Wednesday, June 18, 2008

Engkau lebih tahu

Membuka lembar demi lembar buku berjudul "Catatan Hati di Setiap Sujudku" , rasanya seperti diingatkan akan sebuah kekuatan Do'a. Dalam seringnya do'a yang sudah sempat kupanjatkan, rasanya belum cukup untuk sebuah syukur akan terkabulnya pinta kita, masih saja banyak keluh kesah karenanya. Gundah gulana hati yang hinggap setiap masalah datang, bak anak kecil yang haus menyusu ibunya yang dengan segera sang bunda akan memberikan asupan ASI agar sang anak berhenti tangisnya. Begitu kira-kira betapa egoisnya diri. Untuk sekedar bersyukur bila telah terkabul pinta pun masih sangat sulit atau untuk sekedar bertahan dengan kesabaran manakala pinta masih ditunda. Masihkah ada sadar diri ini?

Hening, senyap mulai menghiasai diri. Kemana diri kan berlari? Jika hanya hampa yang menguasai diri? Rasanya mau nangis sejadi-jadinya betapa semua datang menghimpit kebebasan diri. Lapangkanlah hati dan langkahku Rabb ^_^

No comments: