacita yang utuh, pun tiada disimpan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di saat berpisah dengan teman, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;kau tiada kan berduka cita;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab apa yang paling kau kasihi darinya,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Amatlah mungkin lebih cemerlang dari kejauhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebagaimana sebuah gunung, nampak lebih agung,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dari tanah ngarai daratan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;J&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;anganlah ada tujuan lain dari persahabatan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kecuali saling memperkaya kejiwaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab kasih yang masih mengadung pamrih,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Di luar misterinya sendiri,Bukanlah kasih, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;namun jaring yang ditebarkan,Hanya akan menangkap yang tiada diharapkan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Persembahkanlah yang terindah demi persahabatan;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika dia harus tahu musim surutmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Biarlah dia mengenal pula musim pasangmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab, siapakah sahabat itu, hingga kau hanya mendekatinya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Untuk bersama sekedar akan membunuh waktu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Carilah ia, untuk bersama: menghidupkan sang waktu!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab dialah orangnya untuk mengisi kekuranganmu,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Bukannya untuk mengisi keisenganmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan dalam kemanisan persahabatan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Biarkanlah ada tawa-ria kegirangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Berbagi duka dan kesenangan,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Sebab dari titik-titik kecil embun pagi,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Hati manusia menghirup fajar hari,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dan menemukan gairah segar kehidupan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;(di sadur sempurna dari Blog Bp. saeppudin)&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-4832050766693226124?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/4832050766693226124/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=4832050766693226124&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4832050766693226124'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/4832050766693226124'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/07/sahabat_22.html' title='Sahabat...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-8582094785768350555</id><published>2007-07-10T13:19:00.001-07:00</published><updated>2007-07-10T13:38:16.929-07:00</updated><title type='text'>Nginep euy...!</title><content type='html'>Hari ini sbnrnya tdk ada rencana mo nginep di kantor...(hem...lagian pasti juga ndak bisa tidur...).Dari ber-10, menyusut jd be-6, be-4..trus tinggal Qta be-3...Kata teman sich...wah sampai segituch-nya, dedikasinya...hehe, semoga persiapan perhelatan akbar, tgl 7 Agustus'07 mendatang dapat berjalan sesuai rencana, belum menyusul utk daerah2 yang juga pati akan estafet tanggal pelantikannya...smg teman2 tetap smangat...dan para lawyer...smg makin hati-hati dalam menjalankan profesi beracaranya...Buat: Tim Magang...Gambatte Ne!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-8582094785768350555?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/8582094785768350555/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=8582094785768350555&amp;isPopup=true' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8582094785768350555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/8582094785768350555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/07/nginep-euy.html' title='Nginep euy...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-5552910547140322642</id><published>2007-07-08T00:57:00.000-07:00</published><updated>2007-07-08T01:07:05.677-07:00</updated><title type='text'>Thanx a lot to...!</title><content type='html'>&lt;em&gt;to be continued...&lt;/em&gt;ini adalah sebuah apresiasi kecil dari saya atas keterusikannya Mas Amrie Hakim...karena seringnya beliau melihat saya buka2 blog orang lain...hingga blog awaluna saya ini ada...(maaf  yach...Klo ada yang tdk berkenan). Sekali lagie Arigatou Gozaimashita yach mas amrie (&lt;a href="http://www.amriehakim.blogspot.com/"&gt;www.amriehakim.blogspot.com&lt;/a&gt;). Skrg saya ada di era wilayah kantor..Inilah kami...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-5552910547140322642?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/5552910547140322642/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=5552910547140322642&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5552910547140322642'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/5552910547140322642'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/07/thanx-lot-to.html' title='Thanx a lot to...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6388235593149375002.post-6878516797304897240</id><published>2007-07-07T23:17:00.000-07:00</published><updated>2007-07-08T00:19:23.544-07:00</updated><title type='text'>Kenalan Yuks...!</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#330033;"&gt;Jika tak kenal...maka...?hayo apa jawabnya...?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#330033;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;yach...betul, QTa &lt;em&gt;Ta'aruf&lt;/em&gt; yuks...: disebuah desa jaauuh disana, saya dilahirkan. Jika ada yang nilai sejarahnya selalu dapat 100 (seratus), pasti tahu donk...Pemberontakan G 30 S PKI'48?&lt;em&gt;No...No...&lt;/em&gt;bukan saya salah satu pelakuanya..hihi, sekadar nostalgia dengan yang namanya &lt;em&gt;locus delicti&lt;/em&gt; peristiwa itu terjadi...Hayo siapa yang nilai sejarahnya dapat 100?...&lt;em&gt;Yes, right&lt;/em&gt;, Madiun. si Bungsu dari 6 bersaudara, &lt;em&gt;alhamdulillah&lt;/em&gt;...dah punya 9 keponakan..meningkat drastis, karena ada yang kembar 3 lho Laki2 semua). Masa kecil sampai SMU dihabiskan di Madiun, kota yang tenang...Hix2..jd rindu pengin pulang...Ibuu...btw, iyach diMadiun tinggal ibu seorang diri. Pendamping setia beliau telah lebih dahulu dipanggil kekasih sejatinya&lt;em&gt;..."Robbi ",&lt;/em&gt; saat itu terjadi, begitu tidak sayangnya Kau padaku...satu2-nya laki2 yang selalu mendampingi dan menuruti rengekanku telah Kau ambil juga...&lt;em&gt;Ups&lt;/em&gt;! setelah tersadar, lafadz i&lt;em&gt;stighfar pun &lt;/em&gt;tak hentinya kuucapkan&lt;em&gt;..."Robbi",&lt;/em&gt; bisa jadi Engkau menjaga beliau dari keburukan2 dunia, hingga Kau begitu cepat memanggilnya sebagai bentuk sayangMu"...Hix2..jd sedich yach...Ayah..., meski amalQu tak seberapa..semoga do'a2 kecilQu ini selalu menemanimu dalam hangatnya dekapan Rahmat-Nya. Masa kuliah, kalo boleh mengomentari adalah masa yang paling berjaya? &lt;em&gt;why? &lt;/em&gt;masa inilah semua ter&lt;em&gt;explorasi...&lt;/em&gt;Pergi pagi-pulang malam telah jadi ritme dalam skala 7 hari...teman, relasi, ilmu,&lt;em&gt;much and much &lt;/em&gt;tercatat dalam sejarah era kuliah...Kalau ingat jargon teman di KAMMI :Aksi Hebat, Ibadah Mantap, Amal kuat dan IP empat...seperti begitu mudah didapat dilaksanakan saat itu...bahkan saking sibuknya jadwal dari satu agenda ke agenda lain..kuliah-pun kadang jd ndak terperhatikan...Sungguh &lt;em&gt;unpredicable, &lt;/em&gt;dari smtr 1 IP (3,89), 2 smtr berturut2 setelahnya IP (4)..hi2, tapi IPK-nya ndak mencapai 4 koq, masih kurang...Kondisi ini mulai berubah seiring kenaikan semester dan tingkat aktifitas...hem...sedikit anjlog sich, tp masih tetap &lt;em&gt;cumlaude &lt;/em&gt;(sampai lulus)...Satu hal yg dapat saya bagi dengan sesama aktifis kampus, meski dah ex. statusnya...Keseimbangan pola pikir dan gerak...hem, telalu tinggi yach bahasanya...Yach begitulah, harus ada keadilan porsi berbagi, kapan waktunya kuliah dan kapan waktunya aktifitas...dan ingat (kalau kuliah, pikiran jangan ke aktifitas atau pas aktifitas pikiran ke kuliah), dan apa yang dikatakan dosen, coba ATM (Amati Teliti Modifikasi)...mgkn ini akan membantu pas ujian berlangsung...Krn saya tipe yang ndak &lt;em&gt;betah-&lt;/em&gt;an dengan metode belajar monoton berjam-jam..hihi...Selama masih menjadi mhswa FH unpad...bolak-balik Bdg-Jatinangor...Rasanya pny kesan sendiri, harus pulang malam2...hujan..hix2...serulah...btw, skrg karakter tipe ikhwan Hukum masih suka cuekin akhwat ndak yach...?mgkn melihat akhwat FH terlalu perkasa kalie yach...hehe...soalnya Kalo ada rapat ke jatinangor dan hrs pulang malam2...eh, ikhwannya malah ngacir duluan...haaa..!Tapi..ukhuwah tetap indah tuh...Jgn cuek lagie atuh...sing kompakan! setelah selesai kuliah, saya sempat jd asdos (hk Pidana) di UNIKOM Bdg (1,5 smtr), &lt;em&gt;resign &lt;/em&gt;jd LO RZI (9 bln), &lt;em&gt;and now &lt;/em&gt;jadi prajurit di peradi (&lt;/span&gt;&lt;a href="http://www.peradi.or.id/"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;www.peradi.or.id&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;) ....perjuangan belum akan selesai teman...siapkan energi, bekal dan apa2 yang perlu disiapkan utk meneruskan perjalanan ini...Oks..!^__^&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6388235593149375002-6878516797304897240?l=noerce.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://noerce.blogspot.com/feeds/6878516797304897240/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6388235593149375002&amp;postID=6878516797304897240&amp;isPopup=true' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6878516797304897240'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6388235593149375002/posts/default/6878516797304897240'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://noerce.blogspot.com/2007/07/kenalan-yuks.html' title='Kenalan Yuks...!'/><author><name>noerce</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15377349367354512327</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='33' height='26' src='http://bp2.blogger.com/_ubTQDi2RBh8/R5MY1jE_A2I/AAAAAAAAACY/uv4x8w_OpbY/S220/IMG000267.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
